Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Covid-19

Di Asia Kasus COVID-19 Kembali Melonjak, Indonesia Aman?

Beberapa negara di Asia, yakni Thailand, Hongkong, Malaysia dan Singapura, mengalami lonjakan kasus COVID-19 pada 2025. Menindaklanjuti lonjakan tersebut, Kementrian Kesehatan RI telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor SR.03.01/C/1422/2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Peningkatan Kasus COVID-19 pada 23 Mei lalu. Masyarakat dimintai mewaspadai dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penularannya. BACA…

Mengenal Karakter Subvarian EG.5, Mutasi Omicron yang Mendominasi Infeksi COVID-19 di Dunia

Menyusul sejumlah negara lainnya, kasus infeksi COVID-19 di Tanah Air kembali naik. Pemerintah mewaspadai libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di mana akan terjadi banyak pergerakan masyarakat, berpotensi memicu lonjakan infeksi yang disebabkan oleh virus Corona subvarian EG.5 ini. Lalu seperti apa karakter subvarian EG.5 dan bagaimana tingkat penularannya? BACA JUGA: COVID-19 Kini Dinyatakan sebagai Sindemi dan Bukan…

COVID-19 (Virus Corona)

COVID-19 adalah penyakit yang sangat menular. Pada kasus yang parah, penyakit ini juga bisa menyebabkan kematian. Apa saja gejala yang muncul ketika terinfeksi virus Corona?

Jika Tak Juga Sembuh, Ini Pilihan Obat Batuk Kering yang Aman dan Ampuh! 

Batuk kering biasanya disertai dengan gatal pada bagian tenggorokan yang membuat sangat tidak nyaman. Kalau sudah seperti ini, kamu pasti mencari beberapa pilihan obat batuk kering yang tepat.  Ada banyak obat batuk kering yang bisa kamu konsumsi, baik obat medis modern ataupun herbal. Simak ulasan artikel ini untuk mengetahui obat medis modern ataupun herbal yang bisa meredakan batuk kering kamu, ya!  BACA JUGA: Batuk Tak Kunjung Sembuh? Ketahui Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya!  Mengenal batuk kering  Batuk sebenarnya merupakan cara atau mekanisme pertahanan tubuh untuk membersihkan pernapasan dan saluran lendir kita.   Batuk kering dalam istilah medis dikenal dengan batuk tidak produktif, karena tidak menghasilkan lendir/dahak namun terdapat iritasi pada paru-paru atau saluran pernapasan.  Ini bisa terjadi selama berminggu-minggu setelah kamu mengalami pilek atau flu. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan batu kering, seperti GERD, atau juga karena polusi udara.  Penyebab batuk kering   Lebih sering daripada tidak, batuk kering adalah hasil dari virus. Tidak jarang batuk kering berlanjut selama berminggu-minggu setelah pilek atau flu.  Penyebab umum batuk kering lainnya adalah sebagai berikut:   Gastroesophageal reflux disorder (GERD) adalah jenis refluks asam kronis yang dapat menyebabkan kerusakan pada kerongkongan. Iritasi pada kerongkongan dapat memicu refleks batuk.  Postnasal drip merupakan salah satu gejala flu dan alergi. Lendir yang menetes di bagian belakang tenggorokan mengaktifkan refleks batuk.  Alergi dan iritasi dapat memicu refleks batuk, memperpanjang waktu penyembuhan, atau menyebabkan produksi lendir yang berlebihan. Iritasi umum termasuk asap, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan.  Obat penghambat ACE, seperti enalapril dan lisinopril merupakan obat yang digunakan salah-satunya untuk mengobati darah tinggi (hipertensi) mempunyai efek samping menimbulkan batuk kering kronis pada sekitar 20 persen orang   Batuk rejan adalah infeksi saluran pernapasan menular yang menyebabkan batuk kering yang khas dengan suara “teriakan” saat terengah-engah. …