Kesehatan Anak

Jangan Bingung saat Memilih Dokter Anak yang Cocok, Berikut 5 Tipsnya untuk Moms!

January 15, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Sebagai orang tua yang baru saja memiliki bayi, pastinya Moms mau si Kecil mendapatkan yang terbaik. Jadi serba pilih yang paling baik, termasuk dalam hal memilih dokter anak.

Jika Moms sedang membutuhkan tips memilih dokter anak yang cocok untuk si Kecil, yuk simak ulasannya berikut ini. Beberapa hal ini perlu Moms perhatikan sebelum memutuskan konsultasi dengan dokter anak. 

Tips memilih dokter anak yang cocok untuk si Kecil

Sebelum memilih dokter anak, Moms perlu mempertimbangkan bahwa nantinya Moms akan memiliki hubungan jangka panjang dengan si dokter. Karena dokter anak bukan hanya berperan ketika si Kecil terserang penyakit. 

Dokter anak juga berperan penting dalam memantau tumbuh kembang anak. Selain itu dokter juga akan melakukan imunisasi dan melakukan pemeriksaan umum ketika anak terserang penyakit. 

Karena itu sangat penting memerhatikan hal-hal berikut sebelum memilih dokter yang tepat. 

Baca Juga: 6 Penyakit Langka pada Anak yang Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

1. Dokter rekomendasi

Selama kehamilan Moms akan menjalin komunikasi yang intens dengan OB-GYN, yang merupakan akronim dari obstetri dan ginekologi. Yakni dokter spesialias menangani kesehatan reproduksi wanita, kehamilan dan kelahiran.

Dari hubungan tersebut, Moms bisa bertanya dokter anak rekomendasi darinya. Ini akan membantu Moms untuk mendapatkan dokter yang tepat. 

Bukan cuma dari OB-GYN, Moms juga bisa meminta rekomendasi dari dokter-dokter lain yang terpercaya. Misalkan dari dokter keluarga Moms atau dokter di tempat Moms biasa melakukan perawatan kesehatan. 

Moms juga bisa bertanya pada keluarga, kerabat, sahabat yang sudah pernah memiliki pengalaman dengan dokter anak. Ini akan membantu Moms untuk mempertimbangkan dokter mana yang lebih banyak direkomendasikan oleh orang terdekat. 

2. Memilih dokter anak dari pengalaman dan kredensialnya

Semua dokter anak adalah dokter umum yang telah menyelesaikan program residensi atau spesialis dan menerima lisensi negara. Namun tidak semua dokter spesialis bersertifikat dewan. 

Dilansir dari Healthline, dokter spesialis dengan sertifikasi dewan akan memiliki kompetensi lebih dalam hal:

  • Perawatan pasien
  • Profesionalisme
  • Kemampuan berkomunikasi
  • Serta pengetahuan medis.

Di Amerika Serikat, sertifikasi dewan dilakukan dengan pelatihan sukarela dan setelahnya akan mengikuti ujian untuk disertifikasi The American Board of Pediatrics.

Jika pengalaman dan kredensial sudah terjamin jangan lupa juga untuk mengecek reputasinya. Ini kembali ke nomor satu, jika direkomendasikan banyak orang, berarti reputasinya baik dan bisa dipercaya.

Untuk memastikan dokter anak tersebut teregistrasi atau tidak, misalnya di Amerika memiliki situs resmi yaitu American Academy of Pediatrics. Sementara di Indonesia ada Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

3. Pertimbangan jam praktik dokter anak

Praktik di sini merujuk bagaimana kantor dokter beroperasi. Ini akan membantu Moms mengetahui kapan harus membuat janji atau kapan kantor dokter buka untuk konsultasi. 

4. Apakah lokasi dokter terjangkau? 

Pertimbangan lain adalah lokasinya. Jangan sampai lokasi yang sulit dijangkau atau jarak yang terlalu jauh justru menyulitkan Moms saat akan konsultasi mengenai kesehatan anak.

Apalagi dokter anak sangat dibutuhkan untuk memantau perkembangan bayi yang berusia 2 hingga 3 bulan. Memilih dokter yang dekat dan mudah dijangkau akan lebih nyaman dan menghemat waktu. 

5. Pertimbangan di awal perkenalan

Moms juga perlu mempertimbangkan penilaian di awal perkenalan dengan dokter anak. Ini akan menjadi penentu apakah Moms nyaman berkomunikasi dengan dokter tersebut. 

Rasa nyaman akan membuka komunikasi yang lebih terbuka. Ini akan membantu proses ketika nantinya dokter menangani si Kecil. 

Pada perkenalan ini Moms juga bisa memperhatikan bagaimana dokter memperlihatkan ketulusan pada anak dan masalah komunikasi lainnya. Dalam pertemuan awal ini Moms bisa sekaligus menanyakan hal-hal lain yang berkaitan dengan praktik sang dokter. 

Baca Juga: Perlukah Menunda Pemberian Vaksin Saat Anak dalam Kondisi Sakit?

Informasi lain tentang dokter anak

Meski saat ini Moms memilih dokter anak untuk si Kecil yang baru saja dilahirkan, tapi sebenarnya dokter anak menangani pasien mulai dari bayi yang baru lahir hingga usia 18 tahun.

Dokter anak akan melakukan pemeriksaan seputar perkembangan fisik dan mental anak. Moms akan mendapat kunjungan pertama dari dokter anak setelah melahirkan. Bayi yang baru dilahirkan akan diperiksa oleh dokter yang terhubung dengan rumah sakit tempat Moms melahirkan.

Jika dokter pilihan Moms berikutnya tidak terhubung dengan rumah sakit tempat Moms melahirkan, dokter tersebut baru akan melakukan pemeriksaan sekitar 5 hari setelah Moms melahirkan. 

Di awal-awal dokter biasanya akan menjadwalkan pertemuan setidaknya setiap bulan. Setelah anak berusia 6 bulan, jadwal akan menjadi tiga bulan sekali. Setelah anak berusia 18 bulan, pertemuan akan dijadwalkan setiap 6 bulan sekali hingga anak berusia 30 bulan. 

Demikian beberapa pertimbangan sebelum memilih dokter anak yang cocok untuk Moms dan si Kecil. Semoga membantu sebelum Moms memutuskan dokter untuk si Kecil.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan anak? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Webmd, diakses 6 Januari 2020
How to Choose a Pediatrician
Healthline, diakses 6 Januari 2020
7 Things to Consider When Choosing a Pediatrician
Healthychildren.org, diakses 6 Januari 2020
How to Choose a Pediatrician
IDAI, diakses 6 Januari 2020
Cari dokter

    register-docotr