Kesehatan Anak

Pusar Bayi Bodong? Ternyata Ini Penyebabnya Moms!

December 24, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Pusar bayi bodong disebut juga kondisi bernama umbilical hernia atau hernia umbilikalis.

Kondisi ini sangat umum terjadi  pada bayi dan anak kecil, terutama pada bayi yang lahir prematur. Pusar bayi yang bodong umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.

Untuk mengenal lebih dalam soal penyebab pusar bayi bodong serta bagaimana penanganannya, mari simak penjelasan berikut ini!

Apa itu hernia umbilikalis?

Hernia umbilikalis atau hernia pusar adalah kondisi di mana bagian dari usus anak menonjol melalui dinding perut di dalam pusar. Kondisi ini memunculkan benjolan di bawah pusar sehingga membuatnya terlihat “bodong”. 

Hernia umbilikalis paling sering terjadi pada bayi baru lahir dan bayi di bawah 6 bulan. Sekitar 20 persen bayi yang lahir mengalami kondisi ini. Tetapi anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa juga bisa mengalami hernia umbilikalis.

Hernia umbilikalis pada orang dewasa bisa terjadi karena faktor:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Mengejan saat memindahkan atau mengangkat benda berat
  • Mengalami batuk berat terus-menerus 
  • Mengalami  kehamilan ganda (seperti kembar atau kembar tiga)

Baca Juga : Bayi Terlilit Tali Pusar? Yuk, Ketahui Penyebab dan Ciri-Cirinya

Penyebab pusar bayi bodong

Sumber gambar : Baby Center

Pusar bayi bodong karena hernia umbilikalis disebabkan oleh cincin pusar yang tidak menutup secara sempurna setelah bayi lahir.

Bagian dari perkembangan normal yang terjadi saat bayi berada di dalam rahim adalah penutupan otot perut tepat di bawah pusar sehingga membentuk apa yang kita kenal dengan cincin pusar. 

Cincin pusar harus menutup segera setelah lahir. Jika tidak menutup dengan benar, usus bisa keluar. Hal ini dapat menyebabkan benjolan di dekat pusar, yang kita sebut hernia umbilikalis.

Gejala hernia umbilikalis atau pusar bayi bodong

Hernia umbilikalis sering terjadi pada bayi baru lahir dan bayi di bawah enam bulan. Gejala hernia pusar meliputi:

  • Sedikit bengkak atau bahkan tonjolan di dekat pusar
  • Bintik menjadi lebih besar dan lebih keras saat bayi menangis, batuk, atau tegang, karena tekanan yang meningkat pada perut
  • Dalam keadaan normal, hernia tidak nyeri saat disentuh

Apakah pusar bayi bodong bisa sembuh?

Melansir Nationwide Children’s Org, 80 persen kasus pusar bayi bodong atau hernia umbilikalis dapat menutup atau sembuh dengan sendirinya saat anak mencapai usia 3 atau 4 tahun.

Namun jika tidak, dokter mungkin akan menyarankan tindakan operasi untuk memperbaikinya. Hernia umbilikalis dapat diobati dengan operasi untuk mendorong tonjolan kembali ke tempatnya dan memperkuat kelemahan pada dinding perut.

Operasi ini mungkin direkomendasikan untuk anak jika hernia sudah besar atau belum hilang saat mencapai usia 3 atau 4 tahun. 

Orang tua biasanya akan disarankan untuk menunggu anak mencapai usia ini karena operasi ini tergolong tidak darurat kecuali jika ada komplikasi. 

Baca Juga : Tidak Boleh Asal, Begini Cara Membersihkan Pusar dengan Benar

Komplikasi hernia umbilikalis

Risiko anak mengalami komplikasi sangat rendah. Komplikasi lebih tinggi risikonya jika terjadi pada orang dewasa.

Komplikasi yang dapat berkembang akibat hernia umbilikalis meliputi:

  • Obstruksi: Di mana bagian usus tersangkut di luar perut, menyebabkan mual, muntah dan nyeri
  • Strangulation: Di mana bagian usus terperangkap dan suplai darahnya terputus. Ini membutuhkan operasi darurat dalam beberapa jam untuk melepaskan jaringan yang terperangkap dan memulihkan suplai darahnya sehingga tidak mati

Pembedahan akan dilakukan untuk menghilangkan hernia dan mencegah komplikasi serius, meskipun ada kemungkinan hernia kembali setelah operasi.

Operasi untuk memperbaiki pusar bayi bodong

Operasi pembedahan pusar bayi bodong karena hernia umbilikalis termasuk prosedur yang relatif sederhana yang biasanya memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Biasanya digunakan anestesi umum agar tidak ada rasa nyeri saat operasi dilakukan.

Pada anak-anak, titik lemah pada dinding perut biasanya ditutup dengan jahitan. Jika hernia besar atau pada orang dewasa, jaring khusus dapat digunakan untuk memperkuat area tersebut.

Biasanya pasien diperbolehkan pulang pada hari yang sama dengan operasi. Pasien mungkin merasa sedikit sakit dan tidak nyaman saat pulih.

Pasca pembedahan, pasien harus membatasi aktivitas berat selama beberapa minggu setelah operasi, dan 1 atau 2 minggu libur sekolah atau pekerjaan. Kebanyakan orang dapat kembali ke aktivitas normal mereka dalam waktu satu bulan setelah operasi.

Apakah ada risiko dari operasi perbaikan pusar bodong?

Komplikasi dari perbaikan hernia umbilikalis jarang terjadi, kasus ini terjadi pada 1 dari 10 orang (kurang dari 10 persen).

Berikut beberapa kemungkinan yang dapat terjadi:

  • Infeksi luka: Mungkin tampak merah, mengeluarkan cairan kuning dan nyeri, atau bengkak
  • Berdarah
  • Pecahnya luka
  • Hernia bisa kembali
  • Pusar mungkin terlihat berbeda

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Nationwide Childrens. Diakses pada 13 Desember 2020. Umbilical Hernia: When Should You Worry?

Kids Health. Diakses pada 13 Desember 2020. Umbilical Hernias

NHS. Diakses pada 13 Desember 2020. Umbilical hernia repair

    Berita Terkait
    register-docotr