Covid-19

Isolasi Mandiri Sendiri di Rumah, Haruskah Tetap Pakai Masker?

July 27, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kasus COVID-19 hingga kini masih terus bertambah. Pada sebagian kasus, pasien yang tidak bergejala atau memiliki gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri (isoman). Nah, salah satu hal yang tak boleh luput dari perhatian ketika melakukan isoman adalah penggunaan masker.

Akan tetapi, bagaimana jadinya jika seseorang melakukan isoman secara sendiri di rumah? Apakah harus tetap menggunakan masker? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Serba-serbi Herd Immunity dan Kaitannya dengan Vaksinasi

Isoman sendirian di rumah, apakah harus tetap menggunakan masker?

Perlu kamu ketahui bahwa COVID-19 menyebar terutama dari orang ke orang melalui cairan atau cipratan liur yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara.

Kemudian, tetesan tersebut dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di sekitarmu atau mungkin saja mereka menghirup tetesan tersebut. Nah, masker adalah penghalang sederhana untuk membantu mencegah tetesan pernapasan mencapai orang lain.

Lalu, bagaimana jika benar-benar melakukan isoman sendirian di rumah? Perlukah menggunakan masker? Terkait dengan hal tersebut dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan paru, dr. Raden Rara Diah Handayani SpPD-KP pun memberikan jawabannya.

Ia mengatakan bahwa pasien COVID-19 yang isoman sendirian di rumah tanpa anggota keluarga lainnya tidak disarankan menggunakan masker. Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa memang ada kecurigaan airborne virus SARS-CoV2 melayang di udara.

Namun, sejauh-jauhnya virus melayang di udara tersebut berjarak 8 meter. Maka dari itu, pasien COVID-19 yang benar-benar melakukan isoman sendirian di rumah tidak perlu khwatir, terlebih lagi jika sirkulasi udara di ruangannya bagus.

Hal lain yang perlu diperhatikan

University of Maryland Baltimore juga menyebut bahwa masker dapat tidak digunakan jika kamu sendirian berada di ruangan, dengan pintu tertutup. Sama halnya ketika kamu mengendara sendirian di dalam mobil atau joging di jalan yang kosong, pemakaian masker sebenarnya tidak menjadi penting.

Meskipun demikian, sebaiknya kamu menyimpan satu masker di dekatmu yang dapat sewaktu-waktu digunakan jika tiba-tiba bertemu dan harus berkomunikasi dengan orang lain. Kamu juga harus tetap membersihkan semua permukaan yang kamu sentuh.

Baca juga: Tips Membersihkan Rumah Setelah Digunakan untuk Isolasi Mandiri

Apa saja hal lain yang harus dilakukan saat menjalani isolasi mandiri?

Penting untuk diketahui bahwa terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh seseorang ketika melakukan isolasi mandiri, di antaranya adalah:

1. Tetap berada di rumah

Disarankan untuk tidak keluar rumah dan mengunjungi tempat umum, kecuali untuk mendapatkan perawatan medis. Di sisi lain, pasien harus beristirahat dengan cukup dan menjaga asupan cairan dalam tubuh.

Obat-obatan tertentu dapat membantu meredakan gejala yang dialami. Namun ingat, jangan konsumsi obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

2. Memantau gejala

Demam dan batuk adalah beberapa gejala dari COVID-19. Di samping itu, kamu juga harus selalu memantau gejala yang dialami. Sebaiknya, segeralah dapatkan bantuan medis dengan segera apabila kamu mengalami:

  • Kesulitan bernapas
  • Rasa sakit atau tekanan di dada
  • Kulit atau bibir berwarna pucat atau kebiruan

Kamu juga dapat segera menghubungi dokter apabila mengalami gejala lain yang berlangsung serius atau membuatmu khawatir.

3. Perhatikan etika batuk dan bersin

Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat kamu batuk atau bersin. Apabila tisu tidak tersedia, kamu dapat menutup dengan lengan atas bagian dalam. Setelahnya, segeralah cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

4. Sering mencuci tangan

Mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik. Hal ini penting dilakukan terutama setelah batuk, bersin, pergi ke kamar mandi, atau bahkan sebelum makan atau menyiapkan makanan.

Ingat, hindarilah untuk menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan.

5. Disinfeksi permukaan

Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh dengan menggunakan sarung tangan sekali pakai. Adapun beberapa permukaan yang sering disentuh di antaranya adalah gagang pintu, meja, hingga perlengkapan kamar mandi.

Jika permukaan benda benar-benar kotor, bersihkan terlebih dahulu menggunakan sabun dan air, kemudian lanjutkan dengan menggunakan disinfektan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai apakah jika melakukan isoman sendiri di rumah perlu menggunakan masker atau tidak. Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, jangan lupa selalu terapkanlah protokol kesehatan, ya.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

Cedars Sinai (2020). Diakses pada 26 Juli 2021. When and How to Wear a Mask 

Centers for Disease Control and Prevention (2021). Diakses pada 26 Juli 2021. Guidance for Wearing Masks 

Centers for Disease Control and Prevention (2021). Diakses pada 26 Juli 2021.  What to Do If You Are Sick 

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 26 Juli 2021. Etika Batuk

Okezone.com (2021). Diakses pada 26 Juli 2021. Isolasi Mandiri Sendirian di Rumah, Tetap Pakai Masker atau Tidak? 

University of Maryland Baltimore (2020). Diakses pada 26 Juli 2021. Do I have to wear a mask if I am alone in a room? 

    register-docotr