Kesehatan Wanita

Apakah KB IUD Bergeser Berbahaya? Ketahui Ini Beberapa Penyebabnya!

May 11, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

KB IUD bergeser atau bahkan keluar dari tempatnya jarang sekali terjadi. Namun, jika hal tersebut terjadi maka penggunaannya harus segera dihentikan karena bisa menyebabkan ketidaknyamanan.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab dan cara mengatasi KB IUD bergeser yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Menopause Dini, Apakah Bisa Dicegah? Yuk Ladies Ketahui Tipsnya

Apa penyebab KB IUD bergeser?

Dilansir dari Healthline, intrauterine device atau IUD merupakan alat plastik berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Alat ini termasuk jenis kontrasepsi jangka panjang.

Perlu diketahui, KB IUD dapat bergeser meski kasusnya jarang. Pergeseran dari alat kontrasepsi satu ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti mengalami kontraksi uterus yang kuat selama menstruasi, memiliki rongga rahim yang kecil, dan rahim memiliki kemiringan yang jelas.

Tak hanya itu, KB IUD bergeser juga bisa diakibatkan pemasangan oleh tenaga kesehatan yang tidak berpengalaman. Dalam prosedur ini, IUD lebih mungkin bergerak jika kamu berusia di bawah 20 tahun, sedang menyusui, dan pemasangan yang dilakukan segera setelah melahirkan.

Beberapa gejala IUD yang telah bergeser

Tanda dan gejala bergesernya IUD dapat dirasakan oleh penggunanya. Beberapa gejala yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut:

  • IUD terasa. Saat IUD berada di tempat yang tepat, kamu hanya dapat merasakan senarnya. Namun, jika bergeser maka kamu bisa merasakan bagian plastik yang keras.
  • Pasangan merasakan IUD. Ketika IUD sudah bergeser, pasangan bisa juga merasakan bagian plastik yang terasa keras di mana seharusnya tidak bisa dirasakan.
  • Sakit yang ekstrem. Rasa sakit yang ekstrem, semakin parah, atau tidak hilang selama 3 hingga 6 bulan maka mungkin diakibatkan dari letak IUD yang tidak pada tempatnya.
  • Perdarahan sering terjadi. Bercak dan perdarahan yang terjadi secara tidak normal setelah pemasangan IUD bisa berarti jika letaknya berada di tempat yang salah.

Beberapa wanita mungkin juga akan mengalami kram parah, keluar cairan abnormal, atau demam akibat IUD bergeser. Untuk itu, segera bicarakan dengan dokter untuk mencari penyebab dan penanganan yang tepat. 

Adakah bahaya akibat bergesernya IUD?

Untuk menentukan apakah IUD telah bergerak, dokter akan menggunakan sikat kecil untuk mencoba menemukan tali di dalam serviks. Jika senar tersebut ditemukan, kecil kemungkinan IUD bergerak. 

Namun, apabila dokter tidak dapat menemukan tali tersebut maka tes kehamilan akan dilakukan. Perlu dipahami, kehamilan dengan IUD bisa berbahaya sehingga kamu harus diberikan kontrasepsi darurat. 

Meski sangat jarang terjadi, kamu mungkin bisa saja mengalami komplikasi akibat KB IUD bergeser. Apabila IUD memotong rahim di dekat pembuluh darah penting, kemungkinan bisa mengalami perdarahan dan masalah dengan aliran darah ke organ.

Selain itu, jika IUD memotong rahim dan bergerak melaluinya ke dalam rongga perut maka dapat menyebabkan berbagai masalah. Beberapa masalah yang terjadi, seperti reaksi peradangan lokal, adhesi usus, atau perforasi usus.

Bagaimana cara mengatasi IUD yang bergeser?

Apabila kamu merasa KB IUD bergeser atau berpindah, jangan coba memasangnya kembali sendiri. Sebaliknya, segera hubungi dokter atau penyedia layanan kesehatan agar pemeriksaan lebih lanjut bisa dilakukan. 

Dokter akan melakukan ultrasonografi atau USG untuk mencari IUD di dalam rahim. Jika ditemukan di dalam rahim, biasanya dokter mungkin membiarkan atau mengeluarkannya tergantung pada pilihan pribadi, gejala, serta lokasi tepat IUD berada.

Perlu diketahui, saat kamu baru saja mendapatkan IUD, maka biasanya dapat berpindah dengan sendirinya setelah beberapa bulan.

Namun, ketika IUD tidak ditemukan menggunakan USG, dokter akan melakukan rontgen perut dan pinggul. Jika IUD ditemukan, dokter bisa melepas IUD melalui prosedur laparoskopi.

Dokter mungkin juga dapat melihat IUD di serviks sebelum pemeriksaan dengan USG atau sinar-X. Namun, apabila tidak ditemukan maka berarti IUD telah dikeluarkan sebagian dan harus dilepaskan.

Baca juga: Benarkah Minum Soda Bisa Memperlancar Haid? Ini Ulasannya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Webmd (2021), diakses 6 Mei 2021. Signs Your IUD Is Out of Place
  2. Healthline (2020), diakses 6 Mei 2021. How to Tell If Your IUD Has Moved
    register-docotr