Info Parenting

Mengajari Anak Sikat Gigi, Kapan Waktu yang Tepat dan Bagaimana Caranya?

January 29, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Si Kecil sudah mulai tumbuh gigi? Moms kemudian bertanya-tanya, selanjutnya kapan waktu yang tepat untuk anak sikat gigi? Mungkin Moms akan kaget jika mengetahui jawabannya.

Karena ternyata menyikat gigi sudah bisa dilakukan bahkan sebelum anak memiliki gigi! Karena menyikat gigi tak berarti langsung menggunakan sikat gigi loh Moms. Yuk simak penjelasannya berikut ini. 

Baca Juga: Jangan Lalai, Berikut Tips Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Kapan waktu yang tepat untuk menyikat gigi anak? 

Dilansir dari Healthline, sikat gigi bisa dilakukan bahkan sebelum gigi anak tumbuh. Atau dengan kata lain Moms bisa mengawalinya dengan menyikat lidah dan gusi dengan sangat lembut. 

Gigi anak umumnya tumbuh di usia sekitar 6 bulan. Nah sebelum gigi tumbuh di usia itu, Moms bisa menyikat gusi anak menggunakan waslap yang telah dibasahi dengan air. Ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan bakteri di area itu.

Kemudian, jika gigi sudah keluar dari gusi, Moms bisa menyikatnya dengan sikat gigi lembut, dua kali sehari. Salah satunya sebaiknya dilakukan sebelum tidur untuk menghindari sisa susu menempel pada gigi. 

Saat anak sudah semakin besar, namun masih berusia di bawah 3 tahun, Moms bisa menyikat gigi anak menggunakan pasta gigi seukuran satu butir beras. Moms bisa menyikat gigi anak sambil mengajarinya untuk membuang sisa pasta gigi dari mulut. 

Untuk anak 3 hingga 6 tahun, sesuai anjuran American Academy of Pediatrics (AAP), bisa menggunakan pasta gigi sebesar kacang polong. Di usia 6 atau 7 tahun, umumnya sudah terbiasa menyikat giginya sendiri. 

Bagaimana cara menyikat gigi yang benar?

Tahapan menyikat gigi membutuhkan waktu sekitar 2 menit. Berikut tahapan menyikat gigi yang benar. 

  • Basahi sikat gigi dengan air dan beri sedikit pasta gig 
  • Bersihkan bagian luar gigi, menyikatnya dengan lembut dengan sudut 45 derajat dari gusi. 
  • Sikat permukaan luar, dari gigi depan dan juga bagian geraham belakang. 
  • Balikkan sikat untuk menyikat bagian dalam atas gigi. Kemudian balik lagi untuk menyikat bagian dalam bawah gigi. 
  • Setelah itu sikat lidah untuk menghilangkan bakteri atau plak yang menempel.
  • Buang busa pasta gigi dan bilas atau berkumur dengan air bersih. 

Baca Juga: Si Kecil Tidur dengan Botol Susu, Benarkah Bisa Picu Baby Bottle Tooth Decay?

Bagaimana cara mengajari anak sikat gigi? 

Pada anak yang lebih besar, menyikat gigi mungkin terdengar seperti kegiatan yang buang-buang waktu. Padahal jika tidak menyikat gigi, bisa menyebabkan masalah.

Untuk itu, berikut beberapa tips untuk orang tua yang ingin mengajari anak sikat gigi. 

1. Bicara pada anak

Orang tua perlu menjelaskan pentingnya sikat gigi. Bahwa menyikat gigi dilakukan untuk menjaga kebersihan gigi, karena jika tidak bisa merusak gigi.

Berikan perumpamaan jika menyikat gigi memiliki fungsi yang sama seperti mencuci tangan, yang bertujuan untuk menghilangkan kuman agar kita tidak sakit.

2. Sikat gigi bersama

Anak kecil suka meniru perilaku orang dewasa. Itu sebabnya menyikat gigi bersama anak dapat menjadi cara mengajari yang efektif. Lakukan dengan rutin setiap pagi dan sore, agar anak juga terbiasa melakukannya. 

3. Melakukan pelajaran visual

Orang tua bisa menjelaskan pentingnya menyikat gigi dengan memberi contoh visual apa yang terjadi pada gigi jika tidak dibersihkan. Sekaligus menunjukkan cara menyikat gigi yang benar. Anak cenderung lebih bisa menerima contoh dengan visualisasi. 

4. Menuruti keinginan anak sikat gigi

Beberapa anak mungkin rewel dalam urusan memilih pasta gigi. Tidak masalah, Moms. Jika anak meminta pasta gigi dengan rasa tertentu, tidak ada salahnya memberikan yang diinginkannya, jika bisa memotivasinya rajin menyikat gigi. 

5. Bermain sebagai dokter gigi dengan anak

Ajak anak bermain sebagai dokter gigi, dengan boneka mereka yang jadi pasiennya. Lalu ajak anak memeriksa gigi boneka sambil menjelaskan pentingnya kebersihan gigi dan perlunya menyikat gigi. Ini akan menambah pemahaman dan kesadaran anak untuk membersihkan gigi.

Jika masih kesulitan membiasakan anak sikat gigi, Moms mungkin bisa mencoba memberikan tawaran menarik. Misalnya:

  • Membuat lagu selama menyikat gigi sehingga waktu 2 menit tidak terasa. 
  • Membelikan sikat gigi yang dapat menyala, agar bisa menyemangati anak sikat gigi. 
  • Imbalan jika anak sikat gigi dengan konsisten. Ini akan semakin membuat anak semangat membersihkan giginya.

Jika masih belum bisa mengajak anak sikat gigi dengan rutin, mungkin sudah waktunya Moms berkunjung ke dokter gigi, untuk mendapatkan bantuan dari ahlinya. 

Demikian informasi seputar waktu yang tepat untuk anak sikat gigi, serta cara mengajari anak menyikat gigi. 

Punya pertanyaan lain seputar kesehatan? Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline, diakses 21 Januari 2021
Brushing Baby Teeth: When to Start, How to Do It, and More
Healthline, diakses 21 Januari 2021
How to Brush Your Teeth Properly
Webmd, diakses 21 Januari 2021
Brushing and Flossing Children’s Teeth
Kidshealth, diakses 21 Januari 2021
Keeping Your Child’s Teeth Healthy
Verywellfamily, diakses 21 Januari 2021
How to Teach Your Child to Brush Their Teeth

    register-docotr