Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Ketahui Dulu Manfaat dan Risikonya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Bukan rahasia lagi bahwa kopi adalah minuman yang paling banyak penggemarnya. Sayangnya, kafein yang terdapat dalam kopi membuat sebagian orang, termasuk ibu hamil, khawatir untuk mengonsumsinya. Maka, tak heran jika banyak yang melarang ibu hamil minum kopi.

Pasti banyak juga yang bertanya, apakah kopi berbahaya bagi sang ibu dan janin? Agar Moms tidak penasaran, simak artikel di bawah ini!

Bolehkah ibu hamil minum kopi?

Sama seperti kondisi normal, ibu hamil minum kopi tentu saja boleh. Asalkan dengan porsi yang tidak berlebih. Moms bisa meminum dua cangkir kopi setiap harinya dengan kandungan kafein tak lebih dari 200 mg.

Perlu diingat bahwa 200 mg adalah batas konsumsi kafein dari berbagai macam sumber makanan dan minuman. Ketika sudah mengonsumsi kafein lebih dari jumlah tersebut, maka ibu hamil tidak boleh meminum kopi. Selain kopi, kafein terdapat di dalam teh, minuman berenergi, dan cokelat.

Meminum kopi dengan melebihi dosis tersebut dapat memengaruhi pertumbuhan bayi yang masih di dalam kandungan. Bayi berisiko lahir dengan berat badan di bawah rata-rata. Selain itu, bayi juga rentan mengalami masalah kesehatan saat usianya semakin bertambah.

Konsumsi kafein berlebih juga dapat membuat ibu hamil mengalami keguguran. Namun tingkat risiko keguguran akibat kafein masih terbilang cukup rendah.

Apakah kopi bermanfaat bagi ibu hamil?

Jika dikonsumsi dengan benar, kopi justru bisa memberi manfaat. Bagi banyak orang, kafein dalam kopi bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan energi. Manfaat ini juga tentunya akan dirasakan ketika ibu hamil minum kopi.

Kopi juga bisa membuat suasana hati ibu hamil menjadi lebih tenang dan lebih rileks. Selain manfaat tersebut, belum ditemukan adanya manfaat khusus kopi bagi ibu hamil. 

Untuk sekadar memuaskan rasa ngidam, sesekali minumlah kopi. Namun, tetap perhatikan jumlah kandungan kafein dalam secangkir kopi yang Moms minum.

Risiko minum kopi berlebihan selama hamil

Selain memberi manfaat, kafein juga bisa mendatangkan risiko saat ibu hamil minum kopi. Apalagi, ibu hamil mencerna kafein lebih lambat dari biasanya. Akibatnya, ibu hamil lebih berisiko mengalami sakit perut dan diare setelah minum kopi.

Kafein dalam kopi juga dapat membuat detak jantung dan tekanan darah tidak stabil. Hal ini dapat menimbulkan rasa gelisah dan cemas setelah ibu hamil minum kopi.

Selain itu, konsumsi kafein berlebihan dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Hal ini menyebabkan berkurangnya kadar cairan dalam tubuh Moms hingga menimbulkan dehidrasi. 

Jika dikonsumsi berlebihan, kafein pun dapat menyebabkan perubahan pola pergerakan bayi di dalam kandungan.

Tips mengurangi konsumsi kopi saat hamil

Ibu hamil minum kopi memang tidak dilarang, tetapi perlu diperhatikan seberapa banyak kadar kafein yang diterima tubuh. Untuk menghindari efek samping dari kafein, mengurangi konsumsi kopi adalah cara terbaik. Berikut beberapa tips bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi kopi.

1. Apa yang membuat Moms suka kopi, kafein atau rasanya?

Cobalah cari tahu apa yang sebenarnya membuat Moms suka meminum kopi. Jika suka kopi karena rasanya, Moms bisa mencoba memakan makanan yang rasanya seperti kopi. Misalnya memakan kue tiramisu untuk mengurangi ngidam kopi.

Jika menyukai kopi karena setelah meminumnya jadi lebih bersemangat, artinya yang disukai adalah kafein. Untuk mengurangi konsumsi kopi, Moms bisa mencari sumber makanan sehat yang dapat memberi tubuh energi. 

Makanan dengan protein tinggi seperti keju, telur, dan kacang-kacangan bisa dijadikan alternatif karena memberi banyak energi. Ini adalah cara terbaik untuk mengganti asupan kafein. Selain mendapat energi lebih banyak, protein juga dapat menjaga kadar gula darah agar stabil.

2. Kurangi konsumsi kopi secara bertahap

Melarang diri untuk tidak meminum kopi selama hamil mungkin tidak mudah. Maka, cara yang dapat Moms lakukan adalah mengurangi jumlah konsumsinya.

Jika sebelumnya Moms bisa meminum sampai dua cangkir sehari, cobalah menguranginya menjadi satu cangkir saja. Kemudian, Moms bisa mengurangi konsumsi lagi dengan tidak meminum kopi setiap hari.

Sambil mengurangi porsinya, cobalah kopi dengan kadar kafein lebih rendah. Paling tidak, Moms bisa menambahkan susu untuk mengurangi kadar kafein dalam secangkir kopi.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar ibu hamil minum kopi? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

Healthline (2018). Diakses pada 29 Juli 2020. Caffeine During Pregnancy: How Much Is Safe?

What To Expect (2020). Diakses pada 29 Juli 2020. Can You Drink Coffee While You’re Pregnant?

Baby center (2018). Diakses pada 29 Juli 2020. Is it safe to drink coffee during pregnancy?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin