Info Sehat

Manfaat Daun Binahong, Mengobati Lambung, Ginjal hingga Diabetes

January 29, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Banyak yang tidak mengetahui manfaat dari daun binahong (anredera cordifolia). Padahal, tanaman yang berasal dari Tiongkok ini mampu mengatasi berbagai macam penyakit, lho.

Meskipun di Indonesia tanaman ini belum banyak dikenal, binahong justru menjadi makanan wajib bagi masyarakat Vietnam. 

Tanaman ini tumbuh menjalar dan panjangnya dapat mencapai 5 meter, berbatang lunak dan berbentuk silindris dan pada ketiak daun terdapat seperti umbi bertekstur besar.

Ragam manfaat daun binahong untuk kesehatan

Daun binahong terkenal akan khasiatnya. Perlu diketahui bahwa daun binahong terdiri dari dua jenis, yakni daun binahong merah dan hijau. Meskipun secara fisik tampilannya berbeda, akan tetapi kandungan dan khasiat binahong merah dan hijau tersebut tidak memiliki perbedaan.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah manfaat dari daun binahong berdasarkan hasil penelitian:

Sumber vitamin C dan Kalium

Manfaat pertama yang dimiliki oleh daun binahong adalah merupakan sumber vitamin C dan kalium. Penelitian yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Semarang, diketahui jika daun binahong kaya akan vitamin C dan kalium.

Vitamin C memiliki banyak kegunaan di dalam tubuh. Salah satunya adalah berfungsi membentuk kolagen dalam jaringan ikat, dan kolagen banyak ditemui dalam tulang rawan hingga kulit bagian dalam tulang.

Sementara kalium memiliki nilai lebih jika dibandingkan dengan zat gizi lainnya yaitu dalam proses pembentukan energi.

Manfaat daun binahong untuk wajah: Sebagai terapi jerawat

Manfaat daun binahong untuk wajah dapat membantu untuk menangani jerawat. Dalam sebuah penelitian di Universitas Lampung, didapatkan fakta jika daun binahong memiliki manfaat sebagai terapi jerawat.

Manfaat daun binahong untuk wajah tidak lepas dari kandungan yang dimilikinya. Daun binahong mengandung flavonoid, alkaloid dan antioksidan tinggi.

Kandungan tersebut menjadi penting dalam terapi non farmakologis jerawat dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Dalam penelitian tersebut, ekstrak etanol daun binahong diketahui mengandung antioksidan total sebesar 4,25 mmol/100g pada daun segar dan 3,68 mmol/100g pada daun kering.

Kandungan tersebut membuat fungsi permeabilitas bakteri terganggu dan akhirnya sel bakteri menjadi kehilangan aktivitas biologisnya.

Obat antiinflamasi

Penelitian lain yang dilakukan di Universitas Lampung memperkuat temuan terkait manfaat daun binahong sebagai obat antiinflamasi.

Meskipun demikian, efek antiinflamasi daun binahong lebih rendah jika dibandingkan dengan asam mefenamat yang merupakan obat antiinflamasi non steroid (NSAID).

Daun binahong merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang mengandung senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai antibakteri, antioksidan dan antiinflamasi.

Dalam penelitian di Universitas Negeri Semarang, ditemukan jika ekstrak hasil isolasi daun binahong diduga merupakan senyawa flavonoid golongan auron.

Ekstrak daun binahong memiliki daya hambat terhadap bakteri E. coli dan S. aureus yang memicu berbagai penyakit, salah satunya Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Khasiat binahong merah dan hijau sebagai obat diabetes

Khasiat binahong merah dan hijau selanjutnya adalah dapat membantu mencegah diabetes. Penderita diabetes mellitus di Indonesia terus bertambah. Untuk itu, riset-riset untuk menemukan obat alternatif ini sangat dibutuhkan.

Salah satu yang menjanjikan adalah potensi daun binahong sebagai obat diabetes. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap tikus jantan galur wistar yang diberikan suntikan ekstrak daun binahong. Hasilnya, kadar gula darah pada tikus tersebut turun saat diberikan dosis 25 mg/Kg berat badan tikus.

Penelitian lain dilakukan di Institut Teknologi Bandung yang menunjukkan adanya pengaruh daun binahong pada penanganan luka kaki diabetes. 

