Covid-19

Jangan Sampai Salah, Ini Lho Perbedaan Radang Tenggorokan dan COVID-19

May 26, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Perbedaan radang tenggorokan dengan COVID-19 umumnya cukup terlihat jelas meski memiliki gejala yang sama. Radang tenggorokan sendiri merupakan gejala paling awal dari penyakit COVID-19.

Namun, tidak semua masalah pada tenggorokan termasuk radang menandakan infeksi virus COVID-19. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan radang tenggorokan dengan COVID-19 yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Sebelum Divaksin AstraZeneca Perlukah Medical Check-up?

Apa saja perbedaan radang tenggorokan dengan COVID-19?

Dilansir dari Healthline, COVID-19 adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 atau dikenal juga sebagai virus corona. COVID-19 sendiri dapat memiliki berbagai gejala, termasuk sakit tenggorokan.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua sakit atau radang tenggorokan diakibatkan oleh virus korona. Ada beberapa perbedaan radang tenggorokan dengan COVID-19 yang perlu diketahui, yakni sebagai berikut:

Gejala

Gejala sakit tenggorokan bisa berbeda-beda tergantung pada penyebabnya. Tanda dan gejala umum radang tenggorokan, meliputi sensasi gatal di tenggorokan, nyeri di daerah tenggorokan yang menjadi lebih buruk, sakit saat menelan atau berbicara, dan pembengkakan pada kelenjar.

Sementara untuk COVID-19, gejalanya sering berkembang secara bertahap. Sampai saat ini, gejala yang paling sering dilaporkan adalah demam, batuk, dan kelelahan. Gejala lain mungkin bisa terjadi namun dengan frekuensi yang lebih sedikit.

Sakit tenggorokan pada pasien COVID-19 terjadi ketika virus memasuki selaput yang berhubungan dengan hidung dan tenggorokan di mana kemudian akan membengkak. Rasa sakit dan pegal yang dirasakan oleh penderita COVID-19 disebut dengan faringitis. 

Meski radang tenggorokan dipicu dengan cara yang sama, namun penderita COVID-19 akan memiliki gejala yang lebih mendominasi. Beberapa gejalanya, yakni demam, batuk kering, dan kelelahan.

Penyebab

Radang tenggorokan bisa terjadi akibat berbagai kondisi medis. Biasanya, penderitanya akan merasakan rasa sakit, kering, atau gatal di tenggorokan yang dipicu oleh faktor lingkungan seperti udara kering.

Sakit tenggorokan dapat dibagi menjadi tiga bagian dan dibedakan berdasarkan bagian tenggorokan yang terkena.

Pertama adalah faringitis yang memengaruhi area tepat di belakang mulut, tonsillitis yakni pembengkakan dan kemerahan pada amandel, dan laringitis yaitu pembengkakan di laring.

Sementara untuk COVID-19, penyebab utama penyakitnya adalah akibat terpapar virus corona saat orang yang terinfeksi batuk dan bersin dalam jarak dekat.

Selain itu, orang juga bisa terpapar virus karena menyentuh permukaan tempat virus hingga kemudian menyentuh mata, mulut, atau hidung sebelum mencuci tangan.

Hal yang perlu dilakukan jika merasakan sakit tenggorokan

Radang tenggorokan memang tidak selalu menandakan penyakit COVID-19. Namun, jika kamu ragu apakah memiliki penyakit tenggorokan biasa atau telah terpapar virus corona maka tindak pencegahan perlu dilakukan. Langkah-langkah pencegahannya, antara lain sebagai berikut:

Tinggal di rumah

Ketika kamu merasakan sakit pada tenggorokan, langkah paling utama untuk menghindari penularan yang mungkin terjadi adalah tinggal di rumah. Rencanakan untuk keluar rumah hanya saat ingin mencari perawatan medis.

Jika kamu tinggal dengan orang lain, usahakan untuk menjauhkan diri sendiri sebisa mungkin. Cara ini sangat efektif untuk mencegah penyebaran virus atau penularan yang mungkin tidak disadari.

Segera hubungi dokter

Sakit tenggorokan yang sudah berlangsung lama atau semakin parah harus segera dibicarakan dengan dokter. Biasanya, dokter akan memberikan informasi tentang cara merawat diri sendiri saat sakit dan mungkin juga mengatur agar kamu menjalani tes COVID-19.

Pantau gejala

Kebanyakan orang dengan COVID-19 dapat pulih dengan merawat diri sendiri di rumah. Perlu diketahui, sekitar 1 dari 5 orang yang terpapar COVID-19 berisiko mengembangkan penyakit yang lebih serius.

Karena itu, gejala berupa sakit tenggorokan perlu dipantau saat pertama kali merasakannya. Jika gejala sudah semakin parah atau memburuk, segera cari pertolongan medis terdekat ya!

Baca juga: Perbedaan COVID-19 dan TBC: Ketahui Gejala, Cara Penularan, dan Obat untuk Mengatasinya!

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
  1. Times of India (2020), diakses 24 Mei 2021. Random Sore Throat Vs. COVID Sore Throat: How To Tell The Difference?
  2. Healthline (2020), diakses 24 Mei 2021. Is a Sore Throat a Typical Symptom of COVID-19?
  3. Medical News Today (2019), diakses 24 Mei 2021. How to deal with a sore throat
  4. Cleveland Clinic (2020), diakses 24 Mei 2021. Coronavirus, COVID-19
    register-docotr