Covid-19

Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Vietnam, Benarkah Lebih Menular?

June 3, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sejak kali pertama teridentifikasi pada Januari 2020, virus corona penyebab COVID-19 terus berubah dan bermutasi. Bahkan kini mutasi virus COVID-19 makin bervariasi dengan tingkat penularan dan keparahan penyakit yang makin meningkat.

WHO telah mengidentifikasi empat varian SARS-CoV-2 yang menjadi perhatian global. Ini termasuk varian yang muncul pertama kali di India, Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Kini varian baru ditemukan di Vietnam belum lama ini. Varian COVID-19 tersebut diyakini merupakan kombinasi antara mutasi yang ditemukan di Inggris dan India.

Mengenal mutasi virus asal Inggris

Varian mutasi virus asal Inggris yang diberi nama B.1.1.7 kali pertama diidentifikasi pada musim gugur tahun 2020. Varian B.1.1.7 memiliki beberapa mutasi yang memengaruhi protein spike.

Protein ini terdapat pada permukaan virus yang digunakan virus untuk mengikat dan memasuki sel inang di tubuh. 

Mutasi virus ini menyebar dengan sangat cepat, menjadi strain dominan di Inggris. Virus ini juga menyebar ke lebih dari 80 negara lain di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Varian ini menyebar lebih cepat antar individu. Petugas kesehatan masyarakat di Inggris mencatat bahwa B.1.1.7 sekitar 50 persen lebih menular daripada virus corona awal.

Baca Juga : Studi Terbaru: Vaksin AstraZeneca 66% Efektif Atasi Gejala Kesakitan Virus Corona Inggris

Mengenal mutasi virus asal India

Varian virus corona yang ditemukan di India diberi nama B.1.617 dan kali pertama teridentifikasi pada Oktober 2020. B.1.617 ini dianggap lebih berbahaya daripada bentuk asli virus yang pertama kali terlihat di China pada akhir 2019. 

Varian ini lebih berbahaya karena tingkat penularan, kematian, dan resistensi terhadap vaksin yang lebih tinggi. Mutasi B.1.617 asal India ini terdiri dari dua mutasi pada protein lonjakan virus.

Protein lonjakan memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh dan menginfeksinya. Virus kemudian dapat menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh.

Para ahli mengatakan ada risiko bahwa orang yang telah pulih dari infeksi COVID-19, atau mereka yang telah divaksinasi, mungkin tidak tahan terhadap varian baru ini seperti halnya terhadap bentuk virus lainnya.

Baca Juga : Ini Dia Sederet Bahaya Varian Ganas B1617 Asal India

Ditemukan varian baru di Vietnam

Menteri Kesehatan Vietnam, Nguyen Thanh Long, belum lama ini mengumumkan bahwa negaranya mendeteksi adanya varian baru virus corona penyebab COVID-19. 

Varian baru ini disebut merupakan gabungan karakteristik dari dua varian yang ada yang pertama kali ditemukan di India dan Inggris. Ini adalah varian India dengan mutasi yang awalnya milik varian Inggris.

Sebelumnya, varian Inggris diyakini lebih menular dari strain biasa, sedangkan varian India lebih menular dan kurang rentan terhadap antibodi penetral dari sistem kekebalan.

Oleh karena itu, ia menyebut bahwa varian hibrida ini lebih menular daripada versi yang dikenal sebelumnya, terutama melalui udara. 

Baca Juga : Vaksin Sputnik V Berhasil Lawan Varian COVID-19 Asal Brasil, Ini Fakta Lengkapnya

Benarkah virus varian Vietnam lebih berbahaya?

Saat ini pemerintah masih terus mempelajari varian terbaru ini untuk mendapatkan lebih banyak informasi. 

Melansir BBC, Nguyen Thanh Long mengatakan varian gabungan ini bisa lebih menular daripada versi sebelumnya, terutama di udara. Dia mengatakan itu ditemukan setelah menjalankan tes pada pasien yang baru terdeteksi.

Melalui uji laboratorium dari varian baru menunjukkan virus mereplikasi dirinya dengan sangat cepat. Ini mungkin menjadi alasan mengapa begitu banyak kasus baru muncul di berbagai bagian negara dalam waktu singkat.

Vietnam memang baru saja mengalami lonjakan kasus COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir. Negara ini telah mencatat lebih dari 6.700 kasus virus corona sejak awal pandemi. Dari jumlah tersebut, lebih dari setengahnya telah tercatat sejak akhir April tahun ini.

Sejauh ini, Vietnam telah mencatat adanya tujuh varian virus corona, di antaranya dari Inggris, India, dan Afrika Selatan.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
register-docotr