Mencegah penyakit ginjal

Selanjutnya, daun binahong juga dapat membantu mencegah penyakit ginjal. Normalnya, tubuh kita akan menghasilkan kreatinin sebagai produk sampah dari aktivitas di otot. Kadar kreatinin yang berlebihan ternyata dapat memunculkan penyakit ginjal.

Ginjal bekerja untuk mempertahankan kadar kreatinin dalam darah untuk berada pada level normal. Saat ginjal terganggu, maka kadar kreatinin akan meningkat karena ginjal tidak mampu membersihkannya.

Sementara, penelitian yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Surakarta menunjukan adanya penurunan kadar kreatinin pada darah mencit yang diberikan jus daun binahong.

Daun binahong untuk luka bakar

Daun binahong juga mampu mengobati luka bakar. Daun binahong untuk luka tidak lepas dari sifat antibakterinya. Sifat antibakteri dari daun binahong mampu merusak membran sel bakteri sehingga bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada luka bakar menjadi lisis.

Kandungan lain dalam daun binahong untuk luka juga menjadi pendukung untuk mempercepat penyembuhan luka bakar, mulai dari mengurangi inflamasi, memelihara membran mukosa hingga mengurangi rasa nyeri pada luka bakar.

Menurunkan asam urat

Tak sampai disitu saja, daun binahong juga dapat membantu menurunkan asam urat. Kandungan flavonoid daun binahong menunjukkan adanya aktivitas antioksidan. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Syiah Kuala.

Atas kandungan itulah maka daun binahong dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus yang menjadi binatang percobaan dalam penelitian tersebut.

Daun binahong untuk cacar api

Herpes zoster (shingles) atau cacar api adalah suatu kondisi yang bisa menimbulkan beberapa gejala, seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Gatal
  • Muncul bintil pada kulit dan kulit area tersebut berwarna kemerahan
  • Sakit perut

Manfaat lain dari daun binahong yakni dapat membantu menangani cacar api atau herpes. Manfaat daun binahong untuk cacar api tidak lepas dari kandungan antioksidan yang mampu untuk menangkal radikal bebas.

Di sisi lain, daun binahong untuk cacar api atau herpes juga memiliki kandungan flavonoid yang dapat membantu melawan virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Kandungan hidrokarbon isometrik dalam daun binahong juga dapat membantu tubuh memulihkan stamina ketika sakit.

Daun binahong untuk luka lambung

Manfaat lain dari daun binahong adalah untuk mengobati luka lambung atau tukak lambung. Dalam satu studi terhadap hewan menunjukkan bahwa ekstrak etanol pada daun binahong untuk luka lambung dapat membantu meredakan gejala tukak lambung.

Tak hanya itu, manfaat daun binahong untuk luka lambung dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa peningkatan pemberian dosis ekstrak berpengaruh terhadap efek penurunan indeks tukak pH lambung serta peningkatan kesembuhan tukak pada hewan.

Daun binahong untuk gatal jamur

Seperti yang sudah diketahui bahwa tanaman binahong merupakan salah satu tanaman yang bisa dijadikan sebagai pengobatan. Daun binahong untuk gatal jamur memiliki kandungan flavonoid dan saponin yang memiliki potensi sebagai antijamur.

Perlu kamu ketahui bahwa jamur merupakan salah satu penyebab infeksi pada kulit. Nah, daun binahong untuk gatal jamur memiliki manfaat untuk mengatasi kondisi tersebut.

Dalam satu studi yang dilakukan untuk mengamati aktivitas antijamur ekstrak etanol daun binahong terhadap jamur Trichophyton rubrum menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun binahong dapat menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton rubrum.

Efek samping daun binahong

Daun binahong memang memiliki banyak manfaat. Akan tetapi, kamu juga perlu memerhatikan efek samping daun binahong. Adapun beberapa efek samping daun binahong di antaranya adalah:

  • Pusing
  • Jantung berdebar
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut

Efek samping daun binahong ini perlu untuk diperhatikan. Maka dari itu, sebelum menggunakan tanaman herbal ini sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, ya.

Bagaimana cara mengolah daun binahong?

