Tersiksa karena Gatal? Coba Cara Menghilangkan Kutu Rambut Ini, Yuk!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Kutu yang bersarang di rambut tentu sangat mengganggu. Bukan cuma menimbulkan gatal, tetapi juga bikin tak percaya diri. Kalau sudah seperti itu, tentu kita harus menemukan cara menghilangkan kutu rambut.

Biasanya, kasus kutu rambut ini sering kita jumpai pada anak-anak. Kalau sudah menemukan anak terus menerus menggaruk kepalanya, pasti orang tua mulai panik.  

Ada berbagai cara menghilangkan kutu rambut, mulai dari menggunakan bahan alami atau juga bahan kimia. Berikut ini ulasan lengkapnya untuk kamu.

Tentang kutu rambut yang bisa memicu gatal

Sebelum kita masuk pada cara mengatasi kutu rambut, penting juga untuk mengetahui apa sebenarnya serangga parasit satu ini. 

Kutu rambut atau pediculus humanus capitis adalah serangga parasit tanpa sayap yang hidup dengan memakan darah dan kulit kepala.

Kutu rambut sendiri memiliki tiga bentuk, yaitu: 

  • Nits, yang merupakan telur kutu. Terlihat seperti titik-titik kuning, cokelat, atau cokelat kecil sebelum menetas. Biasanya berada di dekat kulit kepala, di mana suhunya sempurna untuk tetap hangat sampai menetas
  • Nimfa, yang merupakan kutu yang belum matang, berwarna keabu-abuan
  • Kutu dewasa, yang sudah dewasa dan seukuran biji wijen, memiliki enam kaki, dan berwarna kecoklatan sampai putih keabu-abuan. Kutu dewasa dapat hidup hingga 30 hari di atas kepala seseorang. Siklus hidup ini berulang setiap 3 minggu

Banyak yang salah kaprah dengan mengatakan bahwa ketika kita memiliki kutu rambut, itu berarti kita seseorang yang jorok.

Pernyataan ini tidak selalu benar karena kutu adalah parasit. Mereka membutuhkan darah untuk hidup dan tidak peduli apakah seseorang itu bersih atau kotor.

Kutu. Sumber gambar: Pixabay.com

Mengapa bisa ada kutu rambut di kepala?

Kutu hanya bisa bertahan hidup di luar kepala selama 24 jam, kamubisa tertular kutu karena adanya kontak langsung.

Misalnya, seseorang yang kita kenal ternyata memiliki kutu, kemungkinan kamu dapat tertular dan menularkan juga kepada keluarga. 

Ada juga beberapa situasi yang membuat kamu bisa memiliki kutu, seperti:

  • Pemakaian barang yang sama dengan seseorang yang memiliki kutu, seperti topi, sisir, dan handuk
  • Berbaring di ranjang, selimut, karpet yang baru-baru ini berhubungan dengan seseorang yang memiliki kutu
  • Kontak kepala-ke-kepala, ini bisa terjadi ketika anak-anak bermain atau berada di sekolah

Gejala kutu rambut

Biasanya ketika kamu mempunya kutu rambut, ada beberapa gejala yang kamu rasakan, seperti:

  • Rasa gatal kulit kepala yang ekstrem
  • Perasaan seperti ada sesuatu yang merangkak di kulit kepala
  • Ada luka dan keropeng di kulit kepala

Berbagai cara untuk menghilangkan kutu rambut

Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan kutu rambut yang sangat mengganggu. Mulai dari menggunakan obat bebas yang dijual di apotek atau juga cara alami.

Agar kutu rambut benar-benar hilang, kamu perlu melakukan setidaknya melakukan perawatan sebanyak dua kali. Karena obat yang digunakan mungkin membunuh kutu dan telur kutu, tapi mungkin tidak membunuh telur yang baru menetas.

Penelitian menyebutkan bahwa waktu yang ideal untuk melakukan perawatan kedua adalah selang seminggu atau 9 hari setelah perawatan pertama. 

Berikut ini beberapa produk kimiawi yang bisa kamu gunakan untuk menghilang kutu rambut:

1. Produk obat yang dijual bebas

Kebanyakan produk obat yang dijual bebas atau obat over the counter (OTC) ini mengandung piretrin, senyawa kimia yang diekstrak dari bunga krisan yang beracun bagi kutu.

Cara menggunakannya juga mudah, kamu cukup keramas dengan sampo sebelum menggunakan salah satu dari produk ini. Penting juga sebelum menggunakannya, kamu membaca petunjuk berapa lama harus menggunakan obat ini di rambut. 

Beberapa produk OTC yang bisa kita digunakan untuk menghilangkan kutu rambut, seperti:

1. Permethrin (Nix)

Permethrin adalah versi sintetis dari pyrethrin. Permethrin tidak membunuh nits, dan perawatan perlu diulang sembilan sampai 10 hari setelah aplikasi pertama. Efek samping mungkin termasuk kemerahan dan gatal di kulit kepala.

2. Pyrethrin dengan aditif (Rid)

Dalam pengobatan OTC ini, piretrin dikombinasikan dengan bahan kimia lain yang meningkatkan efektivitasnya. Produk ini hanya membunuh kutu, bukan telur kutu, dan perlu diterapkan kembali sembilan hingga 10 hari setelah perawatan pertama.

