Jangan Asal Pasang, Begini Cara Tepat Penggunaan Kondom

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Berhubungan seksual berisiko membuat kamu terkena penyakit menular seksual serta kehamilan yang tidak diinginkan. Tapi, itu semua bisa dihindari dengan cara memakai kondom pada saat kamu berhubungan badan.

Berdasarkan data Planned Parenthood Federation of America, penggunaan kondom 98 persen efektif dalam mencegah kehamilan.

Selain itu, beberapa penyakit menular seksual akibat virus dan bakteri pun bisa kamu hindari seperti hepatitis B, herpes, HIV, human papilomavirus (HPV), chlamydia, gonore hingga sifilis.

Cara kerja Kondom

Dengan memakai kondom berarti kamu membuat penghalang fisik untuk mencegah sperma mencapai sel telur. Pertahanan yang diciptakan kondom akan memastikan pembuahan dan kehamilan tidak terjadi.

Kondom biasanya terbuat dari karet latex atau polyurethane yang tipis dan mengandung pelumas dan spermisida yang dapat menghancurkan atau merusak sperma.

Ada dua tipe kondom, yaitu untuk pria dan wanita. Penggunaan keduanya harus kamu lakukan sebelum terjadi kontak fisik dari kulit ke kulit.

Nah, untuk memastikan kamu memakai kondom dengan cara yang benar, simak tips berikut ini:

Cara memakai kondom pria

Saat melakukan hubungan seksual, kondom pria dipakai di penis untuk mencegah mani atau sperma memasuki vagina perempuan saat kamu ejakulasi.

Kondom harus dipakai saat penis dalam kondisi ereksi dan sebelum penis melakukan kontak dengan pasangan.

Untuk cara pakai kondom dengan benar, ikuti langkah berikut ini:

  • Buka pembungkus dengan hati-hati, pastikan kamu tidak merobek kondom.
  • Tahan ujung kondom di antara ibu jari dan telunjuk untuk memastikan dia berada di posisi yang benar dalam bentuk lingkaran.
  • Pastikan tidak ada gembung udara di ujung kondom. Jika tidak, kondom berpotensi robek saat kamu ejakulasi.
  • Tempatkan kondom di ujung penis.
  • Sambil menjepit bagian atas kondom, buka gulungan kondom di sepanjang penis yang sudah ereksi.
  • Apabila gulungan kondom tidak bisa dibuka, kemungkinan kamu memasangnya secara terbalik. Segera ganti dengan kondom baru karena bisa saja ada cairan sperma yang sudah menempel.
  • Pastikan kondom tetap menempel dengan baik saat kamu berhubungan seksual. Jika terlepas, hentikan kegiatan kamu dan pakailah kondom yang baru.

Setelah ejakulasi, segera tarik penis dari vagina secara hati-hati dan lepas kondom. Pastikan kamu tidak lagi melakukan kontak seksual setelah ejakulasi dan melepas kondom.

Bungkus kondom yang telah dipakai dengan tisu dan buang segera ke tempat sampah. Jangan buang kondom ke kloset karena bisa sebabkan mampet saluran tersebut yang berujung pada kerusakan lingkungan.

Cara memakai kondom wanita

Kondom wanita membuat kamu bisa membagi tanggung jawab untuk memilih tipe kontrasepsi yang akan digunakan dengan partner kamu.

Beda dengan kondom pria, kondom kaum perempuan ini bisa digunakan kapanpun sebelum berhubungan seksual, tapi harus tetap dipakai sebelum penis masuk atau menyentuh area vagina.

Untuk pemakaiannya, ikuti langkah berikut ini:

  • Keluarkan kondom wanita dari bungkus secara hati-hati supaya tidak tersobek.
  • Tempatkan ujung tertutup dari kondom ke vagina, tahan bagian dalam lingkaran yang lembut di antara jempol dan telunjuk atau jari tengah.
  • Gunakan tangan kamu yang lain untuk membuka bagian bibir vagina (labia) dan tempatkan bagian lingkaran kondom yang kamu pencet tadi ke vagina.
  • Tempatkan jari telunjuk atau jari tengah kamu, atau keduanya, di bagian ujung kondom yang terbuka sampai bagian dalam lingkaran dapat kamu rasakan dan dorong kondom sejauh mungkin ke arah rahim.
  • Pastikan bagian cincin lainnya berada di luar vagina.
  • Pastikan saat berhubungan seksual penis masuk ke dalam kondom. Jika bagian cincin yang luar sampai masuk ke dalam vagina, segeralah berhenti dan tempatkan lagi kondom pada posisi yang tepat.
  • Pastikan penis tidak masuk di antara kondom dan dinding vagina
  • Setelah berhubungan badan, putar kondom sedikit dan tarik ujug kondom untuk melepasnya dari vagina. Pastikan tidak ada sperma yang tercecer di bagian dalam vagina.

Setelah pemakaian, bungkus kondom dengan tisu dan buang ke tempat sampah, bukan ke toilet.

Pastikan hubungan seksual yang kamu lakukan tetap aman, ya! Dan jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter di Good Doctor untuk masalah seputar seksual dan alat kontrasepsi yang kamu alami.

  1. Familydoctor (2019) diakses 29 Mei 2020. https://familydoctor.org/condition/sexually-transmitted-infections-stis/#:~:text=These%20infections%20are%20usually%20passed,human%20papilloma%20virus%20(HPV).
  2. Plannedparenthood.org diakses 29 Mei 2020. https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/condom/how-effective-are-condoms
  3. Medicalnewstoday (2017) diakses 29 Mei 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/152833
  4. Nhs.uk (2018) diakses 29 Mei 2020. https://www.nhs.uk/conditions/contraception/how-do-i-use-condom/
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin