Info Sehat

Catat! Jenis-Jenis Asuransi Karyawan dan Tips Memilih yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan

June 15, 2022 | Dewi Nurfitriyana | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Hidup di tengah pandemi membuat asuransi karyawan menjadi kebutuhan utama bagi sebagian orang. Tapi jangan asal pilih dan kita harus tahu jenis asuransi karyawan, karena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan produk mana yang paling kamu butuhkan.

Teruskan membaca artikel di bawah untuk mengetahui informasi penting seputar asuransi karyawan, termasuk jenis-jenisnya dan tips memilih asuransi dengan tepat.

Baca juga: 5 Alasan Lain Perusahaan Perlu Asuransikan Kesehatan Karyawannya

Jenis-jenis asuransi karyawan

1. Asuransi Karyawan

Salah satu cara untuk memiliki karyawan yang sehat tanpa melanggar anggaran perusahaan adalah dengan memberi mereka asuransi kesehatan. Ini adalah sesuatu yang diinginkan sebagian besar karyawan karena biaya medis dan biaya dokter semakin mahal setiap tahun. Salah satu jenis asuransi kesehatan yang paling umum disediakan oleh perusahaan adalaAh BPJS Kesehatan.

Perusahaan membayar premi BPJS setiap bulan dan karyawan mendapatkan manfaat dari program jaminan kesehatan nasional yang mencakup hal-hal seperti perawatan rawat inap, perawatan rawat jalan, biaya pengobatan, dan bahkan biaya operasi. Meski memiliki premi yang rendah dan banyak manfaat, namun masih ada beberapa kekurangan BPJS Kesehatan seperti waktu tunggu yang lama karena beberapa tingkatan pelayanan, seringkali harus mengantri, dan hanya bisa pergi ke rumah sakit tertentu. Ini bisa menjadi masalah jika seorang karyawan tiba-tiba jatuh sakit dan membutuhkan perawatan cepat.

2. Asuransi Pensiun

Setiap karyawan membutuhkan kepastian ketika mereka tidak lagi produktif, ketika mereka pensiun, atau tidak dapat bekerja lagi. Itu sebabnya asuransi pensiun (manfaat) menjadi solusinya, misalnya Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan.

Setiap bulan perusahaan membayar sebagian besar premi untuk JP dan JHT, dan karyawan akan menerima manfaat dalam bentuk uang tunai ketika mereka mencapai usia pensiun, meninggal sebelum pensiun, menjadi sakit atau cacat permanen dan tidak dapat bekerja, atau berhenti bekerja (kehilangan pekerjaan). Ingin memberi karyawan Anda lebih banyak perlindungan? Anda bisa memberikan asuransi swasta yang memberikan manfaat pensiun di luar BPJS Ketenagakerjaan.

3. Asuransi Pendidikan

Pendidikan di Indonesia semakin mahal, mulai dari biaya sekolah hingga biaya sekolah/semester dan biaya lainnya. Masalah keterbatasan dana menjadi halangan bagi karyawan untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah atau universitas bergengsi favoritnya, sehingga banyak yang akhirnya mengandalkan pinjaman kantor untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.

Asuransi pendidikan merupakan salah satu bentuk pendanaan pendidikan yang seharusnya menjadi solusi, namun tidak banyak perusahaan yang menyediakannya bagi karyawan. Bahkan jika ada kontribusi dari perusahaan, mereka biasanya diberikan dalam bentuk tunjangan pendidikan. Sehingga Anda bisa mencoba menawarkan asuransi pendidikan anak sebagai bentuk employee benefit, terutama bagi mereka yang telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan.

4. Asuransi Perlindungan Aset

Jenis asuransi ini memberikan perlindungan untuk aset, seperti properti dan kendaraan. Misalnya, asuransi pemilik rumah akan menanggung kerugian atau kerusakan pada bangunan dan isi yang disebabkan oleh bencana (kebakaran, banjir, badai angin, gempa bumi), kerusuhan, vandalisme, ledakan, sambaran petir, pencurian dan sabotase.

Asuransi aset juga penting bagi karyawan – terutama mereka yang tinggal di daerah berisiko tinggi seperti pemukiman padat penduduk dan daerah rawan bencana. Namun asuransi semacam ini biasanya tidak disediakan oleh pengusaha – meskipun rumah adalah aset utama bagi pekerja serta tempat kerja mereka.

5. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa ini merupakan yang paling penting bagi karyawan sebagai perlindungan terhadap risiko kematian, apalagi jika yang bersangkutan adalah dukungan ekonomi keluarga. Manfaat asuransi jiwa berupa bantuan tunai kepada keluarga atau ahli waris karyawan yang meninggal dunia, semoga tetap bisa hidup.

Asuransi jiwa ini sama dengan Asuransi Kematian (JKM) dari BPJS Kesehatan yang memiliki premi yang dibayarkan oleh perusahaan setiap bulannya. Manfaat yang diperoleh adalah biaya pemakaman, biaya sekolah untuk anak-anak, dan tunjangan tunai berkala.

Meski begitu, asuransi jiwa perusahaan swasta dengan manfaat nilai yang lebih besar tetap dibutuhkan jika perusahaan Anda ingin memberikan perlindungan maksimal kepada karyawan dan keluarganya. Dengan mengikuti JKM dan membeli polis asuransi jiwa maka karyawan akan mendapatkan manfaat ganda.

Jumlah uang pertanggungan

Setiap perusahaan asuransi memiliki bentuk tanggung jawab berupa uang pertanggungan yang akan dibayarkan jika pemilik asuransi mengalami risiko kesehatan tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Dari sisi ini, asuransi kesehatan dapat dibagi menjadi dua. Pertama asuransi yang membayar seluruh beban biaya kesehatan yang muncul. Kedua badan penyelenggara hanya membayar sebagian dari beban biaya tersebut. Sisanya menjadi bagian dari tanggung jawab pemilik asuransi.

Biaya Asuransi Karyawan

Ada beberapa pertimbangan dan faktor dalam menetapkan premi atau biaya asuransi employee benefits. Hal ini kemudian akan menentukan besarnya premi asuransi employee benefit yang harus dibayarkan oleh perusahaan, antara lain:

  1. Jenis Asuransi
  2. Jumlah Karyawan
  3. Demografi Karyawan
  4. Claim Ratio
  5. Jenis Industri Perusahaan

Cara Klaim Asuransi Karyawan

Proses klaim asuransi employee benefit tergantung dari jenis asuransi yang dikeluarkan. Setiap jenis asuransi employee benefit memiliki prosedur dan dokumentasi yang berbeda-beda. Berikut cara klaim asuransi untuk karyawan

  1. Reimbursement
  2. Cashless
  3. Santunan Tunai
  4. Santunan Pensiun

Tips Memilih Asuransi Kesehatan Karyawan Yang Bagus

Sebelum memutuskan untuk memiliki asuransi employee benefit, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tips memilih polis terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan budget perusahaan Anda. Dianjurkan untuk memilih asuransi kesehatan karyawan yang baik dengan empat hal berikut:

  1. Plafon dan premi proporsional dan sesuai dengan kebutuhan.
  2. Masa tunggu untuk penyakit tertentu dan kondisi yang sudah ada sebelumnya.
  3. Ada pilihan metode penggantian dan pembayaran yang diinginkan oleh pelanggan
  4. Kemudahan layanan purna jual dan fasilitas dari penyedia asuransi dan broker

Baca juga: Mengenal Penyakit Degeneratif yang Umum Dialami Lansia, Apa Saja?

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini ya.

Ingin memperluas cakupan benefit kesehatan karyawan Anda dalam upaya meningkatkan kepuasan, produktivitas, dan retensi karyawan yang lebih baik? Kini Good Doctor hadir dengan fasilitas telemedicine dan linking asuransi yang memadai untuk membantu perusahaan Anda. Konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda bersama tim expert kami di Employee Healthcare

Reference

Modul Belajar Mengajar Asuransi Kesehatan dan Managed Care, dipublikasikan di Pustaka Universitas Padjadjaran, diakses pada 15 Oktober 2021

Universitas Diponegoro, diakses pada 15 Oktober 2021

Otoritas Jasa Keuangan diakses pada 15 Oktober 2021

Medical News Today diakses pada 15 Oktober 2021

Healthline diakses pada 15 Oktober 2021

NPR.org diakses pada 15 Oktober 2021

    register-docotr