Kehamilan

Makanan Penyubur Kandungan? Ada, Konsumsi 6 Jenis Ini

December 26, 2020 | Nanda Hadiyanti | Dr. Pitoyo Marbun
feature image

Pernah mendengar rekomendasi makanan penyubur kandungan saat tengah mempersiapkan kehamilan? Sebenarnya bukan penyubur kandungan, tapi seperti yang dilansir dari Health.harvard.edu, beberapa makanan memang dapat memberikan dampak baik untuk kesuburan.

Makanan tersebut akan membantu meningkatkan kesuburan sehingga akan membuat kamu lebih sehat dan siap untuk hamil. Untuk lebih lanjut mengetahui makanan penyubur kandungan apa saja yang dibutuhkan, yuk simak ulasan berikut.

Baca Juga: Benarkah Konsumsi Makanan Pedas Bisa Picu Keguguran? Bumil Wajib Baca Jawaban Ini

Daftar makanan penyubur kandungan

Menurut sebuah penelitian, masalah kesuburan ternyata memengaruhi hingga 15 persen pasangan. Jika kamu adalah salah satunya, berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa kamu pilih untuk membantu mendongkrak tingkat kesuburanmu.

1. Makanan tinggi asam folat

Asam folat adalah salah satu kandungan yang dibutuhkan saat mempersiapkan kehamilan. Asam folat dibutuhkan untuk menyiapkan kehamilan, membantu mengurangi risiko bayi lahir cacat tabung saraf seperti spina bifida.

Selain itu, asam folat dapat berperan sebagai antioksidan, yang menonaktifkan radikal bebas. Di mana radikal bebas dapat merusak sel telur dan sperma.

Sebuah penelitian yang melibatkan 232 wanita juga menunjukkan, asupan folat yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat kehamilan, implantasi dan kelahiran yang lebih hidup.

Kamu bisa mendapatkan kandungan asam folat dari bahan makanan alami seperti:

  • Bayam
  • Jeruk
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian

2. Makanan yang kaya serat

Dilansir dari Healthline, serat dari sayur, buah dan kacang-kacangan dapat membantu tubuh membuang kelebihan hormon dan menjaga keseimbangan gula darah. Serat juga dapat membantu menghilangkan kelebihan estrogen, dengan mengeluarkannya dari tubuh.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa makan 10 gram lebih banyak serat sereal per hari dikaitkan dengan risiko ketidaksuburan yang lebih rendah hingga 44 persen, di antara wanita yang berusia lebih dari 32 tahun.

Namun, hasil penelitian tentang serat dan kesuburan masih beragam. Untuk menentukan butuh atau tidaknya asupan serat yang lebih, kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

3. Ganti protein hewani dengan nabati

Makanan penyubur kandungan lainnya yang bisa kamu coba adalah protein nabati. Sebuah penelitian menunjukkan jika 5 persen total kalori berasal dari protein nabati, maka akan menurunkan risiko infertilitas ovulasi hingga lebih dari 50 persen.

Tidak ada salahnya untuk mencoba mengganti protein hewani dengan nabati. Misalkan memilih protein yang berasal dari kacang-kacangan atau makanan dari kelapa dan alpukat.

4. Makanan olahan susu berlemak tinggi

Dilansir dari Healthline, bahwa wanita yang mengonsumsi satu atau lebih produk susu tinggi lemak per hari, kemungkinan tidak suburnya lebih kecil 23 persen daripada yang tidak. Cobalah ganti olahan susu rendah lemak dengan susu tinggi lemak, bisa segelas susu murni atau yoghurt.

5. Makanan dengan kandungan zat besi

Makanan dengan kandungan zat besi yang berasal dari hewani sepeti tiram atau nabati dapat menurunkan risiko infertilitas. Tak cuma untuk mendukung kesuburan, zat besi juga baik untuk menyiapkan kehamilan.

Nantinya, zat besi akan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan janin. Selain itu juga penting untuk memenuhi kebutuhan zat besi ibu, yang mungkin akan hilang saat persalinan.

6. Tambahkan multivitamin

Selain memenuhi kebutuhan nutrisi dengan makanan yang sudah disebutkan, kamu juga perlu mengonsumsi multivitamin. Multivitamin akan memenuhi kebutuhan mikronutrien (nutrisi dalam arti luas) yang memiliki peran penting dalam kesuburan.

Kekurangan multivitamin dapat berdampak buruk pada kemampuan untuk hamil. Jika kamu ingin mendapatkan hasil yang maksimal, cobalah untuk mengonsumsi suplemen multivitamin yang juga mengandung asam folat. Ini akan membantu kamu lebih siap menunggu kehamilan.

Baca Juga: Benarkah Tes Kehamilan di Malam Hari Hasilnya Tidak Akurat? Ini Jawabannya

Imbangi makanan penyubur kandungan dengan gaya hidup sehat

Jika sudah mencoba makan makanan yang lebih sehat dan mendukung kesuburan, cobalah untuk mengubah gaya hidup. Beberapa gaya hidup jika diubah akan membuatmu lebih sehat dan siap hamil.

Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang perlu kamu lakukan:

  • Kurangi kafein. Dilansir dari Healthline, ada baiknya mempertimbangkan membatasi asupan kafein hanya satu atau dua cangkir kopi per hari, agar lebih aman untuk kesuburan.
  • Hindari alkohol berlebih. Sebuah studi menemukan bahwa minum minuman alkohol dalam jumlah tertentu dikaitkan dengan waktu yang lebih lama untuk hamil.
  • Kurangi karbohidrat olahan. Misalnya pasta atau roti, karena dapat meningkatkan insulin, di mana ini akan membuat tubuh lebih sedikit memproduksi hormon dan akan berpengaruh pada kematangan sel telur dan ovulasi.

Demikian beberapa jenis makanan penyubur kandungan serta beberapa perubahan gaya hidup yang perlu dilakukan, jika kamu ingin segera hamil.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline, diakses 12 Desember 2020
16 Natural Ways to Boost Fertility
Health.harvard.edu, diakses 12 Desember 2020
Fertility and diet: Is there a connection?
American Pregnancy Association, diakses 12 Desember 2020
Pre-pregnancy Diet for Increasing Your Fertility

    register-docotr