Info Sehat

Penting, Ini Gejala Flu Tulang yang Perlu Kamu Pahami!

March 27, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Gejala flu tulang atau chikungunya mirip dengan penyakit demam berdarah. Bahkan, penyebab dua penyakit ini pun sama, yaitu nyamuk. 

Pada chikungunya, spesies nyamuk yang berperan dalam menyebarkannya adalah Aedes aegypti yang juga menyebarkan demam berdarah.

Seperti apa penyakit flu tulang ini?

Penyakit chikungunya kerap disebut dengan penyakit flu tulang, lantaran salah satu gejala yang timbul adalah demam dan nyeri di sendi. Meskipun jarang ada kasus flu tulang yang fatal, tapi gejala penyakit ini bisa sangat parah, berlangsung dalam waktu lama hingga membuat kamu lemah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut wabah penyakit flu tulang pertama kali terjadi di selatan Tanzania pada tahun 1952. 

Nama chikungunya sendiri berasal dari bahasa Kimakonde yang berarti menjadi lengkung, yang mendefinisikan tampilan yang bungkuk ketika penderita sedang menderita karena nyeri sendi.

Seperti apa gejala flu tulang?

Gejala penyakit flu tulang mirip dengan demam berdarah. Setelah tergigit nyamuk yang telah terinfeksi virus chikungunya, biasanya gejala muncul 4-8 hari kemudian. 

Beberapa gejala umum dari penyakit ini adalah:

Demam 

Demam akut karena flu tulang memiliki masa inkubasi selama 3-7 hari. Kondisi ini bisa terjadi pada seluruh penderita flu tulang dari segala usia dan jenis kelamin.

Serangan demam tiba-tiba muncul dengan suhu tinggi yang bisa mencapai 40-43 derajat Celsius dengan gemetar karena menggigil yang berlangsung selama 2-3 hari. 

Peningkatan suhu tubuh akan kembali selama 1-2 hari setelah periode tidak demam atau suhu turun yang berlangsung 4-10 hari dan biasa disebut dengan ‘demam pelana’.

Bagaimana membedakan dengan demam berdarah?

Gejala flu tulang dan demam berdarah hampir identik, bahkan untuk urusan demamnya. Tapi ada beberapa hal yang bisa jadi acuan untuk membedakan keduanya.

Yang paling utama adalah kemunculan demam tersebut. Pada demam berdarah, demam muncul dalam waktu 3-4 hari setelah infeksi dan berkurang dalam waktu 3-4 pekan dengan pengobatan dan istirahat.

Sementara pada flu tulang, sebagaimana yang sudah dijabarkan di atas, serangan demam dimulai dalam waktu 3-7 hari setelah paparan dan membutuhkan waktu mingguan bahkan bulanan untuk sembuh.

Nyeri sendi

Sesuai namanya, salah satu gejala penyakit ini adalah nyeri di tulang, dalam hal ini sendi. Nyeri yang timbul bisa membuat kamu merasa sangat lemah. 

Nyeri sendi karena flu tulang ini berlangsung selama beberapa hari hingga mingguan, bulan bahkan tahunan. Karena itu virus penyakit ini dapat menimbulkan penyakit akut, subakut hingga kronis.

Yang unik, sekalipun orang sudah sembuh dari penyakit flu tulang, tapi gejala nyeri sendi yang dia alami dapat bertahan selama beberapa bulan atau bahkan tahunan.

Membedakan nyeri sendi karena flu tulang dengan rheumatoid arthritis

Nyeri sendi yang timbul karena penyakit flu tulang mirip dengan rheumatoid arthritis. Tidak heran kalau membedakan antara keduanya merupakan hal yang sulit.

Untuk itu, biasanya dokter memerlukan rekam medis pasien yang mengeluhkan nyeri sendi ini untuk memastikan penyakit apa yang sedang dialami.

Selain itu, menurut Dr. Adam Dore, pakar rheumatologist dari Allegheny Health Network di Pittsburgh, Amerika Serikat, diagnosis pun bisa dilakukan dengan memerhatikan seberapa cepat gejala nyeri sendi yang timbul.

“Kecepatan gejala berkembang bisa sangat membantu diagnosis. Biasanya gejala flu tulang bisa berkembang sangat cepat dalam semalam sementara rheumatoid arthritis berkembang dengan perlahan, mingguan bahkan bulanan,” kata dia. 

Gejala flu tulang lainnya

Beberapa gejala yang umum dari penyakit ini antara lain adalah:

  • Nyeri otot
  • Pembengkakan sendi
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Letih
  • Ruam

Mual dan muntah-muntah merupakan gejala yang langka dari penyakit ini. Selain itu, kamu pun bisa mengalami konjungtivitis karena penyakit ini.

Demikianlah berbagai gejala flu tulang yang perlu kamu pahami. Selalu berhati-hati jika memasuki wilayah endemik penyakit ini, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

register-docotr