Diet dan Nutrisi

Mengenal Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan: Atasi Mual dan Hipertensi

October 2, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Meski penampilannya tidak terlalu menarik, ternyata banyak manfaat buah mengkudu untuk kesehatan tubuh kita, lho.

Tak hanya bagian buahnya, baik daun, bunga, batang, kulit kayu, dan akar mengkudu ternyata bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi obat.

Nah, apa saja sih manfaat mengkudu untuk kesehatan tubuh kita? Langsung saja simak ulasan berikut!

Mengenal tentang buah mengkudu

Mengkudu adalah buah dengan warna kehijauan dengan permukaan kasar dan terdapat bagian seperti mata di kulitnya. Mengkudu banyak ditemukan di Asia, Australia, India, dan kepulauan pasifik lainnya.

Secara historis, mengkudu kerap digunakan untuk membuat pewarna merah atau kuning untuk pakaian. Mengkudu juga digunakan sebagai obat, biasanya untuk perawatan kulit.

Buah ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk jus, rujak, suplemen, ataupun olahan makanan lainnya. Mengkudu mengandung banyak zat atau senyawa, salah satunya adalah kalium. 

Beberapa kandungan dalam mengkudu dipercaya bisa membantu memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh, mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, dan berbagai manfaat lainnya.

Kandungan buah mengkudu

Di luar negeri sendiri sudah banyak produk jus mengkudu kemasan yang dijual secara bebas di pasaran. Apa saja sebenarnya kandungan buah mengkudu, ya?

Kandungan nutrisinya juga beragam, kebanyakan sudah bercampur dengan bahan tambahan lainnya.

Dilansir Healthline, berikut kandungan buah mengkudu pada salah satu merek jus dengan perbandingan 89 persen buah mengkudu dan 11 persen konsentrat jus anggur serta blueberry.

  • Kalori: 47 kalori
  • Karbohidrat: 11 gram
  • Protein: kurang dari 1 gram
  • Lemak: kurang dari 1 gram
  • Gula: 8 gram
  • Vitamin C: 33% dari Reference Daily Intake (RDI)
  • Biotin: 17% dari RDI
  • Folat: 6% dari RDI
  • Magnesium: 4% dari RDI
  • Kalium: 3% dari RDI
  • Kalsium: 3% dari RDI
  • Vitamin E: 3% dari RDI

Cara mengolah buah mengkudu

Cara termudah untuk mengolah buah mengkudu adalah dengan membuatnya menjadi jus. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia menyebut jus mengkudu dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Dalam penelitian tersebut, cara mengolah buah mengkudu menjadi jus dilakukan dengan langkah berikut:

  • Sediakan 1 buah mengkudu dengan berat 250 gram, masak dan buang bijinya
  • Potong lalu blender 
  • Berikan 100 ml air masak dengan 100 ml sari mengkudu yang sudah diblender
  • Tambahkan madu 20 ml

Jus mengkudu kemudian diminum 2 kali sehari selama 7 hari. Peneliti menyebut salah satu kandungan buah mengkudu, yakni scopoletin, memainkan peranan di sini karena dapat memperlebar saluran pembuluh darah.

Manfaat buah mengkudu untuk kesehatan

Secara tradisional mengkudu kerap digunakan untuk membantu mengatasi flu, pilek, diabetes, tekanan darah tinggi, hingga inflamasi.

Berikut beberapa manfaat yang bisa didapat dari buah mengkudu untuk kesehatan yang perlu kamu tahu.

1. Antioksidan tinggi

Antioksidan merupakan kandungan buah mengkudu yang paling tinggi. Manfaat antioksidan yang utama adalah mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh molekul yang disebut radikal bebas.

Kandungan antioksidan yang ada di jus mengkudu di antaranya beta karoten, iridoid, dan vitamin C serta E. 

Dilansir dari Healthline, penelitian menyebut konsumsi makanan dengan antioksidan tinggi seperti yang ada di buah mengkudu bisa menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

2. Menjaga kesehatan jantung

Mengkudu bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi peradangan yang bisa menyebabkan gangguan jantung.

Sebuah studi menemukan bahwa minum hingga 188 ml jus mengkudu per hari selama 1 bulan secara signifikan bisa mengurangi kadar kolesterol total serta kadar kolesterol jahat (LDL).

Namun, penelitian itu dilakukan pada subjek yang merupakan perokok berat. Jadi belum bisa digeneralisasi ke masyarakat umum.

