Info Sehat

7 Penyebab Mulut Terasa Manis padahal Tidak Sedang Makan, Berbahayakah?

January 23, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Rasa manis adalah salah satu rasa dasar yang dapat terdeteksi oleh lidah. Biasanya kamu hanya akan merasakannya, setelah makan sesuatu yang mengandung gula.

Namun, bagaimana jika rasa manis muncul padahal belum makan apapun? Ada beberapa gejala medis yang bisa menyebabkan hal ini. Lanjutkan membaca artikel di bawah untuk mengetahui penjelasannya.

Baca juga: Penting! Ini 7 Cara Menghilangkan Bau Mulut yang Mengganggu

Seberapa umum gangguan perasa ini?

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian orang ada yang meremehkan gangguan pada indra perasa mereka. Padahal jika terus diabaikan, ini bisa berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas hidup kamu.

Tapi tenang, jika kamu mengalami masalah dengan indra perasa, kamu tidak sendirian. Dilansir dari NIDCD, lebih dari 200.000 orang mengunjungi dokter setiap tahun untuk masalah kesehatan ini.

Jenis keluhannya beragam, dan timbulnya rasa manis tanpa memakan apapun sebelumnya hanyalah salah satunya.

Penyebab mulut terasa manis tanpa mengonsumsi apapun

Dilansir dari Medicalnewstoday, rasa manis di mulut bisa menjadi sinyal bahwa tubuh mengalami masalah kesehatan, meliputi:

Diabetes

Diabetes dapat memengaruhi seberapa baik tubuh menggunakan insulin, dan berefek langsung pada kemampuan tubuh untuk mengontrol gula darah.

Tingginya kadar gula dalam darah yang tidak terkontrol, sangat bisa menimbulkan rasa manis di mulut dan seringkali disertai gejala lain seperti:

  1. Berkurangnya kemampuan untuk merasakan manisnya makanan
  2. Penglihatan kabur
  3. Haus yang berlebihan
  4. Buang air kecil berlebihan, dan
  5. Kelelahan ekstrem.

Ketoasidosis diabetik

Komplikasi diabetes bisa berkembang menjadi ketoasidosis diabetikum. Ini terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai bahan bakar dan mulai menggunakan lemak sebagai gantinya.

Membuat asam yang disebut keton menumpuk di dalam tubuh, ini kemudian akan menimbulkan bau dan rasa buah yang manis di mulut. Ketoasidosis diabetik juga dapat menyebabkan gejala lain, termasuk:

  1. Sangat haus
  2. Kebingungan
  3. Kelelahan
  4. Mual
  5. Muntah, dan
  6. Kram perut.

Diet rendah karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber bahan bakar yang umum di dalam tubuh. Tanpa karbohidrat tubuh akan membakar lemak sebagai energi.

Proses ini akan menyebabkan keton menumpuk di aliran darah, dan menghasilkan rasa manis di dalam mulut.

Siapa pun yang memulai diet rendah karbohidrat, harus mendapatkan panduan dari ahli gizi atau ahli kesehatan untuk mencegah peningkatan jumlah keton yang berbahaya di tubuh mereka.

Infeksi

Infeksi bakteri tertentu, bahkan yang sederhana seperti pilek, flu, atapun sinus, juga bisa memicu rasa manis di mulut seseorang.

Biasanya ini terjadi ketika infeksi menyerang saluran udara sehingga mengganggu cara otak merespons indra perasa.

Infeksi juga dapat menyebabkan air liur mengandung lebih banyak glukosa, di mana zat ini merupakan salah satu jenis gula yang dapat menimbulkan rasa manis di mulut.

Baca juga: Jarang Sembuh Total, Ini 5 Jenis Kanker Paling Mematikan

Kanker paru-paru

Kanker paru-paru adalah penyebab rasa manis di mulut yang tidak umum, tetapi tidak boleh diabaikan.

Meski terbilang jarang, tumor di paru-paru atau saluran pernapasan dapat meningkatkan kadar hormon seseorang dan memengaruhi indra perasa yang mereka miliki.

Studi NCBI mengemukakan seorang wanita 56 tahun dengan karsinoma paru sel besar mengeluhkan rasa manis yang tidak wajar akibat terganggunya indra perasa pada mulutnya.

Disebut dengan istilah dysgeusia, salah satu faktor pemicu kondisi ini adalah rendahnya kadar natrium di dalam darah.

Penyakit asam lambung

Beberapa orang dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD) juga mengeluhkan rasa manis atau logam di mulut mereka.

Ini karena asam pencernaan yang kembali ke kerongkongan dan akhirnya ke sampai ke dalam mulut.

Rasa ini mungkin tampak berasal dari bagian belakang mulut. Mengelola GERD dengan perubahan pola makan dan gaya hidup akan mengurangi gejala.

Kehamilan

Kehamilan bisa menjadi penyebab rasa manis di mulut karena adanya perubahan tingkat hormon wanita dan sistem pencernaan yang memengaruhi indra perasa dan penciuman.

Wanita hamil juga bisa mengalami rasa manis atau logam yang tidak dapat dijelaskan di mulut akibat kondisi lain, seperti GERD atau diabetes gestasional.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Unpleasant sweet taste: a symptom of SIADH caused by lung cancer, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2077685/ diakses pada 22 Januari 2021

Tastes Disorder, https://www.nidcd.nih.gov/health/taste-disorders diakses pada 22 Jnauari 2021

What’s Causing a Sweet Taste in My Mouth?, https://www.healthline.com/health/sweet-taste-in-mouth#prevention diakses pada 22 Januari 2021

What causes a sweet taste in the mouth?, https://www.medicalnewstoday.com/articles/320292 diakses pada 22 Januari 2021

 

 

    register-docotr