Kesehatan Anak

Ini 10 Cara Menambah Tinggi Badan Anak yang Perlu Diketahui Bunda

April 30, 2020 | Ahmad Ridwan | dr. Fahri Trisnaryan Pratama
no-image

Tentunya setiap orang tua ingin tahu bagaimana cara menambah tinggi badan anak, apakah dipengaruhi oleh faktor genetik dan asupan nutrisi? Faktor genetik memang menentukan yakni sekitar 60 sampai 80 persen, namun sisanya tergantung faktor lain seperti nutrisi.

Nah, berikut ada sejumlah cara menambah tinggi badan anak yang dapat dilakukan.

Cara menambah tinggi badan anak

1. Mengikuti program imunisasi

 Program meningkatkan tinggi badan sebaiknya dimulai sedini mungkin. Anak kecil sebaiknya sudah mulai diikutkan program imunisasi dasar.

Anak yang tidak mendapatkan imunisasi akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit. Hal ini bisa menyebabkan proses pertumbuhan anak menjadi terganggu.

2. Melakukan kunjungan secara teratur ke dokter

Memantau pertumbuhan tinggi badan anak akan lebih mudah jika kamu melakukan kunjungan secara teratur ke dokter atau pusat pelayanan kesehatan lainnya. Kunjungan yang teratur bisa membantu kamu memantau pertumbuhan anak.

Selain itu, dokter sebagai ahli di bidang kesehatan akan memberikan rekomendasi mengenai cara-cara yang lebih aman dan ampuh untuk bisa meningkatkan tinggi badan.

3. Berolahraga dengan teratur

Kalau anak kamu sudah berusia di atas 17 tahun, berolahraga dengan teratur adalah cara yang cukup ampuh untuk bisa meningkatkan tinggi badan.

Pilihlah gerakan olahraga yang mengandung banyak gerakan berupa melompat, berlari, atau peregangan.

Gerakan-gerakan ini bisa merangsang adanya kontraksi di bagian lempeng pertumbuhan sehingga tinggi badan bisa meningkat. Lakukan secara teratur agar hasilnya bisa terlihat.

4. Cukup istirahat atau tidur

Di usia sekitar 17 tahun merupakan usia yang cukup penting kalau kamu ingin meningkatkan tinggi badan. Tidak hanya berolahraga saja, namun kamu juga akan memerlukan istirahat dan tidur yang cukup.

Pada saat tidur, hormon pertumbuhan dalam tubuh manusia (HGH) akan bekerja untuk meningkatkan tinggi badan. Sehingga, kegiatan berolahraga dan beristirahat juga harus seimbang.

5. Lakukan kegiatan peregangan

Kegiatan peregangan merupakan bagian dari gerakan olahraga yang efektif dalam meningkatkan tinggi badan. Lakukan sekitar 15 menit gerakan peregangan setiap harinya.

Hal ini akan sangat membantu dalam meningkatkan tinggi badan.

Gerakan peregangan juga bisa membantu menghilangkan ketegangan di bagian punggung atau tulang belakang dan bagian tubuh bawah.

6. Lakukan kegiatan olahraga melompat

Berolahraga secara teratur memang bisa membantu untuk meningkatkan tinggi badan. Salah satu jenis olahraga yang paling efektif yaitu gerakan olahraga yang banyak melibatkan gerakan melompat.

Menurut penelitian dari Katherine Gunter dkk, orang yang secara teratur melakukan gerakan olahraga melompat saat masa pertumbuhan akan memiliki pertumbuhan tinggi badan yang lebih baik.

7. Jaga postur tubuh dengan baik

Postur tubuh yang baik juga berpengaruh terhadap tinggi badan kamu. Usahakan agar tubuh anak selalu dalam keadaan yang tegak dan tidak bungkuk. Badan yang sering bungkuk akan membuat tulang punggung melengkung sehingga tubuh terlihat lebih pendek.

Selain itu, usahakan juga untuk menjaga postur tubuh saat tidur. Biasakan untuk selalu tidur dengan posisi yang benar. Posisi tidur yang benar yaitu terlentang dengan kaki yang lurus dan tidak menggunakan bantal yang terlalu tinggi.

8. Rutin berenang

Olahraga renang merupakan jenis olahraga yang terbukti bisa meningkatkan tinggi badan secara alami dan cepat. Usahakan untuk rutin berenang, minimal sekali dalam seminggu.

Saat berenang, semua otot pada tubuh akan bergerak dan terlatih. Hal ini akan membantu untuk memicu produksi hormon pertumbuhan.

9. Hindari kegiatan yang mengganggu kesehatan tubuh

Untuk bisa meningkatkan tinggi badan, Anak sebaiknya menghindari kegiatan yang mengganggu kesehatan tubuh. Hal ini karena pertumbuhan sangat berkaitan dengan kesehatan dan gizi yang cukup.

Hentikan kegiatan yang tidak sehat bagi anak layaknya merokok, mengonsumsi alkohol atau makanan junk food terlalu banyak, dan lain-lain.

10. Konsumsi susu atau makanan dengan kandungan kalsium yang tinggi

Makanan merupakan faktor yang sangat penting untuk pertumbuhan tinggi badan. Konsumsilah makanan dengan kandungan kalsium yang tinggi seperti susu, keju, yoghurt, salmon, kacang almond, dan lain-lain.

Makanan yang mengandung kandungan nutrisi tinggi seperti buah-buahan dan sayur-sayuran juga sebaiknya dikonsumsi. Nutrisi semacam ini sangat penting untuk pertumbuhan anak.

Untuk informasi, rata-rata pria Indonesia memiliki tinggi 168 cm, sedangkan wanita 163 cm. Jadi buat kamu yang memiliki tinggi kurang dari itu, segera programkan tinggi badan untuk anak kamu ya. Kalau perlu, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

IDAI. Diakses 03 Oktober 2019. Mencegah Anak Berperawakan Pendek

NCBI. Diakses 03 Oktober 2019. Impact Exercise Increases BMC During Growth: An 8-Year Longitudinal Study

WebMD. Diakses 03 Oktober 2019. Slideshow: Foods to Boost Male Health

WebMD. Diakses 03 Oktober 2019. What Foods are High in Calcium

WebMD. Diakses 03 Oktober 2019. What are Calcium Foods

 

    Berita Terkait
    register-docotr