Info Sehat

Bikin Rambut Rontok, Apa Itu Alopecia Areata seperti Dialami Jada Pinkett Smith?

May 28, 2022 | Arianti Khairina | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Aktris Jada Pinkett Smith sebenarnya telah mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosa penyakit Alopecia Areata pada 2018 dan telah menghadapi kerontokan rambut. Namun, penampilan dengan kepala botaknya saat berada di panggung Oscar 2022 menjadi sorotan publik. Apa itu sebenarnya Alopecia dan penyebabnya?

Apa itu Alopecia Areata?

Alopecia areata adalah suatu penyakit autoimun yang menyerang folikel rambut sehingga dapat menyebabkan kebotakan.

Penyakit autoimun terjadi ketika sel imun tubuh menyerang organ sehat tubuh itu sendiri. Sedangkan folikel rambut adalah struktur pada kulit yang menghasilkan rambut.

Walau kebotakan ini bisa terjadi di seluruh tubuh, namun penyakit ini lebih sering terjadi area wajah dan kepala.

Alopecia dapat terjadi pada pria dan wanita, terutama bagi seseorang yang di keluarganya memiliki riwayat penyakit ini. Alopecia juga sering dijumpai pada seseorang yang memiliki penyakit seperti psoriasis, kelainan tiroid, vitiligo, dan hay fever.

Penyebab Alopecia Areata

Kondisi ini terjadi ketika sel darah putih menyerang sel-sel di folikel rambut, sehingga menyebabkan produksi rambut melambat. Namun, tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menargetkan folikel rambut dengan cara ini.

Hingga saat ini para ilmuwan tidak yakin mengapa perubahan tersebut dapat terjadi, namun jika dilihat dari beberapa kasus juga bisa diakibatkan karena genetika.

Ada kemungkinan Alopecia ini terjadi pada anggota keluarga dekat, sehingga menurun secara genetika. Satu dari lima orang dengan penyakit Alopecia, ternyata juga memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit sama. 

Jenis kondisi Alopecia

Ada beberapa jenis kondisi Alopecia Areata, seperti: 

  • Disebut dengan Alopecia Areata totalis, di mana kamu kehilangan semua rambut di bagian kepala.
  • Alopecia Areata universalis, kamu akan mengalami kerontokan rambut di seluruh bagian tubuh. 
  • Alopecia Areata difus, kondisi penipisan rambut secara tiba-tiba, jadi bukan tambalan yang hilang.
  • Ophiasis Alopecia Areata, ini menyebabkan kondisi rambut rontok di sekitar sisi dan belakang kepala. 

Gejala Alopecia Areata

Gejala utama dan yang paling sering terjadi pada penderita Alopecia adalah kerontokan rambut. Namun, selain itu ada juga beberapa gejala lain yang mungkin terjadi, seperti: 

  • Terjadinya Kebotakan berpola bulat (patchy) pada satu atau beberapa tempat, dapat bersifat sementara atau menetap.
  • Kerontokan pada seluruh kulit kepala (alopecia totalis) dan bahkan di seluruh tubuh (alopecia universalis).
  • Kebotakan pada kuku jari tangan dan jari kaki, berupa perubahan bentuk, memiliki garis putih, permukaan kuku yang tipis dan kasar, atau terbelah.
  • Pada area kebotakan dapat juga disertai dengan sensasi rasa terbakar atau gatal pada kulit kepala.

Bagaimana dengan pengobatan untuk Alopecia?

Sampai saat ini, belum ada pengobatan yang pasti untuk menyembuhkan penyakit alopecia ini. Pengobatan biasanya bertujuan untuk menekan autoimun dan untuk merangsang pertumbuhan rambut agar kembali tumbuh lebih cepat, seperti:

• Obat untuk merangsang pertumbuhan rambut, seperti minoksidil.

• Obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh.

Itulah beberapa pengobatan yang digunakan untuk penderita penyakit Alopecia.

Baca juga: 6 Penyakit yang Bikin Rambut Rontok, Jangan Sepelekan Kurap Lho!

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini, ya.

Reference
  1. Nbcnews.com (2022) diakses pada 28 Maret 2022. How Jada Pinkett Smith is uplifting Black women with alopecia
  2. Sciencedaily.com (2016) diakses pada 28 Maret 2022. Survey: Almost half of African-American women have experienced hair loss
  3. Sciencedirect.com (2017) diakses pada 28 Maret 2022. Race and Alopecia Areata amongst US Women
  4. Healthline.com (2019) diakses pada 28 Maret 2022. Everything You Need to Know About Alopecia Areata
  5. Clevelandclinic.org (2018) diakses pada 28 Maret 2022. Alopecia Areata
  6. Webmd.com (2020) diakses pada 28 Maret 2022. Alopecia Areata
  7. Medicalnewstoday.com (2017) diakses pada 28 Maret 2022. What’s to know about alopecia areata?
  8. niams.nih.gov (2021) diakses pada 28 Maret 2022. Alopecia Areata
  9. aad.org (2022) diakses pada 28 Maret 2022. HAIR LOSS TYPES: ALOPECIA AREATA OVERVIEW
  10. webmd.com (2020) diakses pada 28 Maret 2022. Alopecia Areata
    register-docotr