Covid-19

Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Tembok, Bagaimana Cara Membersihkannya?

July 1, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Seperti yang kita tahu, COVID-19 dapat menular melalui droplets. Kamu berisiko terpapar virus corona apabila menyentuh benda atau permukaan yang terpapar droplets tersebut.

Nah, tahukah kamu kalau virus corona ini bisa bertahan hidup di permukaan tembok sampai berhari-hari lamanya? Ini bahkan diyakini menjadi salah satu sumber penularan COVID-19.

Agar kamu bisa menghindari penularan COVID-19, pelajari tentang cara membersihkan permukaan dinding yang baik dan benar pada ulasan berikut ini!

Di mana dan berapa lama virus corona bertahan hidup?

Virus corona yang menyebar melalui droplets dapat hidup di permukaan benda-benda di sekitarmu. Ya, virus dapat hidup untuk sementara waktu pada permukaan di luar tubuh manusia.

Kamu berisiko tertular dengan menyentuh permukaan atau benda dengan virus SARS-CoV-2, kemudian memegang wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Penelitian awal telah menunjukkan bahwa kelangsungan hidup virus tergantung pada jenis permukaan tempat virus itu berada. Berikut berapa lama virus biasanya bertahan di permukaan benda-benda di sekitar kita:

  • Kaca: 5 hari
  • Kayu: 4 hari
  • Plastik dan baja tahan karat: 3 hari
  • Karton: 24 jam
  • Permukaan tembaga: 4 jam

Waktu ini akan bervariasi di bawah kondisi sehari-hari, bergantung pada faktor-faktor termasuk suhu, kelembapan, pertukaran udara, dan jumlah virus yang disimpan.

Benarkah virus corona bisa bertahan hidup di tembok?

Melansir Okezone, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Adhyaksa, dr Ahmad Muslim Nazaruddin, SpP, FERS menyebutkan kalau virus SARS-CoV-2 dapat bertahan hidup di permukaan tembok antara 2 jam sampai 9 hari.

Lama durasi bertahan hidup virus ini juga dapat berubah tergantung pada upaya sanitasi, sinar matahari, suhu, dan kelembapan di ruangan.

Bahkan tak hanya tembok, virus corona juga bisa hidup di lantai. Melansir Healthline, sebuah penelitian menemukan bahwa virus SARS-CoV-2 ditemukan di lantai.

Studi ini menyelidiki permukaan lantai di rumah sakit yang positif untuk SARS-CoV-2. Sejumlah besar positif ditemukan dari sampel lantai. Setengah dari sampel sepatu pekerja ICU juga dinyatakan positif.

Apa yang harus kita lakukan?

Mengingat virus corona dapat bertahan hidup di permukaan benda dan tembok, maka penting untuk selalu mencuci tangan dan mendisinfeksi benda dan permukaan yang sering disentuh.

Ini dapat dilakukan dengan menggunakan semprotan atau lap pembersih rumah tangga biasa. Cobalah untuk menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci.

Dan untuk membantu mencegah penyebaran virus corona, hindari kontak dekat dengan mereka yang sakit dan tetap di rumah jika kamu sedang sakit.

Cairan apa yang bisa digunakan untuk membersihkan tembok?

Kamu bisa menggunakan produk pembersih rumah tangga atau cairan disinfektan untuk membersihkan permukaan tembok rumah. 

Kementerian Kesehatan RI juga punya panduan terkait pembuatan cairan disinfektan sendiri di rumah.

Selain rutin membersihkan tembok dengan cairan disinfektan, kamu juga harus memastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik, dan mendapatkan sinar matahari yang cukup ya.

Selain tembok, jangan lupa bersihkan area lain!

Virus corona juga bisa bertahan pada permukaan benda-benda di rumah, sehingga kamu juga harus rutin membersihkan area yang sering disentuh.

Berikut beberapa bagian rumah yang harus kamu disinfeksi secara rutin:

  • Gagang pintu
  • Pegangan pada peralatan, seperti oven dan kulkas
  • Saklar lampu
  • Keran dan wastafel
  • Toilet
  • Meja dan kursi
  • Pagar dan pegangan tangga
  • Keyboard komputer dan mouse komputer
  • Gadget yang sering dipakai, seperti ponsel, tablet, dan konsol video game
  • Permukaan apa pun di rumah yang terlihat kotor

Untuk membersihkan benda-benda tadi, pastikan kamu menggunakan cairan disinfektan yang sesuai dengan peralatan yang akan dibersihkan.

Langkah melakukan disinfeksi yang aman

Jika memungkinkan, pakai sarung tangan sekali pakai saat membersihkan. Pastikan untuk membuangnya segera setelah selesai.

Berikut langkah-langkah melakukan disinfeksi yang aman:

  • Gunakan sarung tangan yang dapat digunakan kembali atau sekali pakai untuk pembersihan dan disinfeksi rutin
  • Bersihkan permukaan menggunakan sabun dan air, kemudian gunakan disinfektan
  • Membersihkan dengan sabun dan air mengurangi jumlah kuman dan kotoran di permukaan
  • Lakukan pembersihan rutin pada permukaan yang sering disentuh

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
register-docotr