3. Membantu perawatan kesehatan pasien kanker

Dilansir Web MD, sebuah studi awal menunjukkan konsumsi 6-8 gram mengkudu bisa meningkatkan fungsi fisik, mengurangi kelelahan, dan rasa sakit pada orang dengan kanker stadium lanjut. Namun, mengkudu tampaknya tidak bisa mengurangi ukuran tumor.

4. Menurunkan tekanan darah tinggi

Masih dilansir WebMD, sebuah penelitian awal juga menunjukkan bahwa konsumsi 4 ons jus mengkudu setiap hari selama sebulan bisa menurunkan tekanan darah tinggi pada orang yang memiliki darah tinggi.

 5. Osteoarthritis

Konsumsi 3 ons jus mengkudu setiap hari selama 90 hari juga bisa mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kualitas hidup pada orang dengan osteoarthritis.

Kebutuhan akan pil atau obat penghilang rasa sakit juga bisa dikurangi dengan konsumsi jus mengkudu ini.

6. Mengatasi mual

Konsumsi olahan mengkudu juga bisa mengurangi rasa mual pada orang yang baru saja menjalani operasi. Namun, sepertinya belum bisa mengurangi efek muntah.

7. Turunkan risiko infeksi

Sebuah penelitian yang dilakukan pada wanita menunjukkan konsumsi antibiotik bersamaan dengan d-mannose, N-acetylcysteine, dan ekstrak mengkudu bisa mengurangi risiko infeksi kandung kemih.

Mengkudu juga bisa memperbaiki gejalanya lebih baik ketimbang hanya konsumsi antibiotik saja. Sementara itu, diperlukan penelitian lebih lanjut apakah ini didapat dari ekstrak mengkudu atau bahan lainnya.

Manfaat daun mengkudu

Selain buah, khasiat mengkudu juga terdapat dalam daunnya. Berikut ini adalah beberapa penelitian yang telah membuktikan manfaat daun mengkudu bagi kesehatan:

1. Menyembuhkan luka

Sebuah penelitian tahun 2013 di Bandung menyebut manfaat ekstrak etanol dari daun mengkudu dalam menyembuhkan luka. Penelitian ini menggunakan 36 tikus galur wistar yang dibedah punggungnya.

Peneliti melihat jika ekstrak etanol daun mengkudu bisa membantu penyembuhan luka. Salah satu faktor kunci manfaaat penyembuhan ini terdapat pada efek antiinflamasi yang terkandung dari flavonoid daun mengkudu.

2. Mencegah demam berdarah

Khasiat mengkudu yang satu ini didapat dengan cara menambahkan air perasan daun mengkudu yang dicampur dengan air tempat hidup larva nyamuk Aedes aegypti. Hal ini sebagaimana dibuktikan dalam skripsi yang dibuat Rizqi Amalia dari Universitas Negeri Semarang.

Hasil pengujian yang dilakukan Rizki menunjukan adanya hubungan air perasan daun mengkudu dengan kematian larva nyamuk penyebab demam berdarah. 

Efek daya bunuh ini membuktikan jika daun mengkudu bisa dijadikan larvasida nabati alternatif yang alami. Penggunaan larvasida yang alami membuat risiko resistensi lava menjadi berkurang.

3. Memiliki aktivitas antibakteri

Manfaat mengkudu ini dibuktikan lewat penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). Peneliti menyimpulkan jika ekstrak tepung daun mengkudu menggunakan etanol dan etil asetat mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium.

Peneliti sebenarnya menguji juga material yang sama terhadap bakteri Escherichia coli, tapi ternyata manfaat mengkudu ini tidak berpengaruh terhadap bakteri tersebut.

Selain tepung, peneliti juga mencoba mencari manfaat yang sama dari rebusan daun mengkudu. Akan tetapi, cara ini tidak memberikan pembuktian karena senyawa alkaloid, fenol saponin dan triterpenoid banyak yang rusak akibat pemanasan.

4. Mencegah pembentukan plak gigi

Manfaat mengkudu ini diuraikan dalam Skripsi Rizza Umami Arifa dari Universitas Gadjah Mada. Rizza menyebut jika bakteri Streptococcus sanguinis merupakan bakteri pionir pembentuk plak gigi.

Dalam penelitiannya, Rizza menemukan adanya pengaruh air rebusan daun mengkudu terhadap terhadap penghambatan pelekatan bakteri S. Sanguinis.

Penelitian menggunakan air rebusan daun mengkudu dengan konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Air rebusan daun mengkudu dengan konsentrasi 10% dinilai paling efektif untuk menghambat pelekatan bakteri S. Sanguinis.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Berita Terkait
register-docotr