Kesehatan Wanita

Rambut Rontok Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

August 10, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Rambut rontok setelah melahirkan adalah hal yang sering dikeluhkan wanita. Padahal, selama hamil kondisi rambut terlihat lebih subur dan indah.

Mengalami kerontokan rambut memang hal yang umum, tapi jika dialami setelah melahirkan, kerontokan bisa sangat parah. Sebenarnya apa penyebabnya dan bagaimana kita mengatasinya? Berikut ini penjelasannya untuk kamu.

Baca Juga: Bisa Atasi Kerontokan Rambut, Apa Itu PRP Treatment? Yuk Cari Tahu

Penyebab rambut rontok setelah melahirkan

Pada umumnya rambut rontok baru dialami wanita beberapa bulan setelah melahirkan. Sebab, tubuh perlu beradaptasi kembali seperti kondisi sebelum hamil.

Maka, kerontokan rambut yang Moms alami pasca persalinan sebetulnya adalah hal wajar. 

Ada beberapa hal yang umumnya menyebabkan rambut rontok setelah melahirkan, yaitu:

1. Perubahan hormon

Sejak hamil, wanita mengalami perubahan hormon secara drastis, termasuk peningkatan hormon estrogen. 

Kelebihan hormon estrogen selama hamil mendorong rambut tumbuh lebih cepat. Karena hal ini terjadi secara tidak normal, tubuh perlu melakukan penyesuaian, yaitu dengan cara merontokan rambut.

Namun, jangan khawatir Moms! Rambut yang rontok masih bisa tumbuh kembali. Biasanya, rambut yang baru tumbuh ini terlihat di bagian atas dahi sehingga membentuk poni kecil.

2. Fase telogen effluvium

Fase telogen effluvium atau TE adalah kondisi dimana jumlah folikel rambut berkurang. Pada umumnya, TE terjadi ketika pertumbuhan rambut masuk ke fase istirahat sehingga folikel tidak tumbuh.

Berkurangnya jumlah folikel menyebabkan rambut menjadi rontok. Namun, kerontokan yang disebabkan fase TE biasanya hanya bersifat sementara.

3. Kurang tidur dan stres sebabkan rambut rontok setelah melahirkan

Rambut rontok setelah melahirkan juga sering dipicu stres dan kurang tidur. Kelahiran si kecil memang membuat kita bahagia, tetapi di saat yang bersamaan juga membuat kita kewalahan ya, Moms.

Tanpa disadari, stres dan kurang tidur karena terlalu sibuk mengurus sang buah hati menyebabkan kerontokan rambut.

Ketika Moms merasa stres, siklus pertumbuhan rambut menjadi terganggu. Selain itu, kulit kepala lebih rentan mengalami peradangan dan menipis. Jika terus dibiarkan, tentu saja Moms akan mengalami kerontokan rambut.

Baca Juga: Perawatan Tubuh Setelah Melahirkan, dari Mengatasi Nyeri Vagina Hingga Bengkak Payudara

Mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Sebelum memutuskan untuk menjalani perawatan khusus, coba perhatikan apakah kerontokan yang Moms alami cukup parah? Jumlah rambut yang rontok kurang dari 100 helai per hari masih terbilang wajar. Jika lebih dari itu, artinya kondisi kerontokan sudah parah.

Rambut rontok setelah melahirkan yang tidak parah sebetulnya tak perlu diobati. Dengan sendirinya kondisi rambut akan berangsur pulih dan kembali tumbuh normal.

Tetapi jika Moms sudah kesal dengan rambut rontok, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Langkah ini dapat membuat rambut terlihat lebih tebal dan sehat.

1. Hindari menata rambut menggunakan catokan dan hairdryer

Catok rambut dan hairdryer adalah dua alat yang bisa merusak rambut. Bagaimana tidak, kedua alat ini mengeluarkan panas saat digunakan.

Untuk membantu mempercepat pemulihan rambut, sebaiknya Moms menghindari kedua alat ini. Cobalah bertahan untuk menata rambut dan mengering secara natural hingga kerontokan berkurang.

2. Konsumsi makanan bernutrisi

Makanan yang disarankan oleh beberapa ahli untuk meningkatkan kesehatan rambut adalah buah dan sayur. Cara ini dapat memulihkan siklus pertumbuhan rambut dengan alami.

Moms bisa memilih sayur atau buah yang mengandung zat besi dan vitamin D. Kemudian memakan telur dan ikan untuk mendapatkan asupan omega dan magnesium.

3. Gunakan sampo khusus rambut rontok

Sampo untuk rambut rontok dapat membantu menambah volume rambut. Setidaknya, rambut terlihat menjadi lebih tebal dan jumlah rambut yang rontok pun berkurang.

Pilihlah sampo yang sekiranya cocok dengan kondisi kulit kepala dan rambut. Untuk mengatasinya, Moms bisa melihat bahan apa saja yang terkandung dalam sampo tersebut. 

4. Ubah potongan rambut

Rambut pendek sudah pasti memiliki beban yang lebih ringan di kulit kepala. Hal ini dapat membuat kerontokan menjadi berkurang karena kulit kepala tak lagi terbebani.

Dibandingkan dengan rambut panjang, potongan rambut yang lebih pendek dapat membantu mengurangi kerontokan. Maka, cobalah untuk memotong rambut setelah melahirkan.

5. Kelola stres

Seperti yang sudah dijelaskan, salah satu penyebab rambut rontok setelah melahirkan adalah stres. Maka untuk mengatasinya, Moms harus bisa mengelola stres.

Meski mengurus buah hati membutuhkan waktu dan tenaga ekstra, sempatkanlah untuk beristirahat dan refreshing. Jangan biarkan stres mengambil alih pikiran hingga merusak tubuh. 

Cobalah meditasi, yoga, atau latihan pernapasan untuk mengatasi stres. Mintalah teman atau orang terdekat untuk merawat si kecil jika Moms mulai kewalahan.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar rambut rontok setelah melahirkan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2016). Diakses 6 Agustus 2020. The 4 Best Treatments for Postpartum Hair Loss

Today Parent (2019). Diakses 6 Agustus 2020. Postpartum hair loss is totally normal—but there are things you can do to stop it

Verywell Family (2019). Diakses 6 Agustus 2020. Causes and Treatment of Postpartum Hair Loss

    Berita Terkait
    register-docotr