Kesehatan Anak

Si Kecil Tidur dengan Botol Susu, Benarkah Bisa Picu Baby Bottle Tooth Decay?

October 3, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Moms, apakah si Kecil punya kebiasaan tidur sambil masih mengedot botol susu? Kalau iya, kebiasaan ini harus segera dihentikan lho karena dapat meningkatkan risiko si Kecil mengalami gigi berlubang hingga busuk. Kondisi ini umum disebut sebagai baby bottle tooth decay

Sudahkah Moms mengenal gangguan ini? Bila belum, simak ulasan lengkapnya di sini. 

Baca Juga: Baca juga: Tumbuh Gigi Dapat Membuat si Kecil Tidak Nyaman, Apa Saja Ciri-cirinya?

Apa itu baby bottle tooth decay?

Istilah baby bottle tooth decay mengacu kepada kondisi gigi yang rusak pada bayi atau anak kecil. Kerusakan gigi biasanya berupa lubang hingga pembusukan dan terjadi pada anak yang masih menggunakan botol bayi. 

Umumnya kerusakan gigi bayi terjadi di gigi depan atas, tapi tidak menutup kemungkinan gigi lain juga mengalaminya. Baby bottle decay ini ditandai dengan adanya plak berwarna putih, kuning hingga coklat gelap pada gigi anak. Tidak jarang, anak mengalami nyeri dan bengkak di sekitar gigi.

Apa penyebab baby bottle tooth decay?

Kerusakan gigi pada bayi terjadi ketika gigi bayi sering terpapar terlalu banyak gula. Termasuk gula yang terdapat dalam susu, susu formula, dan jus. 

Bakteri di mulut tumbuh subur dari gula kemudian membuat zat asam yang menyerang gigi. Asam tersebut menyerang gigi dan lapisan enamel gigi, sehingga munculah lubang gigi hingga pembusukan. 

Kerusakan gigi dapat terjadi saat bayi ditidurkan dengan memberikan botol berisi cairan manis (susu).

Bukan hanya itu, memberi bayi minuman manis pada waktu tidur siang atau malam hari juga berbahaya karena dapat membuat gula menempel lama pada gigi bayi. 

Inilah mengapa kebiasaan tidur sambil minum susu tidak baik untuk si Kecil. Saat si Kecil tidur, aliran air liur yang berperan melindungi enamel gigi berkurang sehingga bakteri dapat tumbuh subur dan merusak lapisan gigi. 

Seberapa bahaya baby bottle tooth decay?

Meski gigi susu bersifat sementara, kesehatannya tidak boleh dianggap sepele. Gigi bayi diperlukan untuk mengunyah, berbicara, dan tersenyum. Gigi susu pada bayi juga berfungsi sebagai pengganti gigi dewasa. Ketika gigi membusuk dengan parah kemungkinan besar perlu dicabut.

Namun gigi hilang terlalu dini dapat memicu anak kesulitan dalam tumbuh kembangnya. Anak mungkin mengembangkan kebiasaan makan yang buruk, masalah bicara, infeksi, gigi bengkok, gigi berjejal dan gigi dewasa yang rusak.

Baca juga: Si Kecil Baru Belajar Makan? Yuk Moms, Penuhi Nutrisi dengan 6 Buah Ini   

Bagaimana cara mencegah baby bottle tooth decay?

Jangan panik Moms, kemunculan lubang dan gigi yang busuk pada anak dapat dicegah kok. Begini caranya:

  • Jangan biarkan anak tidur sambil meminum sebotol susu ataupun jus karena kandungan gula di dalamnya akan menempel pada gigi selama berjam-jam
  • Kurangi gula dalam makanan anak 
  • Botol anak hanya boleh diisi dengan susu formula atau ASI 
  • Hindari mengisi botol dengan cairan seperti air gula, jus atau minuman ringan
  • Bila harus memberi botol pada anak, isilah dengan air putih.

Selain langkah-langkah di atas, Moms juga perlu memerhatikan kebersihan mulut anak dan menerapkan kebiasaan baik, seperti:

  • Menyeka gusi bayi dengan kain kasa atau waslap bersih setelah menyusui
  • Saat gigi pertamanya muncul, mulailah menyikat gigi anak tanpa pasta gigi atau pilih pasta gigi tanpa kandungan fluoride
  • Bersihkan dan pijat gusi di area tanpa gigi
  • Gunakan dental floss atau benang gigi setelah semua gigi susu tumbuh
  • Pastikan anak mendapatkan cukup fluoride, yang membantu mengurangi gigi berlubang
  • Saat anak berusia genap satu tahun, mulailah lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi.

Bila si Kecil sudah terlanjur memiliki kebiasaan membawa botol susu atau minuman  manis lainnya saat tidur, jangan khawatir, Moms tetap bisa kok mencegah kerusakan pada giginya.

Namun Moms perlu konsisten melakukan langkah berikut: 

  • Encerkan isi botol secara bertahap dengan air selama dua  hingga tiga minggu
  • Setelah melewati dua minggu, isi botol hanya dengan air putih

Ingatlah bahwa gigi bayi yang sehat akan menghasilkan gigi tetap yang sehat nantinya. Sehingga jangan lalai memerhatikan kesehatan gigi si Kecil ya Moms!

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
    Berita Terkait
    register-docotr