Kehamilan

Berbahayakah Flek Saat Hamil? Yuk Mari Dipahami Agar Tak Keliru!

August 27, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Banyak ibu hamil yang menganggap bahwa flek saat hamil sebagai menstruasi. Hal tersebut pastinya membuat para ibu hamil menjadi khawatir. Jadi manakah flek yang berbahaya dan manakah yang normal?

Baca Juga: Keguguran Tanpa Pendarahan, Apa Mungkin? Ini Dia Penjelasannya!

Penyebab flek saat hamil

Flek saat hamil merupakan bercak perdarahan ringan yang keluar dari vagina, hal ini bisa terjadi selama masa kehamilan terutama di trimester pertama. Ada beberapa penyebab yang menyebabkan keluarnya flek saat hamil, antara lain:

Pendarahan implantasi

Penyebab flek saat hamil yang umum terjadi adalah pendarahan implantasi. Biasanya terjadi pada 6-12 hari setelah pembuahan. Hal ini menjadi tanda bahwa embrio (sel telur yang telah dibuahi) ditanamkan ke dinding rahim. 

Flek yang keluar biasanya hanya sedikit dan berwarna merah muda terang hingga coklat tua. 

Pendarahan implantasi juga hanya berlangsung selama beberapa jam hingga 3 hari, dan biasanya akan berhenti sendiri. Kondisi ini juga merupakan salah satu gejala awal kehamilan. 

Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi sperma menempel di luar rahim. Kondisi seperti ini ditandai dengan munculnya flek atau perdarahan yang lebih berat daripada perdarahan implantasi. 

Selain itu biasanya dialami bersamaan dengan gejala lain seperti sakit perut atau nyeri panggul, pusing hingga terasa akan pingsan, serta adanya tekanan pada dubur. Sebaiknya hubungi dokter jika mengalami gejala-gejala seperti di atas.

Keguguran

Flek juga dapat disebabkan karena mengalami keguguran dan biasanya terjadi pada usia kehamilan 13 minggu. Jika sedang hamil dan mengalami perdarahan berwarna merah atau coklat terang, baik yang disertai kram atau tanpa kram, segera hubungi dokter.

Tidak hanya itu saja, keguguran juga bisa diawali dengan gejala-gejala lain, seperti sakit punggung yang ringan sampai berat, keluar lendir berwarna putih pink, rasa kram atau kontraksi, serta keluar jaringan seperti gumpalan.

Ciri-ciri flek saat hamil yang berbahaya

Pada dasarnya flek ketika hamil adalah sesuatu yang wajar terjadi, tetapi pada beberapa kondisi dapat membahayakan ibu dan janin bahkan dapat mengancam nyawa. Inilah beberapa ciri flek yang berbahaya, antara lain:

Pendarahan yang semakin banyak

Ketika mengalami pendarahan yang banyak atau semakin bertambah dari hari ke hari, menandakan adanya luka dan pelepasan jaringan di sekitar rahim yang cukup luas.

Kondisi seperti ini harus dievaluasi melalui pemeriksaan dokter dan USG. Kondisi ini juga bisa menjadi berbahaya jika saat diperiksa menunjukkan jaringan di sekitar kantung janin ikut terlepas bersamaan dengan darah yang keluar.

Adanya gumpalan bersamaan dengan darah

Ada beberapa ibu hamil yang mengalami flek berbentuk gumpalan menyerupai daging yang ikut keluar bersamaan dengan darah. Gumpalan ini harus dicurigai sebagai jaringan rahim atau bahkan kantung janin yang terlepas dan ikut keluar.

Jika mengalami kondisi seperti ini sebaiknya langsung menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Flek beserta kram perut

Jika kamu mengalami kram atau nyeri perut, kamu harus mewaspadainya. Kram perut ini bisa jadi menandakan adanya kontraksi rahim yang berusaha mengeluarkan jaringan kandungan dan dapat menjadi tanda awal dari keguguran.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
Berita Terkait
register-docotr