Diabetes

Ramuan Teh yang Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah

August 11, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Terdapat banyak varietas teh yang bisa dikonsumsi, di mana beberapa di antaranya menawarkan manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat dari teh bisa didapatkan oleh orang dengan penyakit diabetes.

Hal ini dikarenakan, teh diketahui dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Nah, untuk mengetahui ramuan teh yang dapat menurunkan kadar gula darah yuk simak penjelasannya lebih lanjut berikut.

Baca juga: Mengenal Kaki Diabetes dan Langkah Penanganannya

Apa saja ramuan teh yang dapat menurunkan kadar gula darah?

Dilansir dari Healthline, teh merupakan minuman yang dibuat dengan merendam daun tanaman teh dalam air mendidih. Teh sendiri termasuk pilihan yang tepat bagi penderita diabetes karena bisa menjadi cara bebas karbohidrat untuk memberikan hidrasi dan antioksidan.

Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Julie Stefanski RDN, CDCES, menyimpulkan bahwa minum tiga cangkir teh atau lebih per hari dikaitkan dengan risiko diabetes yang rendah. Untuk itu, ramuan teh untuk menurunkan kadar gula darah perlu diketahui, yakni sebagai berikut.

Teh hijau

Mengonsumsi teh hijau dapat membantu mengurangi kerusakan sel, mengurangi peradangan, dan mengoptimalkan kontrol gula darah. Beberapa senyawa dalam teh hijau, termasuk epigallocatechin gallate atau EGCG, terbukti merangsang penyerapan glukosa ke dalam sel otot rangka.

Sebuah tinjauan dari 17 penelitian yang melibatkan 1.133 orang dengan dan tanpa diabetes menemukan bahwa konsumsi teh hijau secara signifikan dapat mengurangi gula darah puasa dan hemoglobin A1c atau HbA1c, penanda kontrol gula darah jangka panjang.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa minum teh hijau dapat membantu mengurangi kemungkinan terkena diabetes. Dalam penelitian tersebut, umumnya konsumsi teh hijau yang disarankan adalah 3 hingga 4 cangkir per hari.

Teh hitam

Teh hitam mengandung senyawa tanaman yang kuat, termasuk theaflavin dan thearubigins di mana memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan penurun gula darah. Sebuah penelitian pada hewan pengerat menunjukkan konsumsi teh hitam membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Penelitian lain pada 24 orang di mana beberapa di antaranya memiliki pradiabetes, menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman teh hitam bersama minuman manis secara signifikan menurunkan kadar gula darah dibandingkan kelompok kontrol.

Studi hewan pengerat menyarankan teh hitam di mana dapat mendorong sekresi insulin yang sehat dengan melindungi sel-sel pankreas yang mensekresi insulin.

Meski penelitian pada manusia belum menunjukkan hasil yang jelas, konsumsi teh hitam yang disarankan adalah 3 hingga 4 cangkir per hari.

Teh kembang sepatu

Teh kembang sepatu atau dikenal juga sebagai teh asam merupakan teh asam berwarna cerah yang terbuat dari kelopak tanaman Hibiscus sabdariffa. Kelopak kembang sepatu mengandung berbagai antioksidan polifenol, termasuk asam organik dan anthocyanin.

Mengonsumsi teh kembang sepatu telah terbukti memiliki banyak efek menguntungkan bagi kesehatan, mulai dari menurunkan tingkat tekanan darah hingga mengurangi peradangan.

Karena itu, minum teh kembang sepatu bisa membantu penderita diabetes mengontrol tingkat tekanan darahnya.

Satu studi pada 60 orang dengan diabetes menunjukkan bahwa minum 8 ons atau 250 mL teh kembang sepatu dua kali sehari selama 1 bulan dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

Teh kunyit

Kunyit termasuk rempah-rempah yang terkenal dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya yang kuat.

Sebuah studi menunjukkan bahwa kurkumin dalam kunyit mampu meningkatkan kadar gula darah sehat, meningkatkan sensitivitas insulin, serta meningkatkan penyerapan glukosa dalam jaringan.

Tinjauan terhadap penelitian pada manusia dan hewan ini menemukan bahwa asupan kurkumin dikaitkan dengan penurunan kadar gula darah dan lipid darah secara signifikan. Dalam ulasan tersebut juga mencatat bahwa asupan kurkumin dapat membantu mengurangi kerusakan sel.

Teh kunyit sendiri bisa dibuat di rumah menggunakan bubuk kunyit atau dibeli di toko makanan kesehatan. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, jangan lupa untuk menambahkan taburan lada hitam ke dalam teh kunyit.

Teh kamomil

Sebuah penelitian pada 64 penderita diabetes menemukan bahwa peserta yang minum 5 ons atau 150 mL teh chamomile yang dibuat dengan 3 gram chamomile sebanyak 3 kali sehari setelah makan selama 8 minggu mengalami penurunan kadar HbA1c dan level insulin.

Perlu diketahui, teh kamomil tidak hanya memiliki potensi untuk mengoptimalkan kontrol gula darah, namun dapat pula membantu melindungi tubuh terhadap stres oksidatif, yakni ketidakseimbangan yang dapat menyebabkan komplikasi terkait diabetes.

Baca juga: Apakah Diabetes bisa Diobati Sampai Sembuh Total?

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2020), diakses 10 Agustus 2021. Tea and Diabetes: Benefits, Risks, and Types to Try
  2. Medical News Today (2021), diakses 10 Agustus 2021. Tea, herbal infusions, and type 2 diabetes: What to know
  3. Everyday Health (2021), diakses 10 Agustus 2021. The 7 Best Teas for People With Diabetes
  4. National Library of Medicine (2013), diakses 10 Agustus 2021. Effect of green tea on glucose control and insulin sensitivity: a meta-analysis of 17 randomized controlled trials
    register-docotr