Efek samping mungkin termasuk gatal dan kemerahan pada kulit kepala. Pyrethrin tidak boleh digunakan jika pada anak yang alergi terhadap krisan atau ragweed.

2. Obat dengan resep

Kutu rambut juga bisa resistensi terhadap obat OTC, atau juga ternyata produk tersebut tidak ampuh. Kalau sudah seperti itu, kamu bisa meminta resep dokter, biasanya dokter akan meresepkan produk berikut:

1. Benzyl alcohol (Ulesfia)

Walau tidak beracun bagi kutu, tapi obat satu ini bisa membunuh kutu dengan cara menutup udara bagi kutu.  Efek samping dari penggunaan obat ini seperti kemerahan dan gatal di kulit kepala. Obat ini juga tidak boleh digunakan pada anak di bawah 6 bulan.

2. Ivermectin (Sklice)

Mengandung racun bagi kutu dan bisa digunakan untuk anak di bawah 6 bulan. Cara pemakaiannya juga mudah, cukup gunakan setelah keramas, dan diamkan selama 10 menit kemudian bilas.

3. Spinosad (Natroba)

Obat ini membunuh kutu dan telur kutu dan biasanya tidak perlu perawatan berulang. Saat menggunakan Spinosad, pastikan rambut kamu kering, dan bilas dengan air hangat setelah 10 menit. Obat satu ini bisa digunakan untuk anak-anak berusia 4 tahun atau lebih.

4. Malathion

Obat satu ini memiliki kandungan alkohol yang tinggi, sehingga kalau kamu menggunakan obat satu ini, jangan menggunakan hair dryer atau di dekat api.

Untuk pengaplikasiannya, baluri ke seluruh rambut dan kulit kepala, setelah 8 atau 12 jam baru bilas dan keringkan secara alami.

Selain menggunakan obat-obatan, agar kutu benar-benar hilang, kamu juga bisa menggunakan cara-cara alami seperti berikut ini:

1. Menyisir basah

Menyisir basah dengan menggunakan sisir serit, menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan kutu. Menurut British Medical Journal Trusted Source, metode ini memiliki manfaat seperti membuat kutu lebih terlihat, dan membedakan mereka dari ketombe.

Kamu bisa menggunakan kondisioner atau minyak zaitun untuk membuat rambut basah. Sisir seluruh helai rambut dari kulit kepala hingga ujung rambut, setidaknya 2 kali. 

Proses ini harus kamu ulangi setiap 3 hingga 4 hari dalam beberapa minggu. 

2. Menggunakan minyak esensial

Ada beberapa minyak esensial yang telah terbukti efektif untuk membasmi serangga parasit satu ini dengan membuatnya mati lemas. 

Beberapa minyak esensial yang bisa kamu gunakan seperti:

  • Minyak lavender
  • Minyak eucalyptus
  • Minyak peppermint 
  • Minyak adas manis

Campurkan 2 ons minyak zaitun dengan 15 hingga 20 tetes minyak esensial. Oleskan campuran ini ke kulit kepala menggunakan bola kapas. Biarkan di kulit kepala dan rambut semalaman, setidaknya 12 jam. Sisir dan keramas, bilas, dan ulangi.

Tidak ada penelitian yang cukup untuk memastikan bahwa minyak esensial aman untuk anak-anak.

3. Membersihkan area rumah

Sebagai tindakan pencegahan, jika kamu memiliki kutu adalah membersihkan peralatan yang telah digunakan, bisa itu bantal, karpet, sprei, dan lain sebagainya. 

Cara yang efektif untuk membersihkan barang-barang rumah tersebut adalah cuci dengan air panas, setidaknya 130 ° F (54 ° C), masukkan ke dalam pengering panas selama 15 menit atau lebih.

Kamu juga bisa memasukkan benda-benda yang hendak dibersihkan ke dalam kantong plastik kedap udara dan biarkan selama dua minggu untuk membunuh kutu dan telur kutu.

Tidak lupa juga untuk membersihkan sisir dan aksesori rambut dengan merendamnya dalam air sabun yang panas selama lima hingga 10 menit. Bersihkan juga lantai dengan penyedot debu atau sapu hingga beberapa kali. 

Begitulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan kutu rambut, saat melakukan perawatan penting untuk kita memerhatikan arahan dengan cermat dan tepat. 

Punya pertanyaan lain seputar kutu rambut atau masalah kesehatan rambut dan kulit? Yuk, konsultasikan saja secara online dengan dokter ternaik kami. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

Mayo Clinic (2020), diakses pada 05 Mei 2020. Head Lice

Medicine Net (2019), diakses pada 05 Mei 2020. Head Lice Treatment, Symptoms, Home remedies

Kids Health (2019), diakses pada 05 Mei 2020. Head Lice 

Healthline (2018), diakses pada 05 Mei 2020. Home Remedies for Head Lice: What Works?

Healthline (2017), diakses pada 05 Mei 2020. How to Kill Head Lice

Good Housekeeping (2019), diakses pada 05 Mei 2020 Natural Remedies to Get Rid of Head Lice

The BMJ (2000), diakses pada 05 Mei 2020. Wet combing versus traditional scalp inspection to detect head lice in schoolchildren: observational study

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin