Penyakit Jantung

Agar Bersepeda Tak Jadi Bencana, Begini Cara Mencegah Serangan Jantung

August 9, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Saat ini, olahraga bersepeda sedang disenangi oleh masyarakat luas. Tetapi jangan salah ternyata bersepeda juga memiliki risiko terkena serangan jantung lho. Agar tidak terjadi, inilah cara mencegah serangan jantung saat bersepeda, simak yuk!

Baca Juga: Serangan Jantung Pada Anak Muda? Ini Penyebab dan Cara Pencegahannya!

Cara mencegah serangan jantung saat bersepeda

Secara umum, ada dua faktor yang menjadi pemicu serangan atau henti jantung saat bersepeda, yaitu sudah memiliki riwayat masalah jantung dan satu lagi karena berhadapan dengan pencetus serangan jantung. 

Berikut ini cara mencegah serangan jantung saat bersepeda yang dapat kamu lakukan antara lain:

Melakukan medical check up

Cara mencegah serangan jantung saat bersepeda yang pertama adalah melakukan medical check up atau konsultasi ke dokter tentang kesehatanmu terlebih dahulu sebelum bersepeda untuk mengetahui kondisi jantung kamu.

Hal ini dikarenakan serangan jantung saat bersepeda biasanya terjadi karena seseorang sudah memiliki predisposisi atau masalah jantung, seperti gangguan irama jantung. 

Jangan terlalu memaksa jantung bekerja

Kamu juga harus mengenali diri ini dan mengetahui kondisi tubuh kamu sebelum bersepeda. Selain itu kamu juga harus mengetahui porsi latihan yang sesuai dengan kemampuan tubuh kamu. 

Misalnya jika kamu merupakan pesepeda pemula, jangan memaksakan diri untuk bersepeda dengan porsi pesepeda handal. Sebaiknya kamu juga jangan menempuh jarak bersepeda yang terlalu jauh.

Hal ini dapat membuat terjadinya serangan jantung karena memaksa jantung untuk bekerja dengan intensitas yang terlalu keras karena belum terbiasa sebelumnya.

Jangan sampai tubuh dehidrasi

Hal yang harus diperhatikan sebelum mulai menggowes, pastikan kamu tidak mengalami dehidrasi. Kamu harus memiliki persediaan air minum yang cukup selama perjalanan agar terhindar dari dehidrasi. 

Hal ini dikarenakan dehidrasi merupakan salah satu penyebab terjadinya serangan atau henti jantung saat bersepeda. Selain itu, jika tubuh kamu dehidrasi akan membuat kerja jantung menjadi lebih berat. 

Menepilah jika sudah merasakan lelah

Saat bersepeda santai atau hanya bertujuan untuk menyehatkan badan, maka jangan terlalu berfokus pada kecepatan ingin sampai. Di tengah-tengah perjalanan, jika kamu sudah mulai merasakan lelah dan napas seperti terengah-engah, maka menepilah untuk beristirahat.

Istirahat sejenak bisa perlahan memulihkan kerja jantung dan menurunkan suhu tubuh. Ambil napas perlahan-lahan untuk mengembalikan irama jantung kamu.

Baca Juga: 6 Manfaat Bersepeda: Bisa Turunkan Berat Badan hingga Cegah Sakit Jantung

Manfaat bersepeda untuk kesehatan

Olahraga bersepeda merupakan salah satu latihan kardio terbaik bagi semua umur dan tipe tubuh. Selain membakar kalori, bersepeda dapat membantu kamu terhindar dari obesitas karena membakar lemak sehingga berat badan dapat terkendali.

Bersepeda juga dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular karena jantung akan berdetak lebih cepat dari biasanya. Tidak hanya untuk jantung saja tetapi ada beberapa manfaat bersepeda untuk kesehatan lainnya, antara lain seperti:

Meningkatkan kekuatan otot

Bersepeda ternyata dapat meningkatkan fungsi keseluruhan di tubuh bagian bawah dan memperkuat otot-otot kaki. Terutama bagian paha depan, glutes, paha belakang, dan betis.

Meningkatkan kesehatan mental

Dilansir dari Healthline, dengan berolahraga seseorang akan dapat meningkatkan suasana hati karena adanya pelepasan hormon adrenalin dan endorfin.

Olaharaga outdoor seperti salah satunya bersepeda akan membangun suasana hati yang berbeda dengan adanya pemandangan baru. Kamu bisa bersepeda sendiri sambil meluangkan waktu untuk diri sendiri dan menikmati suasana yang tenang sehingga hati lebih rileks.

Jika kamu memilih untuk bersepeda bersama-sama, kamu juga dapat menambah lingkaran sosial menjadi lebih luas dan membangkitkan suasana menyenangkan.

Membentuk dan memperkuat otot

Tidak hanya untuk membakar kalori, ternyata bersepeda juga dapat membantu kamu untuk membentuk dan memperkuat otot, khususnya otot di sekitar glutes, paha belakang, paha depan, dan betis.

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan otot yang lebih tinggi dibandingkan dengan dengan lemak sehingga tubuh kamu menjadi lebih bagus dan sehat.

Membantu pemulihan kanker

Bersepeda merupakan tambahan fantastis dalam perawatan jika kamu memiliki atau sedang dalam pemulihan dari kanker. Selain itu, bersepeda juga dapat membuat berat badan kamu tetap ideal dan bugar. 

Bahkan dengan bersepeda dapat mengurangi risiko kamu terkena jenis kanker tertentu, termasuk kanker payudara.

Dilansir dari Healthline, menurut penelitian dari 2019, jika kamu menderita kanker payudara dan tetap aktif bersepeda dapat membantu mengurangi efek samping dari pengobatan kanker, termasuk kelelahan, dan meningkatkan kualitas hidup kamu secara keseluruhan.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Berita Terkait
register-docotr