Kesehatan Anak

Gatal-gatal pada Bayi? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

October 29, 2022 | Muhammad | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Bayi memiliki tubuh yang masih sangat sensitif terhadap banyak hal, termasuk pada kulitnya. Moms perlu mengetahui penyebab gatal-gatal pada bayi agar bisa mengatasinya dengan tepat. Jika dibiarkan maka akan membuat si kecil semakin tak nyaman.

Apa saja yang bisa memicu gatal-gatal pada bayi? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Penyebab gatal-gatal pada bayi

Gatal-gatal pada bayi bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari reaksi alergi terhadap sesuatu, hingga penyebab yang lebih serius seperti penyakit eksim. Lebih lengkapnya, ini dia lima faktor pemicu gatal-gatal pada bayi yang paling umum.

1. Reaksi alergi

Penyebab gatal-gatal pada bayi yang pertama adalah reaksi alergi. Menurut The Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), alergi merupakan respons berlebihan dari sistem imun terhadap masuknya benda asing, seperti makanan, debu, serbuk, dan lainnya.

Saat ada sesuatu yang dianggap berbahaya, tubuh akan lebih banyak melepaskan histamin, senyawa kimia yang diproduksi oleh sistem imun untuk perlindungan. Sayangnya, zat tersebut juga bisa menimbulkan reaksi di kulit, seperti ruam kemerahan dan gatal.

Reaksi tersebut juga bisa berasal dari ibu yang mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Menurut sebuah penelitian, apa yang dimakan oleh ibu menyusui akan berdampak langsung pada kondisi bayi.

Misalnya, saat Moms makan telur dalam jumlah yang banyak, bayi bisa merasakan dampaknya dari ASI. Jadi, pertimbangkan matang-matang sebelum makan sesuatu, ya.

Baca juga: Sering Merasa Gatal? Ini Sederet Obat Gatal yang Perlu Diketahui

2. Infeksi kulit

Faktor lain yang bisa menimbulkan gatal-gatal pada bayi adalah infeksi kulit. Berbeda dengan alergi yang dipicu oleh reaksi dari dalam, infeksi lebih sering terjadi akibat kontak dari luar.

Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Amerika Serikat, ada bermacam jenis infeksi yang dapat terjadi pada bayi, tapi yang paling sering adalah karena bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri tersebut bisa menyebar melalui baju, handuk, selimut, dan benda lainnya.

Jika dilihat dari gejalanya, infeksi adalah kondisi yang lebih serius dari alergi. Selain gatal, akan muncul benjolan-benjolan di kulit yang terkadang berisi cairan. Pertimbangkan menggunakan antibiotik untuk menangani infeksi tersebut.

3. Kulit kering

Bayi lebih rentan mengalami kulit kering dibanding orang dewasa. Ini berhubungan dengan tingkat kelembapan yang dimiliki. Ada banyak hal yang bisa memengaruhinya, seperti suhu AC, cuaca, hingga paparan zat kimia di dalam air.

Tidak hanya itu, menurut Healthline, kulit kering pada bayi juga bisa dipicu oleh kurangnya asupan cairan. Johns Hopkins Medicine menjelaskan, idealnya, bayi baru lahir hingga yang berusia satu tahun harus mendapat ASI setiap dua atau tiga jam.

4. Penyakit eksim

Eksim adalah sebuah kelainan kulit yang biasanya berupa peradangan atau iritasi. Meski tidak menular, kondisi ini bisa menyebabkan ruam merah dan gatal-gatal pada bayi. Gejalanya bisa muncul di mana saja, seperti wajah, leher, tangan, perut, punggung, dan kaki.

Mengutip dari Medical News Today, belum diketahui secara pasti apa yang bisa memicu eksim. Hanya saja, kelainan pada kulit sering dikait-kaitkan dengan faktor genetik dan hormon. Eksim juga bisa berkembang dari alergi dan infeksi yang tak tertangani dengan baik.

5. Gatal-gatal pada bayi karena biduran

Hal terakhir yang bisa menimbulkan gatal-gatal pada bayi adalah biduran. Meski gejalanya mirip seperti alergi makanan, biduran bisa dipicu oleh lebih banyak faktor. Rasa gatal dan bercak merah di kulit pada biduran bisa dipengaruhi oleh gigitan serangga dan paparan sinar matahari.

