Tumbuh Gigi Dapat Membuat si Kecil Tidak Nyaman, Apa Saja Ciri-cirinya?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Salah satu momen yang paling dinantikan oleh orang tua adalah pertumbuhan gigi pada si Kecil. Akan tetapi, ketika gigi si Kecil tumbuh, ini dapat membuat ia lebih rewel dari biasanya lho Moms. Yuk, kenali ciri-ciri bayi tumbuh gigi di sini.  

Baca juga: Moms, Jangan Kehilangan Momen, Inilah Timeline Pertumbuhan Gigi Bayi

Kapan biasanya bayi tumbuh gigi?

Bayi biasanya lahir dengan 20 gigi susu yang terdapat di bawah gusi mereka. Gigi akan keluar melalui gusi di usia sekitar 6 bulan. Kemudian, semua gigi biasanya muncul pada usia 2 sampai 3 tahun. Proses ini dinamakan tumbuh gigi.   

Umumnya, gigi pertama yang tumbuh adalah gigi depan di bagian bawah (gigi seri tengah di bagian bawah).

Sebagian besar bayi memang mendapatkan gigi pertamannya di usia 6 bulan. Meskipun demikian, sebagian lainnya mendapatkan gigi pertama lebih awal atau lebih lama.

Namun, Moms tak perlu khawatir karena gigi pertama si Kecil yang tumbuh di usia 3 hingga 12 bulan masih dianggap normal.

Ciri-ciri bayi tumbuh gigi

Moms, ketika si Kecil mengalami pertumbuhan gigi, terkadang ini bisa muncul tanpa gejala sama sekali. Namun, pada beberapa kasus lain, ciri-ciri bayi tumbuh gigi bisa dimulai sekitar 3 hingga 4 hari sebelum gigi pertama si Kecil terlihat.

Adapun ciri-ciri bayi tumbuh gigi yang perlu Moms ketahui yakni:

Si Kecil lebih rewel

Mulut si kecil akan terasa sakit saat gigi menekan gusi kemudian muncul ke permukaan. Hal ini mungkin saja dapat membuatnya merasa tidak enak badan. Ini tentu saja dapat membuat si Kecil tidak nyaman lho Moms.

Beberapa bayi mungkin menjadi lebih rewel dalam beberapa jam saja, namun sebagian lain dapat tetap rewel selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Ketika si Kecil menjadi lebih rewel dari biasanya, Moms dapat memeluk si Kecil untuk menenangkannya. Waktu ekstra yang dihabiskan bersama si Kecil dapat membantu meringankan rasa sakitnya.

Mengeces

Tumbuh gigi dapat merangsang air liur pada bayi, Maka tak mengherankan jika ada begitu banyak cairan yang bisa keluar dari mulut si Kecil.

Moms, Air liur yang berlebihan dapat menyebabkan ruam di sekitar mulut, pipi, dagu dan area leher akibat bakteri ekstra pada kulit yang berasal dari air liur.

Ketika si Kecil mengeluarkan banyak air liur, usahankanlah untuk menjaga area tersebut tetap bersih dan kering. Moms, dapat menyeka air liur pada daerah tersebut secara berkala.

Tak hanya itu, mengoleskan krim pelindung dapat membantu mengatasi kulit kering, pecah-pecah, serta rasa sakit yang dapat ditimbulkan oleh kulit yang pecah-pecah.

Batuk dan muntah

Air liur ekstra yang dihasilkan selama tumbuh gigi dapat menyebabkan ia mengalami batuk atau bahkan muntah. Ini merupakan ciri-ciri bayi tumbuh gigi selanjutnya.

Jika batuk dan muntah tidak disertai dengan tanda-tanda lain seperti, gejala flu, atau alergi lainnya ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

Namun, jika batuk terus menerus terjadi disertai dengan demam tinggi serta gejala flu atau pilek, sebaiknya segeralah hubungi dokter. Karena demam tinggi yang disertai dengan gejala flu atau pilek tidak ada hubungannya dengan tumbuh gigi.

Si Kecil suka menggigit

Saat si Kecil tumbuh gigi, ia mungkin akan menggigit mainan, benda lain di sekitarnya, atau bahkan jari-jarinya sendiri untuk meredakan ketidaknyamanan yang ia rasakan. Rasa yang tidak nyaman ini disebabkan oleh tekanan dari gigi yang muncul dari bawah gusi.

Baca juga: Perkembangan Bayi 3 Bulan: Moms Bisa Mulai Tidur Nyenyak!

Menggaruk pipi dan menarik telinga adalah ciri-ciri bayi tumbuh gigi

Moms, si Kecil yang menggaruk pipi dan menarik telinga juga bisa menjadi ciri-ciri bayi tumbuh gigi. Ini dapat disebabkan karena tekanan pada gusi, yang mana dapat menjalar ke pipi dan telinga, terutama ketika gigi geraham mulai tumbuh.

Meskipun demikian, menarik atau bahkan menggaruk telinga juga dapat menjadi tanda infeksi telinga. Jika ciri-ciri ini disertai dengan demam tinggi sebaiknya segeralah hubungi dokter.

Untuk meredakan gejala yang tidak nyaman ini, Moms dapat memijat gusi dengan jari bersih selama 1 hingga 2 menit.

Si Kecil menolak makan

Biasanya bayi yang rewel dapat ditenangkan dengan pemberian susu melalui botol atau minum ASI. Namun, saat bayi tumbuh gigi, gerakan menyedot saat menyusui dapat membuat gusi terasa lebih buruk.

Oleh karenanya, bayi yang sedang tumbuh gigi dapat menjadi lebih rewel terhadap pemberian makan.

Bayi yang sudah mengonsumsi makanan padat juga mungkin akan menolak makanan saat ia sedang tumbuh gigi. Jika keadaan ini berlangsung lebih dari beberapa hari, sebaiknya segeralah hubungi dokter ya Moms.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Children’s Hospital Los Angeles (2020). Diakses pada 30 September 2020. Your Infant is Teething: Know the Signs and Symptoms 

Healthychildren.org (2019). Diakses pada 30 September 2020. Baby’s First Tooth: 7 Facts Parents Should Know 

Pampers (2020). Diakses pada 30 September 2020. Your Baby’s Teething Timeline 

Pregnancy Birth & Baby (2019). Diakses pada 30 September 2020. How Your Baby’s Teeth Develop 

What to Expect (2018). Diakses pada 30 September 2020. When Do Baby Start Teething? Basics, Symptoms and Signs 

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin