Covid-19

Viral: Alat Tes Antigen Positif Usai Disiram Air Keran, Ini Faktanya!

July 28, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Salah satu tes COVID-19 yang banyak digunakan oleh masyarakat saat ini adalah tes antigen. Namun, baru-baru ini publik dihebohkan dengan video yang beredar di media sosial mengenai alat rapid test antigen yang menunjukkan hasil positif setelah disiram air keran.

Nah, untuk mengetahui fakta selengkapnya terkait dengan hal tersebut, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini 4 Cara Membedakan Oksimeter Asli dan Palsu

Mengenal cara kerja tes antigen

Sebelum mengetahui penjelasan medis mengenai air keran yang membuat hasil tes antigen positif, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa itu tes antigen.

Antigen adalah zat yang dikenali oleh sistem kekebalan tubuh, yang dapat merespons dengan menghasilkan protein yang disebut dengan antibodi yang secara khusus mengenali antigen tersebut.

Hal ini dapat berarti bahwa inti dari tes antigen adalah untuk mendeteksi keberadaan protein yang merupakan bagian dari virus penyebab COVID-19, yakni SARS-CoV-2. Tes antigen sendiri adalah tes yang dilakukan dengan metode swab atau usap dari bagian hidung dan tenggorokan.

Jika dibandingkan dengan tes polymerase chain reaction (PCR), tes antigen mampu memberikan hasil yang lebih cepat, yakni dalam kurun waktu 30 menit.

Penjelasan mengenai air keran membuat hasil tes antigen positif

Terkait dengan video viral tersebut, pakar epidemiologi Griffith University, Dicky Budiman pun memberikan penjelasan.

Ia menyebutkan bahwa tes COVID-19 swab antigen tidak akan memberikan hasil yang valid jika sengaja diberikan sampel yang seharusnya tidak diuji, yakni sampel di luar pernapasan.

Nah, ketika sampel bukan berasal dari saluran pernapasan, kemudian diuji menggunakan tes antigen, ini dapat menyebabkan hasil yang tidak akurat karena merusak pH dalam tes tersebut.

“Ketika yang dites adalah air keran, pH-nya akan terganggu dan merusak antibodi yang ada di film-nya itu. Akhirnya hasilnya menjadi invalid, bisa jadi positif,” jelas Dicky seperti dikutip dari laman Detik.com.

“Namanya testing itu kan ada pH, jadi ketika pH-nya itu tidak sesuai, merusak, jadi intinya karena terjadi kerusakan dari alat itu sendiri ya, bukan karena jadi positif, ini bukan hal yang baru dan pada banyak tes bisa seperti itu,” imbuhnya.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dalam laman resminya juga menjelaskan bahwa prosedur jaminan kualitas tes antigen harus diikuti untuk mencegah hasil yang tidak akurat. Misalnya saja, pengguna harus selalu mengikuti instruksi produk.

Baca juga: Beredar Permen Jahe yang Diklaim Bisa ‘Melarutkan’ Virus COVID-19, Hoax atau Fakta?

Faktor lain yang perlu diperhatikan

Selain itu, ahli biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo juga menjelaskan bahwa teknologi rapid antigen maupun rapid antibody menggunakan teknologi lateral flow yang sangat terkontrol dan sensitif.

Dapat berarti bahwa alat tersebut untuk memastikan munculnya ikatan spesifik antara antigen dan antibodi.

Apabila terdapat kandungan pH yang tidak terkontrol, misalnya saja menggunakan air keran, maka yang terjadi adalah interaksi tidak spesifik atau sinyal reaksi muncul padahal tidak ada interaksi.

“Kalau pH tidak terkontrol seperti menggunakan air keran, yang terjadi adalah interaksi yang tidak spesifik, alias maksa,” kata Ahmad seperti dikutip dari laman CNN Indonesia.

Maka dari itu, dalam melakukan swab terdapat buffer (larutan penyangga) yang isinya terdapat protein, garam, hingga senyawa kimia untuk mengontrol pH. Di sisi lain, jumlah sampel yang dimasukkan ke buffer juga tidak boleh terlalu banyak.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa jika alat tes antigen disiram dengan menggunakan air keran, dikhawatirkan sistem buffer akan rusak, sehingga yang terjadi adalah reaksi secara fisik yang tidak ada hubungannya dengan reaksi antigen antibodi.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai penjelasan dan fakta selengkapnya mengenai tes antigen yang menjadi positif terhadap air. Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, jangan lupa selalu terapkanlah protokol kesehatan, ya.

Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar COVID-19, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

Centers for Disease Control and Prevention (2021). Diakses pada 27 Juli 2021. Interim Guidance for Antigen Testing for SARS-CoV-2 

CNN Indonesia (2021). Diakses pada 27 Juli 2021. Ahli Jelaskan Viral Tes Antigen Positif Usai Disiram Air 

Covid19.go.id (2021). Diakses pada 27 Juli 2021. [SALAH] Air Keran Dapat Positif Covid-19 Setelah Ditest Menggunakan Device Rapid Test Antigen 

Detik.com (2021). Diakses pada 27 Juli 2021. Viral Air Keran Bikin Hasil Tes Antigen Positif COVID-19, Ini Faktanya 

Health (2020). Diakses pada 27 Juli 2021. What Is a Coronavirus Antigen Test—and How Is it Different Than Antibody Testing?

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (2021). Diakses pada 27 Juli 2021. [HOAKS] Alat Rapid Test Antigen Menunjukkan Hasil Positif saat Diteteskan Air Keran 

 

    register-docotr