Kanker Lain

Kanker Kulit Kepala: Kenali Ciri-ciri dan Penyebabnya

February 24, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang berkembang sangat lambat, bisa tumbuh di area mana saja termasuk kepala. Pada banyak kasus, munculnya kanker kulit kepala sering tak disadari karena tertutup oleh rambut.

Lantas, apa saja hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit ini? Bagaimana ciri-cirinya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Kondisi kanker kulit kepala

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker paling umum dan dapat berkembang di area kulit mana saja, termasuk di sekitar kepala. Kondisi tersebut sering terjadi di area yang terpapar langsung sinar matahari.

Menurut sebuah penelitian yang terbit di Journal of the German Society of Dermatology, sekitar 13 persen kasus kanker kulit terjadi di kepala. Setidaknya ada tiga jenis kanker kulit yang umum terjadi, yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.

Faktor penyebab

Dikutip dari Healthline, penyebab utama semua jenis kanker di kepala adalah paparan ultraviolet dari sinar matahari. Jika kamu memiliki rambut tipis atau botak, risiko terkena kanker tersebut lebih besar.

Jika kamu hobi berjemur atau tanning untuk mendapatkan kulit lebih gelap nan eksotis, risiko terkena kanker bisa meningkat. Sangat penting melindungi kepalamu saat berada di luar ruangan agar tak terkena sinar matahari secara langsung, terutama di atas jam 12 siang.

Selain itu, kanker kulit kepala juga sangat rentan menyerang orang-orang dengan kondisi:

  • Memiliki warna kulit lebih cerah
  • Mempunyai kulit yang sensitif
  • Memiliki rambut pirang
  • Mempunyai anggota keluarga dengan riwayat kanker kulit (faktor keturunan)
  • Pernah menderita jenis kanker lain sebelumnya
  • Memiliki riwayat prosedur terapi radiasi untuk kanker
  • Mempunyai sistem kekebalan yang lemah (misalnya, penyakit HIV/AIDS)
  • Sedang menjalani perawatan khusus untuk gangguan kulit seperti psoriaris

Ciri-ciri kanker kulit kepala

Pada umumnya, gejala kanker kulit hampir sama dengan kondisi gangguan kulit lainnya. Ini yang membuat banyak orang tak menyadari jika telah terkena kanker kulit. Ciri-ciri kanker jenis ini dibedakan berdasarkan jenisnya, yaitu:

Karsionoma sel basal

Gejalanya bisa berupa:

  • Bercak atau ruam merah di kulit kepala yang mungkin disertai gatal
  • Lesi yang tampak mirip seperti bekas luka
  • Luka berdarah
  • Benjolan kecil berwarna merah muda

Karsinoma sel skuamosa

Kanker jenis ini lebih sering terjadi pada orang-orang dengan kulit yang cerah. Ciri-cirinya meliputi:

  • Benjolan di kulit kepala bertekstur keras
  • Bercak yang berkerak atau bersisik di kulit kepala
  • Pertumbuhan jaringan baru menyerupai kutil
  • Luka berdarah yang tak kunjung sembuh

Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang memiliki prevalensi terkecil tapi sangat mematikan. Kanker jenis ini sering berkembang dari tahi lalat yang tumbuh abnormal. Ciri-cirinya meliputi:

  • Tahi lalat yang berubah bentuk dan ukuran
  • Pertumbuhan atau perkembangan tahi lalat yang tak beraturan
  • Bintik cokelat besar baru di kulit

Centers for Disease Control and Prevention(CDC) membagikan tips untuk mendeteksi kanker kulit melanoma dengan rumus ABCDE, yaitu:

  • A untuk asimetris, berupa bentuk yang tidak beraturan pada tahi lalat
  • B untuk border, yaitu berupa pinggiran atau garis tepi yang tidak bulat pada tahi lalat
  • C untuk color, yaitu berupa warna dari tahi lalat yang tidak normal (selain hitam, cokelat, dan abu-abu)
  • D untuk diameter, apakah diameter dari tahi lalat itu sendiri lebih besar dari kacang
  • E untuk evolusi, yaitu perubahan-perubahan abnormal pada tahi lalat

Baca juga: Mengenal Penyakit Melanoma, Salah Satu Jenis Kanker Kulit Serius

Apakah bisa dicegah?

Cara terbaik untuk mencegah kanker di kulit kepala adalah dengan selalu mengenakan pelindung seperti topi saat berada di luar ruangan. Selain itu, kamu juga bisa melakukan beberapa hal, seperti:

  • Semprotkan spray tabir surya ke kulit kepala
  • Hindari penggunaan tanning bed
  • Batasi waktu beraktivitas di bawah sinar matahari

Gunakan cermin untuk melihat bagian atas dan belakang kulit kepala supaya mengetahui apakah ada perubahan atau tidak.

Jika perlu, periksakan kulit secara berkala ke dokter untuk menemukan potensi munculnya kanker sejak dini. Ini bisa membantumu menghentikan pertumbuhan lesi prakanker yang dapat berubah menjadi ganas.

Nah, itulah ulasan tentang kanker kulit kepala beserta penyebab dan ciri-cirinya. Untuk meminimalkan risikonya, kamu bisa menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disebutkan, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 16 Februari 2021, What You Need to Know About Skin Cancer on the Scalp.
  2. Verywell Health, diakses 16 Februari 2021, What Is Skin Cancer on the Scalp?
  3. Centers for Disease Control and Prevention, diakses 16 Februari 2021, What Are the Symptoms of Skin Cancer?
  4. Wiley Online Library, diakses 16 Februari 2021, Scalp tumors.

    register-docotr