Menyusui

Ini Lho 5 Manfaat Jika Kamu Menyusui di Malam Hari

May 30, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Moms yang baru saja melahirkan pastinya merasa lelah. Ini karena harus melalui masa penyembuhan dan harus memberikan ASI untuk Si Kecil, bahkan di malam hari. 

Tapi, Moms jangan menyerah dulu, karena ternyata memberikan ASI di malam hari jusrtu memberikan banyak manfaat loh. 

Manfaat memberikan ASI di malam hari

Di saat orang lain tertidur lelap, Moms masih harus berjuang memberikan kebutuhan ASI untuk Si Kecil. Meskipun lelah, tetapi perjuangan tersebut akan terbayar saat Moms mengetahui 5 manfaat memberikan ASI di malam hari berikut ini. 

1. Produksi prolaktin dan ASI di malam hari

Prolaktin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak. Prolaktin dikenal juga sebagai hormon yang membantu wanita menghasilkan ASI setelah melahirkan. 

Saat mulai menyusui, saraf di payudara akan mengirimkan sinyal ke otak untuk melepaskan prolaktin dan oksitosin. Sinyal ini akan membuat payudara memulai kembali produksi ASI. 

Dengan begitu siklus pembuatan dan keluarnya ASI saling bergantung. Selama Moms masih terus memberikan ASI, selama itu pula payudara akan mendapat sinyal untuk kembali memproduksi ASI. 

Sementara itu pada wanita menyusui, diketahui bahwa kadar prolaktin secara signifikan meningkat pada malam hari. Sehingga, ketika bayi membutuhkan ASI di malam hari, jumlah ASI tetap dapat memenuhi kebutuhan anak. 

2. Membantu pembentukan ritme sirkadian bayi

Ritme sirkadian adalah pola atau siklus bangun dan tidurnya manusia. Ritme ini terkait dengan metabolisme tubuh dan dipengaruhi oleh hal-hal seperti terang dan gelap. 

Otak akan menerima sinyal berdasarkan lingkungan sekitar. Ketika malam tiba, tubuh akan mengaktifkan hormon tertentu mengubah kondisi tubuh, merasa mengantuk dan begitu juga dengan kondisi sebaliknya. 

Bayi yang baru lahir belum memiliki ritme sirkadian seperti orang dewasa. Nah, di sinilah menyusui di malam hari dapat memengaruhi ritme sirkadian anak. 

Bayi membutuhkan waktu beberapa bulan untuk membentuk ritme tersebut. Dalam proses tersebut, bayi membutuhkan asupan melatonin, yang dikenal sebagai hormon pemicu tidur. 

Tahukah kamu jika ASI di malam hari mengandung banyak melatonin? Menurut Breastfeedingshefield, kandungan melatonin dari ASI malam hari akan membantu anak untuk membentuk ritme sirkadian mereka. 

Lama-kelamaan bayi akan membentuk ritme sirkadian. Setelah ritme terbentuk, anak akan belajar tidur lebih lama di malam hari. 

3. Membantu perkembangan otak anak

Selain kaya melatonin, ASI pada sore dan malam hari juga mengandung banyak triptofan. Triptofan juga menjadi salah satu pemicu tidur. Tetapi di luar itu triptofan juga membantu perkembangan otak. 

Karena triptofan adalah senyawa yang ikut berperan untuk pembentukan serotonin. Serotonin adalah hormon penting untuk fungsi dan perkembangan otak. 

Fakta lainnya, ASI malam hari juga mengandung asam amino yang meningkatkan sintests serotonin yang membuat otak bekerja lebih baik, menjaga suasana hati seseorang tetap baik dan membantu siklus tidur dan bangun seseorang. 

4. Membantu produksi ASI tetap berjalan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika produksi ASI berjalan seiring dengan jumlah ASI yang dikeluarkan. 

Alasannya, ketika ASI penuh, maka payudara akan mengirimkan sinyal untuk memperlambat produksi ASI. Di saat Moms tidak menyusui atau tidak memompa ASI di malam hari, payudara akan penuh dan lebih sedikit memproduksi ASI. 

Sebaliknya, jika payudara dikosongkan, produksi ASI akan kembali terjadi. Jika siklus ini dipertahankan, akan berpengaruh pada stabilnya produksi ASI dalam jangka waktu yang panjang. 

5. Dapat menjadi kontrasepsi alami

Ibu yang menyusui bayinya secara eksklusif pada siang dan malam ternyata bisa mendapatkan manfaat kontrasepsi alami. Ini berlaku bagi Moms yang memiliki bayi berusia di bawah 6 bulan. 

Alasannya, pemberian ASI dikaitkan dengan tingginya kadar prolaktin. Kadar prolaktin yang tinggi ini dapat mencegah ovarium berovulasi atau melepas sel telur. 

Karena itu, sangat kecil kemungkinan Moms hamil lagi jika memberikan ASI eksklusif pada bayi di siang dan malam hari. Dalam istilah medis, manfaat kontrasepsi alami ini disebut lactational amenorrhea method of birth control (LAM). 

Di saat prolaktin menurun, kesuburan Moms akan kembali. Jika di masa itu Moms sudah kembali aktif secara seksual, akan memungkinkan untuk hamil lagi. 

Demikian beberapa keuntungan tetap memberikan ASI di malam hari. Tetapi harus diingat, walau memberikan ASI di malam hari memberikan sejumlah manfaat, Moms juga tetap harus rutin memberikan ASI setiap beberapa jam sekali dalam 24 jam. 

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Verywellfamily.com, diakses 29 Mei 2021
Your Guide to Prolactin and Breastfeeding
JCEM, diakses 29 Mei 2021
The Nocturnal Rise of Human Prolactin Is Dependent on Sleep
Laleche.org.uk, diakses 29 Mei 2021
Breastfeeding at night
Breastfeedinginsheffield.co.uk, diakses 29 Mei 2021
5 cool things no one ever told you about nighttime breastfeeding
Dornsife.usc.edu, diakses 29 Mei 2021
Human breast milk may help babies tell time via circadian signals from mom

    register-docotr