Covid-19

Meski Belum Terbukti, Tetap Waspadai Penularan Corona Lewat Uang, Ini Faktanya!

November 3, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Penularan corona lewat uang masih dipenuhi oleh pro dan kontra. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menyatakan bisa atau tidaknya penularan corona terjadi lewat uang yang beredar di masyarakat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri dalam keterangan yang dimuat dalam laman marketwatch menyatakan tidak menerbitkan rekomendasi atau pernyataan yang menyebut penularan corona bisa terjadi lewat uang.

Juru bicara WHO, Fadela Chaib dalam laman tersebut menyatakan kalau tidak ada rekomendasi khusus dari WHO. “WHO tidak menyebut kalau penularan COVID-19 bisa terjadi lewat uang, tidak juga dengan peringatan atau pernyataan terkait hal ini,” terang Chaib.

Baca Juga: Apakah Benar Tubuh Menjadi Kebal Corona Setelah Kena COVID-19?

Uang bisa jadi sarang bakteri dan virus

Saat ini memang belum ada kajian khusus yang menyebutkan uang kertas sebagai media yang dapat menularkan virus corona. Meskipun demikian, beberapa penelitian sebelumnya menyebut jika alat pembayaran ini bisa jadi media penyebaran penyakit.

Salah satu temuan yang membuktikan hal ini terdapat dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Future Microbiology

Penelitian itu menyebut beberapa bakteri dan virus yang dapat menyebar melalui uang baik dalam wujud kertas atau koin adalah S.aureus, E. Coli, Salmonella, virus flu, Norovirus, Rhinovirus, virus hepatitis A dan Rotavirus.

Melihat fakta ini, maka kamu pun harus mulai waspada. Apalagi waktu peredaran uang bisa mencapai 4 hingga 22 tahun, berdasarkan keterangan Federal Reserve Amerika Serikat.

Kemungkinan penularan corona lewat uang

Kekhawatiran terkait penularan corona lewat uang ini dipicu oleh kemungkinan penyebaran virus ini lewat permukaan yang terkontaminasi. 

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menyebut virus ini memiliki kemampuan menyebar lewat permukaan yang terkontaminasi oleh droplet dari orang yang sudah terinfeksi. 

Meskipun demikian, penularan baru bisa terjadi jika kamu menyentuh mulut hidung atau mata setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi tersebut. Yang perlu kamu ingat, virus ini tidak akan masuk lewat penetrasi melalui kulit.

Hal itu dikatakan assistant professor of medicine di George Washington School, Michael Knight kepada CNBC. “Virus corona dan virus pernapasan lainnya seperti influenza hanya dapat tertular dari tangan kamu jika kamu menyentuh mata, mulut ataupun hidung,” kata dia.

Bagaimana mencegah penularan corona lewat uang?

Meskipun belum ada bukti jika penularan corona lewat uang bisa terjadi, kamu tetap harus waspada. Yang terbaik adalah menanamkan kemungkinan itu di kepala sehingga kamu menganggap uang sebagai media penyebaran juga.

Dengan demikian, kamu pun harus menerapkan perlakuan berbeda setelah bersentuhan dengan uang. Situs kesehatan WebMD menganjurkan agar kamu mencuci tangan dengan sabun dan air atau gunakan hand sanitizer beralkohol setelah menyentuh uang.

Selain itu, cara pencegahan lain adalah dengan tidak menyentuh wajah, baik itu bagian mulut, hidung atau mata setelah kamu memegang uang. Yang tidak boleh juga dilupakan adalah jangan menyentuh makanan atau minuman setelah kamu memegang uang.

CDC pun menyarankan agar kamu membersihkan dan menggunakan disinfektan pada barang atau permukaan yang banyak kamu sentuh sebagai bentuk pencegahan.

Baca Juga: Mengapa Face Shield Tidak Efektif Mencegah COVID-19?

Haruskah menerapkan budaya nontunai?

Salah satu pencegahan lain adalah mengubah gaya belanja kamu menjadi budaya nontunai. Hal ini bisa mengurangi paparan atau sentuhan langsung dengan uang yang berpotensi menyebarkan virus lain selain corona.

CDC bahkan memberi saran agar kamu mulai berpindah memanfaatkan belanja daring. Selain mengurangi paparan terhadap uang, kamu pun bisa mengurangi pertemuan dan kontak langsung dengan orang lain.

Kalaupun barang belanjaan kamu nantinya akan diantarkan, kamu bisa minta kurir untuk meninggalkannya di tempat yang bisa kamu jangkau tanpa ada kontak langsung dengan kurir. Atau bisa juga kamu tetap berpapasan dengan kurir tapi harus menjaga jarak minimal 2 meter.

Jangan lupa juga untuk cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah kamu menerima barang yang diantarkan oleh kurir tadi. Ingat selalu untuk menjaga kebersihan tangan sebelum kamu menyentuh makanan dan minuman, ya!

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
  1. Marketwatch, diakses 27 Oktober 2020. World Health Organization: ‘We did NOT say that cash was transmitting coronavirus’
  2. Researchgate.net, diakses 27 Oktober 2020. Paper money and coins as potential vectors of transmissible disease
  3. Federal Reserve, diakses 27 Oktober 2020. How long is the lifespan of US paper money?
  4. CDC, diakses 27 Oktober 2020. How COVID-19 Spreads
  5. CDC, diakses 27 Oktober 2020. How to Protect Yourself & Others
  6. CDC, diakses 27 Oktober 2020. Running Essential Errands
  7. WebMD, diakses 27 Oktober 2020. Can you get coronavirus from touching cash?
  8. CNBC, diakses 27 Oktober 2020. Can going cashless prevent coronavirus spread? Here’s what the WHO wants you to know
    register-docotr