Menyusui

Jangan Sampai Basi, Intip 8 Langkah Menyimpan dan Menghangatkan ASIP Berikut

October 23, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Ada banyak situasi yang mengharuskan Moms menyimpan air susu ibu (ASI) untuk dijadikan stok. Bisa jadi karena Moms harus bekerja di luar rumah, atau sekadar untuk berjaga-jaga.

Menyimpan dan menghangatkan ASI perah (ASIP) sendiri perlu perhatian khusus. Tujuannya agar kandungan di dalamnya tidak rusak dan tetap bisa diterima dengan optimal oleh si Kecil.

Lalu bagaimana langkah menyimpan dan menghangatkan ASIP yang sebaiknya dilakukan?

Baca juga: Tak Hanya Menggemaskan, Yuk Intip Perkembangan Bayi 1 Bulan!

Alasan ASIP perlu disimpan dengan tepat

Dengan mengikuti langkah penyimpanan ASIP yang tepat, Moms dapat menjaga keamanan dan kualitas ASI perah untuk kesehatan si Kecil.

Ini penting karena, ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi berapa lama ASIP dapat disimpan dengan aman.

Mulai dari volume, suhu ruangan saat ASI diperas, fluktuasi suhu di lemari es dan freezer, serta kebersihan lingkungan,

Bagaimana cara menyimpan ASI yang sudah diperah?

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan aspek kebersihan telah terpenuhi. Jadi pastikan Moms sudah mencuci tangan dengan bersih, baik sebelum memerah ASI maupun saat hendak menyimpannya.

Selanjutnya seperti yang tercantum dari Womenshealth dan IDAI, langkah menyimpan ASI perah yang baik adalah sebagai berikut.

  1. Simpan ASI perah pada wadah penyimpanan yang telah dibersihkan. Moms dapat menggunakan botol kaca, atau kontainer plastik dengan tutup yang rapat dan bebas bisphenol A (BPA).
  2. Letakkan ASI perah ke dalam freezer, jika Moms tidak akan menggunakan ASI perah yang didinginkan dalam 4 hari ke depan, bekukan segera setelah pemompaan.
  3. Moms juga bisa menggunakan kotak pendingin berinsulasi dengan kantong es beku hingga 24 jam setelah pemompaan. Setelah itu, ASI perah harus disimpan di lemari es atau dibekukan.
  4. Pastikan wadah ASIP telah diberi label nama anak dan tanggal ASI diperah. Ini berfungsi memastikan bahwa ASIP yang dipakai adalah ASIP yang lebih lama.
  5. Jangan mencampurkan ASIP yang telah dibekukan dengan ASIP baru pada tempat yang sama.
  6. Putarlah kontainer ASIP agar bagian yang mengandung krim pada bagian atas tercampur merata.
  7. Jangan mengocok ASIP karena dapat merusak komponen penting dalam susu.
  8. Saat membekukan ASIP, sisakan ruang sekitar satu inci di bagian atas wadah karena ASIP bisa mengembang saat membeku.

Dilansir dari Cdc, agar kualitas ASI yang disimpan tidak mengalami banyak penurunan, jangan simpan ASIP di pintu lemari es atau freezer. Kandungan nutrisi di dalamnya dapat cepat rusak akibat perubahan suhu yang terjadi saat Moms membuka tutup pintu kulkas.

Baca juga: Ini Fakta Tentang Mitos Susu Formula yang Dianggap Tidak Sehat

Menghangatkan ASIP yang telah dibekukan

Saat ASIP dibekukan atau didinginkan, lemak yang terkandung di dalamnya menjadi cenderung terpisah di dalam botol.

Oleh sebab itu menghangatkan ASIP, atau setidaknya membawanya ke suhu kamar, dapat membantu Moms lebih mudah mengubah ASIP agar kembali ke konsistensi semula.

Langkah-langkah menghangatkan ASIP

Dilansir dari Healthline, berikut adalah cara yang perlu diterapkan saat Moms hendak menghangatkan ASIP untuk si Kecil:

  1. Ambil ASIP dari lemari es dan taruh di suhu ruangan
  2. Panaskan air menggunakan ketel, lalu tuang air hangat (tidak mendidih) ke dalam cangkir atau mangkuk
  3. Taruh kantong atau botol ASIP tertutup ke dalam mangkuk berisi air hangat tersebut
  4. Biarkan ASIP yang masih dalam tempatnya terendam di dalam air hangat selama 1-2 menit hingga mencapai suhu yang diinginkan
  5. Dengan tangan bersih, tuangkan ASIP ke dalam botol, atau, jika sudah ada di dalam botol, kencangkan dot botolnya
  6. Aduk ASIP (jangan dikocok) untuk mencampurkan lemak yang sebelumnya terpisah
  7. Sebelum menawarkan botol kepada si Kecil, uji suhunya terlebih dahulu. Moms dapat melakukannya dengan menuangkan sedikit cairan ke pergelangan tangan
  8. Untuk mencegah kuman masuk ke dalam susu, hindari memasukkan jari Moms ke dalam botol.

Oh ya, selain mengikuti cara di atas, Moms juga dapat menghangatkan ASIP dengan memegang kantong atau botol ASIP di bawah air yang mengalir. Akan tetapi cara ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan memerlukan air dalam jumlah yang cukup banyak.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

PENYIMPANAN ASI PERAH, https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/penyimpanan-asi-perah diakses pada 21 Oktober 2020

Proper storage and preparation of breast milk, https://www.cdc.gov/breastfeeding/recommendations/handling_breastmilk.htm diakses pada 21 Oktober 2020

Pumping and storing breastmilk, https://www.womenshealth.gov/breastfeeding/pumping-and-storing-breastmilk diakses pada 21 Oktober 2020

How to Safely Warm Breast Milk from the Refrigerator and Freezer, https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-warm-breast-milk diakses pada 21 Oktober 2020

 

 

    Berita Terkait
    register-docotr