Kehamilan

7 Jenis Suplemen yang Bisa Dukung Program Hamil Sukses

May 20, 2021 | Fitri Chaeroni | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Kamu dan pasangan tengah mendambakan kehadiran buah hati dan menjalani program hamil? Ada baiknya kamu mulai perubahan setidaknya mulai dari 6 bulan sebelum hamil.

Salah satunya kamu dapat mulai mengonsumsi beberapa jenis vitamin yang baik untuk program kehamilan.

Vitamin ini tidak hanya dibutuhkan oleh wanita lho, tapi juga pasangan pria nya. Apa saja sih vitamin yang bagus dikonsumsi untuk mendukung program kehamilan? Ini ulasannya!

Vitamin yang bagus untuk pria dan wanita dalam program hamil

Berikut beberapa daftar suplemen yang bisa Moms dan pasangan konsumsi untuk bantu tingkatkan kesuburan dan mendukung proses kehamilan:

1. Asam folat

Melansir WebMD, kini banyak ahli menyarankan untuk memulai mengonsumsi vitamin prenatal dengan 400 mikrogram asam folat sebelum mencoba memiliki bayi.

Nutrisi penting ini mencegah cacat tulang belakang pada bayi yang sedang tumbuh. Vitamin asam folat baik dikonsumsi wanita karena diklaim meningkatkan hasil perawatan kesuburan.

Mengonsumsi suplemen asam folat sebelum konsepsi telah dikaitkan dengan peluang yang lebih besar untuk hamil, meningkatkan keberhasilan dengan perawatan kesuburan, dan mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi.

2. Vitamin B

Selain asam folat (vitamin B-9), kamu dan pasangan juga baiknya mengonsumsi vitamin B jenis lainnya. Ini baik dikonsumsi oleh pria maupun wanita.

Vitamin B diklaim bantu meningkatkan kesehatan sel telur dan mencegah infertilitas ovulasi, serta dapat meningkatkan kualitas sperma. 

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2007 menemukan bahwa wanita dengan kadar B-6 dalam darah lebih tinggi cenderung lebih subur.

3. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kualitas sel telur dan membantu kesehatan bayi begitu kamu hamil. Moms membutuhkan 200 miligram setiap hari selama kehamilan.

Selain itu, omega-3 juga baik dikonsumsi pria karena dapat meningkatkan motilitas sperma. Asam lemak omega-3 juga bagus untuk perkembangan otak dan mata bayi lho.

4. Vitamin D

Vitamin D juga mungkin menjadi salah satu jenis nutrisi yang akan disarankan dokter jika kamu sedang dalam program hamil. Sebab jika kamu kekurangan vitamin D, ada kemungkinan mengalami kesulitan untuk hamil.

Konsumsi vitamin D baik untuk pria maupun wanita karena dapat meningkatkan stimulasi ovarium dan kualitas air mani. 

Vitamin D memainkan peran penting dalam fungsi reproduksi baik wanita maupun pria. Penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat dikaitkan dengan kemandulan pada pria maupun wanita.

5. Vitamin C

Konsumsi vitamin C sangat disarankan untuk pria karena dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. 

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang dapat mengurangi kerusakan sel di seluruh tubuh, sekaligus meningkatkan penyerapan zat besi. 

6. Koenzim Q10 (CoQ10)

Coq10 telah terbukti meningkatkan kesuburan, terutama untuk wanita di atas 40 tahun. Nutrisi ini dapat mengoptimalkan kualitas telur hingga penebalan lapisan rahim (wanita dengan lapisan rahim tipis diprediksi bisa lebih sulit hamil).

Sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi Coq10 bersama dengan Clomid meningkatkan tingkat kesuburan untuk wanita dengan gangguan ovarium polikistik. Dosis yang dianjurkan bervariasi dari 150mg hingga 600 mg setiap hari.

7. Selenium

Bagi pria sangat penting untuk mendapatkan cukup nutrisi bernama selenium. Selenium yang rendah pada pria dapat menyebabkan kemandulan dengan menurunkan motilitas sperma dan kualitas air mani.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria yang sebelumnya tidak subur lalu menggunakan rejimen selenium dan vitamin E mengalami peningkatan motilitas sperma dan tingkat pembuahan yang jauh lebih tinggi.

Tips cepat hamil

Selain mendapatkan cukup nutrisi dari suplemen, ada beberapa hal yang harus Moms dan pasangan lakukan supaya bisa cepat hamil. Di antaranya:

  • Berhenti merokok: Merokok mempersulit Moms dan pasangan untuk hamil
  • Pantau berat badan: Kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan akan mempersulit Moms untuk hamil
  • Pelajari riwayat kesehatan keluarga: Adakah anggota keluarga yang memiliki anak yang lahir dengan cacat lahir, diabetes, gangguan kejang, atau masalah perkembangan? Sekarang saatnya mencari tahu dan memberitahu dokter ya Moms
  • Stop narkoba dan alkohol: Baik penggunaan narkoba maupun alkohol dapat berdampak buruk pada kesehatan reproduksi lho
  • Kurangi atau hentikan asupan kafein: Mengonsumsi lebih dari 500 miligram kafein (sekitar 3 hingga 4 cangkir kopi) setiap hari dapat menyebabkan masalah saat mencoba untuk hamil.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
register-docotr