Kesehatan Wanita

Catat! Ini Hal-hal yang Dapat Memengaruhi Elastisitas Vagina

April 30, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Berbicara tentang vagina, ada begitu banyak mitos yang beredar di masyarakat. Salah satunya tentang vagina bisa menjadi longgar selama-lamanya.

Teori tersebut tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya, vagina merupakan organ yang elastis dan dapat meregang untuk mengakomodasi benda masuk maupun keluar.

Bahkan meskipun bisa melonggar, vagina tidak butuh waktu lama untuk kembali ke bentuk semula.

Baca juga: 3 Penyebab Nyeri Selangkangan saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Faktor-faktor yang memengaruhi elastisitas vagina

Terdapat beberapa hal yang dapat memengaruhi elastisitas vagina. Mulai dari usia, masa persalinan, dan kondisi medis tertentu. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Usia

Kamu mungkin mulai melihat perubahan dalam elastisitas vagina mulai usia 40-an. Itu karena kadar estrogen akan mulai turun saat kamu memasuki tahap perimenopause.

Dilansir Healthline, hilangnya estrogen berarti jaringan vagina akan menjadi:

  1. Lebih tipis dan kering
  2. pH kurang asam
  3. Kurang fleksibel

Perubahan ini mungkin menjadi lebih terlihat setelah kamu mencapai menopause penuh.

2. Persalinan

Wajar jika vagina berubah tidak terlalu kencang setelah melahirkan melalui vagina. Bagaimanapun, otot-otot vagina telah meregang agar bayi dapat melewati jalan lahir dan keluar dari pintu masuk vagina.

Setelah bayi lahir, kamu mungkin memerhatikan bahwa vagina jadi terasa sedikit lebih longgar dari biasanya. Itu sangat normal. Vagina akan mulai pulih kembali beberapa hari setelah melahirkan, meskipun mungkin tidak kembali ke bentuk seperti sebelumnya.

Jika kamu pernah melahirkan lebih dari satu kali, otot-otot vagina juga kemungkinan besar akan kehilangan sedikit elastisitasnya.

3. Kondisi medis

Kamu akan melihat bahwa vulva menjadi kendur atau mengembang karena menopause atau komplikasi medis. Termasuk seperti kista dan dalam beberapa kasus kanker.

Jika kamu pernah mengalami komplikasi medis yang melibatkan prosedur pembedahan di sekitar rahim atau leher rahim, kamu mungkin ingin memeriksakan vaginamu.

Tips memperkuat otot vagina

Berikut adalah beberapa cara alami yang bisa dilakukan agar vagina kembali kencang dan rapat.

Senam kegel

Gerakan kegel. Sumber: Shutterstock

Ini adalah cara yang bagus untuk memperkuat otot dasar panggul. Otot-otot ini adalah bagian dari inti tubuh dan membantu menopang kandung kemih, dubur, usus halus, dan rahim.

Untuk melakukannya, kamu perlu mengidentifikasi otot dasar panggul terlebih dulu. Caranya, berhentilah di tengah aliran saat kamu buang air kecil. Jika berhasil, itu artinya kamu telah menemukan otot yang tepat. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pilih posisi untuk latihan. Kebanyakan orang lebih suka berbaring telentang untuk Kegel.
  2. Kencangkan otot dasar panggul. Tahan kontraksi selama 5 detik, rilekskan selama 5 detik lagi.
  3. Ulangi langkah ini setidaknya 5 kali berturut-turut.
  4. Saat membangun kekuatan, tingkatkan waktu menjadi 10 detik. Cobalah untuk tidak mengencangkan paha, perut, atau bokong selama Kegel. Fokus saja pada dasar panggul.

Untuk hasil terbaik, berlatihlah 3 set Kegel sebanyak 5 sampai 10 kali sehari. Kamu akan melihat hasilnya dalam beberapa pekan.

Kerucut vagina

Kerucut vagina. Sumber foto: www.chennaigynecologist.com

Kamu juga bisa memperkuat otot dasar panggul dengan menggunakan kerucut vagina. Ini adalah benda seukuran tampon berbobot yang harus dimasukkan ke dalam vagina dan ditahan di dalamnya. Untuk menggunakan benda ini, caranya adalah:

  1. Masukkan kerucut paling ringan ke dalam vagina.
  2. Kencangkan otot vagina lalu tahan selama sekitar 15 menit, dua kali sehari.
  3. Tingkatkan bobot kerucut yang kamu gunakan secara berkala setelah kamu berhasil menahan kerucut di tempatnya di dalam vagina lebih lama.

Stimulasi listrik neuromuskuler (NMES)

NMES dapat membantu memperkuat otot-otot vagina dengan mengirimkan arus listrik melalui dasar panggul menggunakan probe. Stimulasi listrik akan menyebabkan otot dasar panggul berkontraksi dan rileks.

Kamu dapat menggunakan unit NMES rumah atau meminta dokter melakukan perawatan ini agar lebih terawasi. Sesi ini biasanya berlangsung selama 20 menit dan kamu harus melakukan ini setiap empat hari sekali, selama beberapa pekan.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline, diakses pada 29 April 2021

Medical News Today, diakses pada 29 April 2021

Cleveland Clinic, diakses pada 29 April 2021

    register-docotr