Seperti yang sudah diketahui bahwa daun binahong memiliki banyak manfaat. Nah, untuk mendapatkan manfaat dari daun binahong sangat mudah. Sebab, cara mengolah daun binahong bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Melansir dari laman Kompas.com, cara mengolah daun binahong bisa dilakukan dengan mencampurkannya bersama buah-buahan untuk dijadikan sebagai jus.

Daun binahong juga bisa direbus dan dicampur dengan berbagai jenis ginger. Tak hanya itu, daun binahong yang sudah dikeringkan juga bisa diseduh. Di sisi lain, cara mengolah daun binahong juga bisa dijadikan sebagai bahan makanan, yakni dengan cara ditumis.

Sedangkan, jika kamu ingin menggunakan daun binahong sebagai pengobatan, kamu dapat mengambil 9-11 lembar daun binahong (tidak muda dan tidak terlalu tua), kemudian cuci hingga bersih.

Selanjutnya, rebus dengan 2 gelas air. Kamu dapat mengonsumsi ramuan ini 2 kali sehari.

Nah, itulah beberapa manfaat daun binahong untuk kesehatan. Meskipun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, akan tetapi sebaiknya sebelum memutuskan untuk mengonsumsi daun binahong sebagai terapi pengobatan, konsultasikanlah terlebih dahulu pada dokter, ya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari efek samping yang mungkin saja dapat ditimbulkan. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar khasiat binahong merah dan hijau, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Jurnal.unimus.ac.id (2015) diunduh 02 Juni 2020. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/viewFile/1622/1674
  2. Juke.kedokteran.unila.ac.id (2016) diunduh 02 Juni 2020. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/download/906/814
  3. Juke.kedokteran.unila.ad.ic (2014) diunduh 02 Juni 2020. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/juke/article/download/655/659
  4. Journal.unnes.ac.id (2017) diunduh 02 Juni 2020. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/download/12142/8635/
  5. Eprints.ums.ac.id (2017) diunduh 02 Juni 2020. http://eprints.ums.ac.id/52595/11/NASKAH%20PUBLIKAS%20EDITI.pdf
  6. Sps.itb.ac.id (2018) diakses 02 Juni 2020. http://www.sps.itb.ac.id/riset/index.php/2018/01/06/efektivitas-binahong-pegagan-dan-kombinasinya-pada-penanganan-luka-kaki-diabetes/
  7. Eprints.ums.ac.id (2012) diunduh 02 Juni 2020. http://eprints.ums.ac.id/19786/23/Jurnal.pdf
  8. Medicinenet.com (2019) diakses 02 Juni 2020. https://www.medicinenet.com/creatinine_blood_test/article.htm
  9. Kidney.org diakses 02 Juni 2020. https://www.kidney.org/atoz/content/what-creatinine
  10. Juke.kedokteran.unila.ac.id (2017) diunduh 02 Juni 2020. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/1758/1715
  11. Core.ac.uk diunduh 02 Juni 2020.https://core.ac.uk/download/pdf/141839476.pdf
  12. Itb.ac.id (2019) diakses 02 Juni 2020. https://www.itb.ac.id/news/read/57128/home/ragam-khasiat-tanaman-binahong-menurut-guru-besar-farmasi-itb
  13. Kompas.com  (2021) diakses 29 Januari 2021. https://www.kompas.com/food/read/2021/01/05/145400175/cara-olah-binahong-dan-dosis-minumnya-daun-yang-penuh-khasiat?page=all#:~:text=Cara%20mengolah%20daun%20binahong&text=Ervizal%20menjelaskan%20bahwa%20mengolah%20daun,daun%20binahong%20yang%20sudah%20dikeringkan.
  14. Kompas.com (2021) diakses 29 Januari 2021. https://www.kompas.com/food/read/2021/01/06/162213175/6-fakta-daun-binahong-dari-khasiat-kesehatan-sampai-cara-olah?page=all
  15. Jamupedia.com (2020) diakses 29 Januari 2021. https://jamupedia.com/tak-bohong-atasi-herpes-dengan-daun-binahong/
  16. Wedmd.com (2019) diakses 29 Januari 2021. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/shingles/shingles-skin#1
  17. Repository.unib.ac.id (2014) diakses 29 Januari 2021. http://repository.unib.ac.id/9427/
  18. Jurnalfarmasihigea.org (2014) diunduh 29 Januari 2021. https://www.jurnalfarmasihigea.org/index.php/higea/article/view/95

 

    register-docotr