Kehamilan

5 Fakta tentang Berat Badan Ideal dan Keberhasilan Program Kehamilan

May 12, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Kebanyakan orang sudah tahu bahwa kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan diabetes.

Tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa hal ini juga dapat mengurangi kesuburan dan kemungkinan untuk melahirkan bayi yang sehat.

Jika saat ini kamu sedang mencoba untuk hamil, ketahuilah bahwa semakin ideal berat badanmu, maka semakin besar pula peluang program kehamilanmu untuk berhasil.

Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Saffron Saat Program Hamil, Sudah Tahu Belum?

1. Menentukan berat badan ideal

Menurut Nutrition.org.uk, indeks massa tubuh (IMT) bisa dijadikan angka rujukan untuk menentukan berat badan ideal seseorang.

Kamu bisa memakai kalkulator atau aplikasi indeks massa tubuh online, untuk menghitung IMT sebelum hamil, dan menentukan apakah berat badanmu sudah ideal atau belum.

2. Berat badan sehat dan kesuburan pada wanita

Memiliki berat badan yang tidak sehat, baik kegemukan maupun sebaliknya, dapat mempengaruhi kesuburan wanita karena bisa menyebabkan:

  1. Ketidakseimbangan hormonal.
  2. Masalah dengan ovulasi (melepaskan sel telur dari ovarium).
  3. Gangguan haid.
  4. Ini juga dapat menyebabkan kesulitan dengan reproduksi terbantu, seperti fertilisasi in-vitro (IVF), induksi ovulasi, dan injeksi sperma intrasitoplasma (ICSI).
  5. Obesitas juga dikaitkan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS), penyebab umum dari kesuburan rendah atau infertilitas.

Dibandingkan dengan wanita dalam kisaran berat badan sehat, wanita yang memiliki kekurangan berat badan, juga mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil dibandingan wanita dengan berat badan yang sehat.

3. Pengaruh berat badan terhadap kesuburan pria

Dilansir dari Better Health, kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat menurunkan kesuburan seorang pria. Ini kemungkinan karena kombinasi faktor termasuk masalah hormon, masalah ereksi, dan kondisi kesehatan lain yang terkait dengan obesitas.

Penurunan berat badan pada pria yang kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma secara signifikan.

Mencapai berat badan yang lebih sehat setidaknya tiga bulan sebelum pembuahan, dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan program hamil. Ini karena sperma membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk berkembang secara sehat dan berkualitas dalam tubuh seorang pria.

Baca juga: Ladies, Sudah Idealkah Berat Badan Kamu? Begini Cara Menghitungnya

4. Kaitan antara kegemukan dan kesehatan kehamilan

Semakin kamu mendekati berat badan yang sehat sebelum hamil, ini dapat meningkatkan kemungkinan bayi menjadi sehat saat lahir dan dewasa.

Penelitian juga telah menemukan bahwa obesitas mengurangi angka kehamilan dan kelahiran hidup pada wanita yang mengikuti program bayi tabung.

Obesitas dan kelebihan berat badan selama kehamilan juga dikaitkan dengan sejumlah komplikasi kehamilan. Ini termasuk peningkatan risiko keguguran, tekanan darah tinggi, pre-eklamsia, diabetes gestasional, kelahiran caesar dan lahir mati.

Bayi yang lahir dari ibu yang kelebihan berat badan memiliki peningkatan risiko obesitas pada masa kanak-kanak dan dewasa serta masalah kesehatan jangka panjang lainnya.

5. Tips agar berat badan lebih sehat sebelum hamil

Jika kamu berencana untuk hamil, cobalah langkah-langkah berikut untuk mendapatkan berat badan yang lebih sehat sebelum memasuki masa kehamilan:

  1. Ikuti diet sehat seimbang
  2. Batasi makan makanan yang tidak sehat
  3. Hentikan minum minuman manis dan beralkohol, lalu ganti dengan minum air putih
  4. Gunakan piring yang lebih kecil untuk membantu mengurangi porsi makanan
  5. Bergeraklah setiap hari. Lakukan aktivitas fisik yang rutin seperti berjalan kaki ke toko, naik tangga, dan jalan kaki bersama teman.
  6. Kurangi waktu duduk dengan bangun secara teratur saat menggunakan komputer atau perangkat seluler, dan menukar waktu untuk aktivitas lain.
  7. Tetapkan tujuan berat badan yang realistis.
  8. Mulailah pola makan dan olahraga yang sehat bersama pasangan untuk meningkatkan peluang hamil dan memiliki bayi yang sehat.

Membuat perubahan gaya hidup ini akan membuat perbedaan pada kesehatan kamu secara keseluruhan, meskipun itu tidak menyebabkan penurunan berat badan.

Mulailah membuat perubahan ini sebelum kamu mulai mencoba untuk hamil, pertahankan selama kehamilan dan seterusnya.

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Nutrition.org.uk diakses pada 11 Mei 2021

Happy Family Organics diakses pada 11 Mei 2021

Better Health diakses pada 11 Mei 2021

    register-docotr