Kehamilan

Catat Moms! Ini 10 Tanda Kepala Janin Sudah Masuk Panggul

March 29, 2021 | Nik Nik Fadlah
feature image

Kehadiran buah hati tentu saja menjadi momen yang paling dinantikan. Ada beberapa tanda bahwa persalinan sudah semakin dekat, salah satunya ditandai dengan kepala janin sudah masuk panggul.

Ketika kondisi ini terjadi, bumil mungkin saja akan merasakan tanda atau gejala tertentu. Lalu, apa saja tanda kepala janin sudah masuk panggul yang penting untuk diketahui?

Baca juga: Dampak Depresi saat Hamil bagi Ibu dan Bayi, Jangan Anggap Sepele!

Kapan kondisi ini terjadi?

Pada dasarnya, kondisi ini berbeda pada setiap wanita. Namun biasanya, kepala janin sudah masuk panggul terjadi menjelang akhir trimester ketiga kehamilan. Meskipun demikian bagi sebagian wanita, kondisi ini terjadi tepat pada saat persalinan dimulai atau beberapa jam sebelumnya.   

Bagi wanita yang sudah pernah melahirkan sebelumnya, kondisi ini mungkin terjadi pada saat menjelang persalinan. Sebab, tubuh telah melalui proses persalinan sebelumnya dan panggul membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk menyesuaikan kembali dengan proses persalinan.

Sedangkan bagi wanita yang baru pertama kali akan melalui proses persalinan, kondisi ini mungkin saja terjadi beberapa hari atau pekan sebelum persalinan. Ini mungkin saja terjadi karena otot panggul perlu menyesuaikan dengan posisi melahirkan sebelum persalinan dimulai.

Tanda kepala janin sudah masuk panggul

Berikut ini adalah tanda kepala janin sudah masuk panggul yang perlu Moms ketahui:

1. Bernapas dengan lebih lega

Ketika bayi sudah turun ke panggul tekanan dari rahim pada diafragma berkurang. Ini memberikan lebih banyak ruang bagi paru-paru untuk mengembang, sehingga bumil dapat bernapas dengan lebih lega.

2. Posisi perut yang turun

Salah satu tanda kepala janin sudah masuk panggul yang paling mudah diketahui adalah posisi perut yang turun. Moms mungkin saja memerhatikan tonjolan perut tampak lebih rendah dibandingkan dengan sebelumnya.

Selain itu, Moms mungkin juga memerhatikan bahwa terdapat lebih banyak ruang di antara payudara dan perut bagian atas.

3. Tekanan pada panggul

Dikutip dari Very Well Family, ketika bayi turun ke panggul, posisi kepala bayi akan berada di atas leher rahim serta akan mengambil lebih banyak ruang di bagian bawah jalan lahir, sehingga tekanan pada panggul dapat meningkat.

4. Peningkatan cairan yang keluar dari vagina

Secara fisik, ketika kepala janin sudah masuk ke panggul, posisi kepalanya akan menekan leher rahim atau serviks lebih dalam. Ini dapat membantu serviks menyusut dan mengembang untuk memulai persalinan.

Tak hanya itu, hal tersebut juga dapat menghilangkan sumbat lendir yang menghalangi pembukaan serviks. Moms mungkin melihat peningkatan keluarnya cairan pada pekan-pekan terakhir kehamilan.

5. Frekuensi buang air kecil meningkat

Ketika bayi sudah turun ke panggul, posisi kepala bayi dapat menekan kandung kemih. Hal ini meningkatkan keinginan buang air kecil pada Moms.

6. Nyeri pada panggul

Terkadang nyeri pada panggul juga dapat terjadi. Sebab, posisi kepala bayi menekan ligamen di panggul. Moms bisa merasakan kondisi ini ketika bergerak ke arah tertentu.

Hal tersebut terjadi saat bayi menyesuaikan diri dengan posisinya. Rasa nyeri pada panggul yang berlangsung ringan mungkin saja menjadi tanda dari bayi yang sudah masuk ke panggul.

Namun, jika Moms mengalami rasa nyeri yang berlangsung secara terus-menerus atau disertai gejala lainnya, seperti demam, sebaiknya segera hubungi dokter.

7. Nyeri punggung

Nyeri pada punggung juga menjadi tanda kepala janin sudah masuk panggul lainnya. Sebab, bayi yang sudh turun ke panggul dapat memberikan tekanan tambahan pada otot punggung bagian bawah.

8. Peningkatan rasa lapar

Ketika bayi berada pada posisi yang tinggi dalam rahim, Moms mungkin saja merasa kenyang dengan cepat. Namun jika kepala janin sudah masuk ke panggul, tekanan pada perut berkurang. Ini dapat meredakan gejala heartburn serta meningkatkan rasa lapar.

Baca juga: 6 Daftar Makanan untuk Ibu Hamil agar si Kecil Cerdas Sejak dalam Kandungan

9. Peningkatan kontraksi

Pada saat persalinan sudah semakin dekat, bumil juga mungkin saja memerhatikan peningaktan kontraksi palsu (braxton-hicks contractions). Ini mungkin saja distimulasi oleh tekanan kepala bayi pada serviks.

10. Wasir (hemoroid)

Pada saat janin sudah masuk ke panggul, posisi kepala janin dapat menekan saraf di panggul dan rektum. Tekanan tersebut dapat meningkatkan risiko hemoroid.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai tanda kepala janin sudah masuk ke panggul. Penting bagi Moms untuk segera menemui dokter apabila kepala janin sudah masuk ke panggul, ya!

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kehamilan? Silakan chat mitra dokter kami melalui Aplikasi Good Doctor. Mitra dokter kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi, ya!

Reference

Healthline (2017). Diakses pada 23 Maret 2021. How to Predict When Your Baby Will Drop

Medical News Today (2020). Diakses pada 23 Maret 2021. How can you tell if your baby is head down? 

Very Well Family (2019). Diakses pada 23 Maret 2021. When a Baby ‘Drops’ During Pregnancy 

What to Expect (2020). Diakses pada 23 Maret 2021. When Does Baby Drop? 

    register-docotr