Kamus Penyakit

Jangan Diabaikan! Ini 6 Penyebab Telapak Kaki Sakit yang Jarang Disadari

June 3, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Telapak kaki sakit mungkin akan sangat terasa mengganggu, terutama jika kamu adalah seseorang yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Rasa nyeri pada telapak kaki bisa disebabkan oleh banyak hal. Satu pemicu yang paling umum adalah aktivitas yang berlebihan.

Saat terkena penyakit ini, kamu tentu akan sulit melakukan rutinitas harian. Ruang gerak menjadi terbatas, dan segala sesuatunya harus dicapai dengan susah payah. Ini dia enam penyebab telapak kaki sakit beserta cara mengatasinya.

1. Telapak kaki sakit karena diabetes

Pengidap diabetes lebih rentan terhadap luka di telapak kaki. Luka pada kaki pada penderita diabetes umumnya terjadi dalam waktu yang tidak sebentar. Pemicunya adalah kadar gula darah tinggi yang kemudian menyebabkan kerusakan saraf kaki.

Penderita neuropati diabetes adalah orang yang berisiko lebih tinggi mengalami luka pada telapak kaki. Gejalanya bisa berupa kesemutan, nyeri, atau bahkan mati rasa. Dalam beberapa kasus, luka ini bisa membuat kesulitan untuk berjalan.

Satu-satunya cara untuk menghilangkan luka ini adalah dengan mengontrol kadar gula darah. Cara lain mungkin bisa meredakannya, tapi tidak menyembuhkan secara total.

Baca juga: Jangan Khawatir! Ini 7 Cara Mengobati Luka Diabetes agar Lekas Pulih

2. Telapak kaki sakit karena bunion

Bunion adalah benjolan yang terdapat pada ruas sendi jempol kaki. Kondisi ini disebabkan oleh tekanan berlebih, misalnya penggunaan sepatu yang tidak sesuai ukuran. Ini dapat membuat ibu jari bergeser sedikit ke dalam.

Rasa sakit yang muncul bisa menyebar sampai ke telapak kaki, lho. Wanita lebih sering mengalami kondisi ini dari sepatu yang meruncing. Akibatnya, jari-jari kaki, terutama jempol, dipaksa untuk mengikuti bentuk sepatu dalam beberapa menit atau bahkan hitungan jam.

Gejala yang umum dirasakan adalah nyeri pada ibu jari saat berjalan dan sulit untuk menggerakkannya. Mengompres dengan air dingin bisa mengurangi peradangan yang terjadi, setidaknya untuk sementara waktu.

3. Plantar fasciitis

Plantar fasciitis adalah penyebab paling umum dari rasa sakit pada tumit atau ujung telapak kaki. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, kondisi ini bisa terjadi saat plantar fascia (jaringan yang menghubungkan jari dengan tumit) mengalami peradangan.

Belum ada yang bisa memastikan apa penyebab utama dari plantar fasciitis. Hanya saja, ada sejumlah faktor yang bisa memicu rasa sakit tersebut, yaitu otot betis yang mengencang (kram), olahraga lari, dan terlalu lama berdiri.

Metode penyembuhan terbaik adalah mengistirahatkan kaki dengan tidak beraktivitas. Dengan kata lain, kamu perlu menghabiskan satu hari penuh di rumah. Rasa sakit bisa saja kembali muncul saat kaki dipaksa untuk beraktivitas.

Krim dan obat anti peradangan bisa meringankan rasa nyeri. Tapi jika kondisinya tak membaik, tidak perlu ragu untuk mendatangi dokter. Bedah ortopedi dan suntikan steroid adalah dua penanganan yang umum dilakukan untuk gejala telapak kaki sakit yang satu ini.

4. Infeksi metatarsalgia

Telapak kaki sakit bisa disebabkan oleh metatarsalgia, yaitu peradangan yang terjadi pada metatarsal, area di antara telapak dengan jari. Pemicunya hampir sama seperti bunion, yaitu adanya tekanan berlebih pada telapak kaki saat menopang tubuh.

Gejala yang dirasakan bisa berupa mati rasa, atau sensasi nyeri yang menusuk seperti seolah-olah ada batu di antara jari kaki. Gejala ini bisa semakin buruk seiring waktu berjalan.

Meski bisa sembuh dengan sendirinya, mengistirahatkan kaki dan mengompresnya dengan air dingin bisa meredakan rasa sakit yang ada.

Baca juga: Kutu Air di Kaki Bikin Risih? Atasi dengan Cara Ampuh Ini

5. Adanya taji tumit

Salah satu penyebab telapak kaki sakit yang jarang disadari adalah taji tumit, atau yang juga bisa disebut dengan heel spur. Kondisi ini disebabkan oleh perkembangan kalsium yang masif, memicu terjadinya benjolan.

Berbeda dengan gejala lainnya, benjolan pada taji tumit lebih keras, karena berisi endapan kalsium.

Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba, sehingga tidak ada gejala yang muncul di awal. Taji tumit sendiri dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti ketegangan pada ligamen dan otot yang terlalu lama, obesitas, atau sepatu yang terlalu sesak.

Sama seperti nyeri telapak kaki lainnya, rasa sakit pada heel spur juga bisa diredakan dengan beristirahat dari segala aktivitas, konsumsi obat pereda peradangan, dan kompres menggunakan air dingin.

6. Kapalan atau mata ikan

Penyebab terakhir dari telapak kaki sakit yang biasa dialami kebanyakan masyarakat Indonesia adalah kapalan atau mata ikan. Kondisi ini berupa menebalnya kulit pada telapak kaki yang dipicu oleh gesekan atau tekanan secara intens.

Pada umumnya, keadaan ini tidak berbahaya. Bahkan jika tidak diobati, tidak akan menjadi masalah. Hanya saja, pada beberapa kasus, kapalan bisa menyebabkan rasa nyeri tak tertahankan pada telapak kaki, terutama saat beraktivitas.

Nah, itulah enam penyebab telapak kaki sakit yang umum dijumpai di masyarakat Indonesia. Tetap jaga kesehatan kaki dan gunakan sepatu yang pas agar tidak mengalami salah satu kondisi di atas, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

  1. Medical News Today, diakses 22 Mei 2020, Ten common foot problems.
  2. Mayo Clinic, diakses 22 Mei 2020, Foot pain causes.
  3. American Academy of Orthopaedic surgeons, diakses 22 Mei 2020, Plantar Fasciitis and Bone Spurs

    register-docotr