Kesehatan Wanita

Agar Tetap Lancar, Yuk Coba 5 Gerakan Yoga untuk Melancarkan Haid Ini

May 11, 2020 | Ajeng Annastasia | dr. Desi
no-image

Salah satu masalah yang umum dialami oleh wanita ada siklus haid yang tidak teratur. Nah, jika kamu juga mengalaminya, yuk coba lakukan 5 gerakan yoga untuk melancarkan haid ini!

Menstruasi atau haid merupakan proses pengeluaran darah dari rahim secara periodik setiap 28 hari, tapi bisa juga berkisar antara 21-35 hari.

Setiap wanita bisa mengalami waktu menstruasi yang berbeda-beda. Umumnya, menstruasi berlangsung dari hari pertama hingga ke-5.

Ragam gerakan yoga untuk melancarkan haid

Berbagai hal bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Bisa karena kondisi psikologis, bisa pula karena aktivitas yang cukup menguras tenaga.

Nah, bagi kamu yang memiliki siklus haid tidak teratur, kamu bisa coba mengatasinya dengan yoga. Beberapa gerakan yoga tersebut misalnya:  

Reclining Twist

gerakan yoga untuk melancarkan haid
Gerakan reclining twist. Foto: Shutterstock.com

Yoga reclining twist merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kelenturan tulang belakang, serta membantu melancarkan haid dan meredakan nyeri perut serta punggung.

Gerakan yoga reclining twist pada saat haid bisa kamu lakukan dengan:

  • Mulailah dengan berbaring sambil terlentang, kemudian silangkan lutut kiri ke atas kaki kanan
  • Lalu rentangkan tangan selebar-lebarnya dengan posisi kepala menghadap ke kiri
  • Tahan posisi ini hingga 5 tarikan napas, hingga kamu bisa merasakan tulang belakang berputar dan memanjang

Cobalah dengarkan gemeretak saat melakukan posisi ini. Kemudian gunakanlah otot perut untuk mengulangi gerakan ini ke sisi lainnya.

Baca juga: 15 Cara Mengecilkan Perut Buncit Tanpa Olahraga

Arching Pigeon

gerakan yoga untuk melancarkan haid
Gerakan arching pigeon. Foto: Shutterstock.com

Arching pigeon atau sering disebut ‘pembuka pinggul’ ini terbukti ampuh mengurangi kram perut, serta membantu melancarkan haid.

Posisi arching pigeon bertujuan merangsang organ internal, seperti otot pada pantat dalam, lipatan paha, serta pada otot sepanjang tulang belakang hingga panggul.

  • Mulailah posisi ini dengan duduk serta lutut kanan ditekuk sedangkan kaki kiri lurus di belakang
  • Kemudian letakkanlah tangan pada pinggul sambil perlahan melengkungkan punggung hingga kamu merasa adanya rentangan optimal pada area pinggul kiri depan
  • Jika kamu merasa pose ini terlalu menyakitkan, kamu bisa bersandar ke depan dengan posisi tangan di depan
  • Kamu juga bisa mengangkat kedua tangan ke udara jika menginginkan peregangan yang maksimum
  • Kemudian tahan hingga 5 tarikan napas dan ulangi pose ini pada sisi lainnya

Jika kamu sering melakukan pose ini, pinggul akan jauh lebih lentur serta mengurangi sesak akibat stres dan kelelahan.

Cat Pose sebagai salah satu gerakan yoga untuk melancarkan haid

gerakan yoga untuk melancarkan haid
Gerakan cat pose. Foto: Shutterstock.com

Gerakan yoga untuk melancarkan haid lain yakni cat pose. Cat pose akan meregangkan otot-otot pada tubuh bagian atas serta leher.

Kamu akan merasakan sensasi pijatan lembut pada bagian perut dan punggung sehingga akan meredakan kram perut saat menstruasi.

  • Cat pose dimulai dengan posisi bertumpu pada kedua telapak tangan serta lutut
  • Tangan harus lurus sejajar bahu sedangkan lutut berada pada posisi di bawah pinggul
  • Tarik napas dalam dan perlahan, lalu turunkan dagu mengarah ke dada, senyaman mungkin
  • Lalu lengkungkan punggung sama seperti kucing meregangkan tubuh. Kemudian buanglah napas saat kamu bangkit dan ulangi posisi ini sebanyak 3-5 kali

Baca juga: Asam Lambung Datang Menyerang? Ini Cara Cepat Mengatasinya!

Camel pose

Gerakan camel pose. Foto: Shutterstock.com

Pose ini tergolong efektif mengurangi nyeri pada punggung bagian bawah. Camel pose bertujuan membentangkan tulang belakang guna melemaskan saraf-saraf pada punggung bawah.

Gerakan yoga ini juga sangat membantu meregangkan otot perut dan melancarkan haid.

  • Gerakan ini dimulai dengan bertumpu pada telapak tangan serta kedua lutut
  • Tangan kamu harus lurus sejajar dengan bahu dan lutut. Lalu, angkatlah satu kaki kemudian rentangkan menuju ke atas
  • Tahan posisi ini hingga 3 tarikan napas. Kemudian kembali ke posisi awal serta mengganti posisi kaki
  • Dongakkan kepala ke atas dan jaga posisi tulang belakang lurus tetap sejajar

Half Bound Squat

Gerakan half bound squat. Foto: Shutterstock.com

Gerakan yoga ini bertujuan melemaskan pinggul, melancarkan haid hingga mengurangi kram perut.

  • Yoga ini dimulai dengan posisi jongkok, satukan kaki hingga berdekatan
  • Kemudian turunkan bokong hingga menyentuh tumit. Jika tidak bisa menyentuh tumit, kamu bisa menyelipkan lipatan selimut
  • Tarik napas sambil mengayunkan lutut diiringi gerakan memutarkan tubuh ke kanan
  • Buanglah napas, sambil menggapai siku kiri atas sambil tangan kanan terus memperpanjang torso. Tahan hingga 5 tarikan napas secara dalam dan perlahan
  • Terakhir seret tangan kiri ke arah lutut, lalu turunkan bahu kiri hingga ke lutut kiri senyaman mungkin. Kemudian bukalah dada sambil menatap bahu atas sebelah kanan
  • Pastikan pinggul selaras serta lutut tetap sejajar menghadap ke depan. Tarik napas selama 30 hingga 60 detik kemudian buang napas
  • Sambil menatap ke depan, lalu hembuskanlah dan kembali ke posisi awal

Gerakan ini tergolong sulit, tapi sangat membantu menenangkan otot-otot perut. Lakukanlah pose yoga ini dengan senyaman mungkin.

Yoga bisa menjadi alternatif untuk memperlancar sekaligus mengurangi nyeri saat haid. Tetapi jika kamu telah mencoba berbagai hal dan haid tak kunjung teratur, maka tidak ada salahnya bila konsultasi ke dokter.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

JACM (2017). Diakses 4 November 2019. The Effect of Yoga on Menstrual Disorders: A Systematic Review
Int J Environ Res Public Health. Diakses 4 November 2019. Effect of Yoga Exercise on Premenstrual Symptoms among Female Employees in Taiwan
WebMD. Diakses 4 November 2019. Does Exercise Help with PMS?

    Berita Terkait
    register-docotr