Biasanya, gejala dari biduran akan menghilang kurang dari 24 jam. Meski, semuanya tergantung pada sensitivitas kulit dan tingkat keparahannya.

Baca juga:  Setop Garuk-garuk! Ini 9 Bahan Obat Gatal Alami yang Bisa Digunakan

Cara mengatasi gatal-gatal pada bayi

Rasa gatal di kulit akan membuat bayi tak nyaman. Kondisi ini bisa menyebabkannya menangis terus-menerus. Selain menghubungi dokter, Moms bisa meredakan gatal-gatal tersebut dengan cara:

  • Tenangkan bayi. Menurut American Academy of Dermatology, stres pada bayi justru bisa memperparah rasa gatal.
  • Oatmeal bath, yaitu mandi menggunakan campuran oatmeal untuk meredakan rasa gatal. Oatmeal mengandung avenantramides yang dapat berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Ingin lebih praktis, Moms kini juga bisa dengan mudah mendapatkan produk cleanser bayi yang memiliki kandungan oat kernel atau ekstrak biji gandum.
  • Pakaian yang tepat dan nyaman. Jangan memakaikan baju berkain kasar agar tidak terjadi iritasi akibat gesekan. Baju longgar dari kain katun lembut bisa menjadi alternatif.
  • Berikan pelembap. Krim pelembap bisa meminimalkan terjadinya kulit kering yang dapat memicu rasa gatal.

Selain beberapa langkah di atas, untuk mencegah dan mengatasi gatal-gatal pada kulit bayi Moms juga perlu memerhatikan tata laksana memandikan bayi yang tepat.

Bayi dengan masalah kulit, apakah harus tetap mandi?

Bayi yang memiliki masalah kulit harus tetap mandi setiap hari agar terhindar dari kuman. Sebab jika bayi tidak mandi, kuman dapat masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit.

Melansir Web MD, mandi dapat menambah kelembapan pada kulit kering dan menyingkirkan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

“Ini cara yang bagus untuk mendapatkan hidrasi ke dalam kulit,” kata Amy S. Paller, MD, seorang profesor pediatri di Northwestern University.

Sebaiknya, gunakan sabun lembut yang bebas pewangi atau sabun tanpa busa (bebas deterjen SLS) untuk kulit sensitif. Kemudian mandikan bayi selama 5 atau 10 menit. Lalu tepuk-tepuk kulit bayi hingga kering untuk mempertahankan kelembapan pada kulitnya.

Langkah memandikan bayi dengan eksim

Melansir Healthline, bayi dengan masalah kulit seperti eksim sebaiknya tetap dimandikan agar tidak semakin memburuk. Berikut beberapa langkah memandikan bayi dengan eksim:

1. Siapkan air

Siapkan bak mandi dengan mengisinya menggunakan air hangat.

2. Berendam

Biarkan bayi Moms berendam di bak mandi selama 5 hingga 10 menit. Jangan merendamnya lebih dari 20 menit karena dapat menyebabkan kulit mereka mengering.

3. Membersihkan

Bersihkan tubuh bayi dengan pembersih dalam bentuk sabun cair atau foam yang lembut bebas pewangi, bukan sabun batang.

4. Keringkan

Setelah selesai, keluarkan bayi dari bak mandi dan tepuk-tepuk kulitnya hingga kering dengan handuk. Cara ini baik dilakukan untuk memastikan tidak menggosok kulit yang meradang dengan kasar.

5. Melembapkan

Gunakan pelembap kulit bayi untuk mengunci hidrasi yang baru diserapnya saat mandi.

Seberapa sering harus memandikan bayi yang menderita eksim?

Dokter menyarankan mandi setiap hari untuk anak kecil dengan eksim untuk membantu menghilangkan kuman pada kulit. Apalagi jika bayi Moms berpotensi teriritasi oleh kotoran dan keringat, mandikan segera.

Berapa suhu air untuk mandi bayi dengan eksim?

Gunakan air hangat suam-suam kuku untuk memandikan bayi dengan masalah kulit eksim. Air yang terlalu panas dapat mengiritasi kulit dan membuatnya lebih cepat kering sehingga memperburuk eksim.

