Kehamilan

Benarkah Olahraga Bisa Bikin Wanita Susah Hamil?

January 5, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo
feature image

Berolahraga memang punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Namun, apakah olahraga dapat berpengaruh pada kesuburan perempuan?

Ada sebuah penelitian yang menyebut jika jenis olahraga tertentu bisa berpengaruh ke tingkat kesuburan seorang perempuan.

Untuk mengetahui kaitan antara olahraga dan kesuburan perempuan, berikut ulasannya.

Penelitian terkait olahraga dan kesuburan perempuan

Sebuah studi kohort dari Norwegian University of Science and Technology (NTNU) menyelidiki hubungan antara aktivitas fisik, kesuburan dan paritas (jumlah anak).

Objek penelitian ini adalah beberapa ribu wanita Norwegia yang sehat. Para wanita ini direkrut untuk penelitian antara 1984 dan 1986 dan penilaian tindak lanjut terakhir mereka dilakukan antara 1995 dan 1997. 

Semua wanita yang berpartisipasi dalam keadaan sehat dan dalam usia subur, dan tidak ada yang memiliki riwayat masalah kesuburan.

Baca Juga : Apakah Ibu Hamil Boleh Olahraga Bersepeda? Ini Jawabannya

Hasil penelitian

Peningkatan frekuensi dan intensitas aktivitas fisik dikaitkan dengan peningkatan infertilitas, bahkan setelah para peneliti menyesuaikan analisis mereka untuk kemungkinan faktor lain.

Wanita yang aktif hampir setiap hari dalam seminggu 3,2 kali lebih mungkin menjadi tidak subur dibandingkan wanita yang tidak aktif. Wanita yang berolahraga ‘sampai kelelahan’ 2,3 kali lebih mungkin menjadi tidak subur daripada wanita yang olahraga santai. 

Hubungan antara aktivitas fisik dan kesuburan tidak signifikan untuk frekuensi atau intensitas latihan di bawah level ini. Pengaruh olahraga terhadap kesuburan lebih terlihat pada wanita di bawah usia 30 tahun.

Para peneliti menyimpulkan bahwa kesuburan dipengaruhi secara negatif oleh aktivitas fisik dengan intensitas dan frekuensi yang ekstrem. Mereka mengatakan bahwa hasil mereka bertentangan dengan penelitian lain, tetapi penelitian mereka menemukan hubungan antara olahraga berat dan kemandulan. 

Benarkah olahraga berat bisa sebabkan kemandulan?

Olahraga berat mungkin bisa membuat kamu kurang subur. Namun, studi kohort tersebut tidak dapat membuktikan bahwa olahraga berat menyebabkan kemandulan.

Meskipun penelitian khusus ini telah menemukan hubungan antara olahraga berat dan masalah kesuburan, hal ini mungkin disebabkan oleh faktor lain.

Misalnya, ada kemungkinan bahwa, terlepas dari berat badan mereka saat ini, para wanita yang paling banyak berolahraga mungkin melakukan diet rendah kalori, dan diet yang disengaja ini juga dapat memengaruhi kesuburan mereka.

Benarkah risiko sulit hamil saat berolahraga ekstrem?

Olahraga yang sangat intens, seperti berjam-jam sehari dapat mengganggu siklus menstruasi normal dan bahkan mempersulit implantasi embrio (karena menstruasi yang tidak teratur dapat membuat lapisan rahim menjadi kurang ramah).

Namun, masalah semacam ini jarang mempengaruhi wanita pada umumnya, kondisi ini jauh lebih umum di antara atlet profesional wanita. Bagaimana menjadi super fit dapat merusak kesuburan?

Sederhananya, jika kamu berolahraga berlebihan dan tidak cukup makan, itu dapat menyebabkan hilangnya menstruasi setidaknya selama tiga bulan, atau menstruasi yang tidak teratur dan berat yang mungkin hanya muncul beberapa kali dalam setahun.

Ini adalah kondisi yang cukup umum tetapi sedikit diketahui yang dikenal sebagai athletic amenorrhoea atau amenore atletik.

Baca Juga : Moms Wajib Tahu, Ini Dia Beberapa Olahraga yang Boleh dan Tidak Dilakukan saat Hamil !

Tips olahraga sehat tanpa memengaruhi kesuburan

Bagaimanapun, tubuh tetap memerlukan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk tetap sehat sekaligus subur dengan olahraga!

1. Penuhi kebutuhan gizi untuk cegah anemia

Darah adalah substansi penting dari kehamilan, dan sebagai seorang wanita kamu banyak menggunakannya saat berolahraga.

Otot mendapat nutrisi yang diantar oleh darah, dan rutinitas olahraga yang berat dapat menguras tubuh dan membuat kamu merasa lelah. Ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan kesehatan sel telur yang buruk, yang kemudian dapat menghambat kehamilan.

Jadi kamu harus mewaspadai anemia, gejalanya di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Kelemahan
  • Sesak napas
  • Denyut jantung cepat
  • Anggota badan dingin

2. Batasi durasi olahraga

Olahraga seharusnya membuat kamu merasa berenergi, bukan kelelahan. Jika berolahraga terlalu lama, tubuh kamu mungkin akan mengalami kelelahan yang kemudian dapat mengaktifkan hormon stres dan menyebabkan ketidakseimbangan dalam hormon seks.

Ini bisa membuat kamu lebih sulit untuk hamil. Jika kamu merasa tubuh terlalu lelah saat berolahraga, istirahatlah dan coba lagi nanti. Kurangi durasi olahraga menjadi satu jam atau kurang.

3. Pertahankan berat badan yang sehat

Berat badan berlebih dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan masalah ovulasi. Jadi, jika kamu kelebihan berat badan dan berencana untuk hamil, kamu dapat meningkatkan peluang hamil dengan melakukan pola makan sehat dan rencana olahraga teratur. 

Namun, kekurangan berat badan dan tidak memiliki cukup sel lemak juga dapat menyebabkan kemandulan karena menghambat kemampuan tubuh untuk memproduksi estrogen, yakni hormon yang penting untuk ovulasi.

Selain fluktuasi berat badan yang teratur, cobalah untuk menjaga berat badan seimbang dengan pola makan dan diet sehat.

4. Lakukan olahraga intensitas sedang

Beban berat berdampak pada sistem endokrin dan dapat memengaruhi hormon yang bertanggung jawab atas siklus menstruasi yang sehat.

Jadi, jika kamu sedang mencoba untuk hamil dan ingin mempertahankan siklus menstruasi yang teratur, lakukan olahraga pada tingkat sedang.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Norwegian University of Science and Technology. Diakses pada 4 Desember 2020. Hard workouts — reduced fertility

NHS. Diakses pada 4 Desember 2020. Exercise linked to fertility

ABC News. Diakses pada 4 Desember 2020. Exercising too much could affect fertility in young, healthy women, expert warns

Parents. Diakses pada 4 Desember 2020. Can too much exercise affect fertility?

Motherly. Diakses pada 4 Desember 2020. Can too much exercise make it harder to get pregnant?

    register-docotr