Penyakit Jantung

Sakit Dada Sebelah Kiri Tembus ke Belakang, Apakah Tanda Penyakit Jantung?

April 13, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sakit dada sebelah kiri tembus ke belakang belum tentu merupakan gejala dari penyakit jantung? Nyatanya, kondisi ini juga bisa terjadi akibat penyebab lain, salah satunya adalah heartburn.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar kondisi ini, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Awas! Ini 7 Komplikasi Akibat Hipertensi yang Patut Diwaspadai

Penyebab sakit dada sebelah kiri tembus ke belakang

Sakit dada atau punggung dapat terjadi akibat beberapa faktor. Meskipun demikian, dalam beberapa kasus kedua kondisi ini terjadi secara bersamaan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab sakit dada sebelah kiri hingga tembus ke belakang.

1. Serangan jantung

Penyebab pertama dari sakit dada sebelah kiri hingga tembus ke belakang adalah serangan jantung. Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jaringan jantung tersumbat.

Ini dapat disebabkan oleh pembekuan darah atau penumpukan plak di dinding arteri. Karena jaringan tidak menerima darah, ini dapat menyebabkan sakit atau nyeri pada bagian dada.

Terkadang, rasa sakit dapat menjalar ke bagian lain, seperti punggung, bahu, hingga leher. Beberapa gejala lain dari serangan jantung yang patut diwaspadai di antaranya adalah:

  • Perasaan tertekan atau sesak di bagian dada
  • Keringat dingin
  • Sesak napas
  • Pusing
  • mual

Serangan jantung memerlukan penanganan medis dengan segera. Sebab, semakin lama otot jantung kekurangan oksigen, semakin besar kemungkinan kerusakan yang terjadi secara permanen.

Baca juga: Mungkinkah Serangan Jantung Bisa Terjadi Disebabkan oleh Stres?

2. Angina

Angina adalah nyeri yang terjadi ketika jaringan jantung tidak mendapatkan cukup darah. Ini dapat disebabkan oleh aliran darah yang menurun akibat penumpukan plak di dinding arteri koroner.

Nyeri akibat angina juga bisa menjalar ke bahu, punggung, dan leher. Pada dasarnya, gejala angina dapat bervariasi pada pria ataupun wanita. Wanita mungkin saja juga merasakan nyeri di punggung, leher, atau perut.

Gejala lain dari angina dapat meliputi:

  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Mual

3. Heartburn

Sakit dada sebelah kiri lalu tembus ke belakang juga bisa disebabkan oleh heartburn. Heartburn terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus).

Heartburn dapat menyebabkan gejala tertentu, seperti sensasi panas yang menyakitkan pada dada, tepatnya di belakang tulang dada. Dikutip dari Healthline, terkadang, gejala tersebut dapat terasa di punggung atau perut.

Heartburn dapat memburuk setelah makan atau pada malam hari. seseorang juga mungkin saja merasakan rasa asam di mulut atau nyeri yang terasa semakin parah ketika berbaring atau membungkuk.

4. Sakit dada sebelah kiri tembus ke belakang disebabkan oleh perikarditis

Perikardium adalah lapisan tipis yang mengelilingi jantung, membantu untuk melindungi jantung. Ketika terjadi peradangan pada perikardium, kondisi ini dikenal sebagai perikarditis.

Perikarditis sendiri adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk infeksi dan kondisi autoimun.

Meskipun demikian, kondisi ini juga dapat terjadi setelah serangan jantung. Rasa sakit yang ditimbulkan oleh perikarditis dapat disebabkan oleh jaringan jantung yang bergesekan dengan perikardium yang mengalami peradangan.

Rasa sakitnya dapat menyebar ke punggung, bahu bagian kiri, hingga leher.

5. Aneurisma aorta

Aorta adalah arteri terbesar pada tubuh. Aneurisma aorta dapat terjadi ketika dinding aorta melemah akibat cedera atau kerusakan. Pada kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala. Akan tetapi, pada sebagian kasus nyeri dada atau punggung muncul sebagai gejala.

Sesak napas dan batuk adalah gejala lain dari aneurisma aorta yang perlu diwaspadai.

6. Cedera otot

Selanjutnya, cedera otot atau penggunaan berlebihan pada otot juga bisa menyebabkan nyeri dada dan punggung. Cedera bisa disebabkan oleh hal tertentu, misalnya saja terjatuh. Penggunaan otot yang berlebihan juga bisa menyebabkan nyeri.

Nyeri akibat cedera otot atau penggunaan yang berlebihan dapat memburuk ketika kamu menggerakkan area yang terkena.

7. Sakit dada sebelah kiri tembus ke belakang tanda kanker paru-paru

Nyeri pada bagian dada dan punggung juga dapat menjadi gejala dari kanker paru-paru. Meskipun nyeri dada adalah gejala umum dari kondisi ini, Dana-Farber Cancer Institute melaporkan sekitar 25 persen penderita kanker paru-paru juga mengalami nyeri punggung.

Nyeri punggung akibat kanker paru-paru dapat terjadi ketika tumor yang berada di paru-paru menekan tulang belakang. Kanker paru-paru juga bisa menyebabkan gejala lain, seperti:

  • Batuk terus-menerus
  • Sesak napas atau mengi (suara siulan bernada tinggi yang muncul saat bernapas)
  • Penurunan berat badan
  • Infeksi paru-paru, seperti pneumonia.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab sakit dada sebelah kiri hingga tembus ke belakang. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar kondisi ini, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Dana-Farber Cancer Institute (2018). Diakses pada 08 April 2021. Back Pain and Cancer: How Are They Related? 

Healthline (2019). Diakses pada 08 April 2021. What’s Causing Pain in the Left Side of My Chest? 

Healthline (2019). Diakses pada 08 April 2021. 10 Causes of Upper Back and Chest Pain 

Healthline (2019). Diakses pada 08 April 2021. 14 Causes of Chest and Back Pain 

    register-docotr