Hindari produk yang mengandung SLS

SLS atau sodium lauryl sulfat adalah bahan umum yang digunakan dalam produk kecantikan, sabun, pasta gigi, hingga produk pembersih. Sebaiknya hindari produk yang mengandung SLS karena dapat mengiritasi kulit bayi.

Peneliti dermatologi dari The University of Queensland, Australia, Yousuf Mohammed mengatakan menggunakan bahan kimia yang melemahkan mekanisme pertahanan kulit berpotensi menyebabkan kerusakan kulit.

Peneliti dari Jerman menguji 1.600 pasien untuk iritasi SLS dan menemukan 42 persen dari pasien yang diuji memiliki reaksi iritasi. Jika seseorang sensitif terhadap SLS, kulit mereka dapat menjadi merah, kering, bersisik, gatal atau sakit.

Siapa yang harus menghindari SLS?

Menurut Yousuf Mohammed, orang dengan riwayat kulit sensitif, kulit yang hiperiritasi dan pasien yang menderita kondisi kulit seperti dermatitis atopik (eksim), rosacea, dan psoriasis sebaiknya menghindari produk yang mengandung SLS, termasuk bayi baru lahir yang kulitnya sensitif dan masih tipis.

Mencegah alergi dan merawat kulit bayi dengan treatment sensitive skin with No Added SLS & Low Hazard

Melansir Occupational Safety and Health Administration, low hazard mengindikasikan bahwa suatu produk memiliki risiko atau tingkat bahaya yang sangat rendah ketika digunakan.

Low hazard dalam tingkat keamanan kimia memiliki arti kesehatan atau bahaya fisik yang ditimbulkan dari penggunaan bahan kimia dalam jumlah minimal. Dalam level ini, tidak ada penggunaan asam atau basa pekat, racun, karsinogen, atau teratogen.

Untuk meminimalkan terjadinya alergi dan merawat kulit bayi yang sensitif, Anda bisa memilih PUREBB Liquid Soap dan PUREBB Soothing Moisturizer Cream. Rangkaian produk ini khusus untuk kulit sensitif dan yang mengalami masalah seperti eksim, ruam, alergi, kekeringan, kemerahan, gatal dan gangguan kulit lainnya.

Mengatasi dan mencegah alergi & iritasi pada kulit bayi dengan rangkaian perawatan produk PUREBB yang memiliki formula low hazard dan bebas SLS.

PUREBB Liquid Soap

PUREBB Liquid Soap merupakan sabun mandi cair untuk kulit bayi yang sensitif dan bantu meredakan kulit bayi yang iritasi atau terkena masalah kulit seperti dermatitis, gatal, kering, ruam, alergi, dan biang keringat. Dengan formula No Added SLS atau tidak mengandung deterjen SLS.

Produk ini mengkombinasikan ekstrak bahan alami seperti oat kernel untuk menyejukkan dan menenangkan kulit yang gatal dan perih, serta merawat kulit bayi dari iritasi ringan, ruam, dermatitis, alergi, maupun biang keringat; chamomile sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, Pro Vit B5 untuk melembapkan kulit.

Dalam jurnal bertajuk Safety Assessment of Avena sativa (Oat)-Derived Ingredients As Used in Cosmetics yang dipublikasikan Sage Journals, oat kernel digunakan sebagai pelembap kulit dan mengobati beberapa masalah kulit seperti mengobati kulit gatal karena kekeringan, cacar air, poison ivy, dan gigitan serangga. Oat kernel juga digunakan untuk mengobati jerawat.

Sedangkan dalam jurnal yang dipublikasikan National Library of Medicine, penggunaan oat kernel menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan dalam mengatasi kulit kering, scaling, kulit kasar, dan mengurangi rasa gatal.

PUREBB Liquid Soap with oat kernel, dapat mengatasi rasa perih dan tidak nyaman pada kulit bayi serta mengatasi kemerahan akibat iritasi pada kulit.

PUREBB Soothing Moisturizer Cream

Setelah mandi gunakan PUREBB Soothing Moisturizer Cream di seluruh tubuh & wajah, yang melembabkan dan merawat kulit seluruh tubuh pada bayi baru lahir, yang memiliki kulit kering dan sensitif.

Cream ini dapat meredakan gatal dan menenangkan kulit yang sensitif, serta mengandung bahan-bahan yang alami, low irritant, dengan pH 5.5, serta telah lulus uji hypoallergenic.

PUREBB Soothing Moisturizer Cream mengkombinasikan ekstrak bahan-bahan alami seperti oat kernel dan oat kernel flour yang memberi sensasi menyejukkan, menenangkan, dan mengurangi rasa gatal;  minyak biji bunga matahari yang bermanfaat sebagai antioksidan dan membantu proses regenerasi sel kulit; serta ekstrak olive leaf yang mempunyai efek anti-jamur, anti-bakteri, dan anti-inflamasi.

PUREBB Liquid Soap & PUREBB Soothing Moisturizer Cream mengandung extract oat kernel

Oat kernel (Avena Sativa) atau oat oil menurut Healthline, dapat membantu menyembuhkan ruam kulit dan menghilangkan kulit kering serta gatal pada bayi. Kandungan ini terdapat di PUREBB Liquid Soap & PUREBB Soothing Cream yang aman untuk kulit bayi.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan Research Gate, oatmeal memiliki berbagai jenis fenol yang melepaskan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi. Mandi menggunakan 10 cc oatmeal selama 15-20 menit juga dapat melembutkan, membersihkan, dan menenangkan kulit yang sensitif.

Berikut beberapa manfaat oatmeal untuk perawatan kulit:

-Mengatasi gatal
-Mengatasi dermatitis atopik ringan pada anak di bawah usia dua tahun
-Mengobati psoriasis karena sifat anti-inflamasinya
-Melindungi kulit yang terpapar ultraviolet A (UVA)
-Melindungi dan menahan melembabkan kulit.

Penelitian yang dimuat laman NCBI National Library of Medicice, terkait pengujian keamanan produk perawatan pribadi yang mengandung oatmeal dengan menilai potensi iritan/alergeniknya. Hasil penelitian menyimpulkan, produk perawatan pribadi yang mengandung oatmeal memiliki potensi iritan yang sangat rendah serta potensi sensitisasi alergi yang sangat rendah.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa oatmeal adalah bahan yang aman dan efektif dalam produk perawatan pribadi. Tidak ada alergi yang dilaporkan oleh konsumen dari 445.820 produk yang terjual selama periode tiga tahun.

Pemakaian kedua produk PUREBB Liquid Soap & PUREBB Soothing Moisturizer Cream setiap hari,  menjadikan kulit lembut & lembab sehingga terhindar dari masalah kulit seperti : alergi, kering, kemerahan,  biang keringat, iritasi atau masalah kulit lainnya. PUREBB Liquid Soap & PUREBB Soothing Moisturizer Cream recommended untuk newborn, bayi prematur, kulit kering, gatal, sensitif atau gangguan kulit lainnya.

Nah, itulah lima penyebab gatal-gatal pada bayi dan cara mengatasinya. Tetap jaga kebersihan, ya, agar gejala yang dirasakan buah hati tercinta tidak semakin memburuk.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Health of Children, diakses 12 Juli 2020, Itching.
  2. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 12 Juli 2020, Common skin infections in children
  3. BC Medical Journal, diakses 12 Juli 2020, Itching Skin in Children.
  4. MadeForMums.com, diakses 12 Juli 2020, Itchy skin – 14 reasons why your child may be scratching.
  5. Asthma and Allergy Foundation of America, diakses 12 Juli 2020, Allergy Facts and Figures
  6. American Academy of Dermatology, diakses 12 Juli 2020, Home Remedies: What Can Relieve Itchy Eczema?
  7. Healthline, diakses 12 Juli 2020, How to Spot and Take Care of Your Baby’s Rash
  8. Healthline, diakses 12 Juli 2020, Is My Skin Dehydrated?
  9. Medical News Today, diakses 12 Juli 2020, What are hives (urticaria)?
  10. Medical News Today, diakses 12 Juli 2020, What’s to know about eczema?
  11. Johns Hopkins Medicine, diakses 12 Juli 2020, Feeding Guide for the First Year.

    register-docotr