Diet dan Nutrisi

13 Makanan Penambah Darah yang Baik Dikonsumsi Pengidap Anemia

July 21, 2020 | Husni Efendi | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Makanan penambah darah sangat dibutuhkan jika kamu mengalami anemia, yang sering dikenal sebagai penyakit kurang darah.

Anemia sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya karena kekurangan zat besi. Anemia bisa membuat sirkulasi oksigen dan nutrisi ke sel-sel dalam jaringan tubuh menjadi terganggu.

Untuk membantu mengatasi hal tersebut, ada baiknya kamu rutin mengonsumsi makanan untuk menambah darah. Apa saja ya pilihannya?

Baca juga: Seringkali Diabaikan, Inilah Ciri-ciri Kurang Darah yang Wajib Kamu Ketahui

Rekomendasi pilihan makanan penambah darah

Berikut ulasan lengkap tentang ragam pilihan makanan penambah darah yang bisa rutin kamu konsumsi:

Daging merah

Asupan zat besi bisa sebagai sumber makanan penambah darah dan bisa kamu dapatkan dari daging merah, misalnya seperti daging kambing atau sapi. Daging unggas juga bisa kamu konsumsi untuk bahan makanan penambah darah.

Bayam dan sawi

Kamu juga bisa mengonsumsi sayuran seperti bayam dan sawi untuk membantu mencukupi kebutuhan makanan penambah darah.

Kandungan zat besi dari bayam dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah merah, serta dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh.

Kacang-kacangan

Jenis kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang merah, dan kacang hijau juga direkomendasikan sebagai makanan penambah darah.

Jenis kacang-kacangan tadi mengandung asam folat atau vitamin B9, yang bisa membantu meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.

Semangka

Selain dapat membantu menambah darah, keistimewaan lain dari buah semangka adalah kaya akan air. Jika kamu mengonsumsinya, manfaat lain yang bisa didapatkan tubuh yakni terhindar dari risiko dehidrasi.

Telur ayam

Kandungan vitamin A yang terkandung dalam telur bagus untuk tubuh.

Vitamin A ini dapat membantu tubuh menghasilkan sel darah merah yang sehat. Selain telur, kamu bisa juga mengonsumsi makanan sumber vitamin A lain seperti susu sapi, hati sapi atau hati ayam.

Buah kering

Anggur dan kismis juga bisa menjadi alternatif makanan penambah darah untuk kamu rutin konsumsi. Buah-buahan jenis ini kaya akan zat besi.

Murbei

Mungkin kamu tidak terlalu familiar dengan jenis buah yang satu ini. Namun murbei juga menjadi salah satu makanan yang bisa menambah darah dalam tubuh.

Buah-buahan yang mengandung vitamin C

Buah-buahan yang mengandung vitamin C menjadi rekomendasi selanjutnya, karena buah-buahan ini bisa membantu kelancaran proses penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Kamu bisa mendapatkan buah-buahan penambah darah yang mengandung vitamin C, misalnya dari jeruk, stoberi, paprika, atau tomat.

Pisang

Selain rasanya manis dan mudah didapat, pisang juga kaya zat besi. Kandungan dalam pisang bisa membantu mengoptimalkan produksi sel darah merah dalam tubuh.

Roti gandum dan sereal

Roti dan sereal kaya akan vitamin B12 dan asam folat, sehingga dapat menjadi asupan makanan untuk mencegah terjadinya anemia.

Alpukat

Vitamin E yang terkandung dalam alpukat punya fungsi penting untuk melindungi sel darah merah. Untuk mencegah anemia, kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E seperti alpukat.

Makanan yang yang mengandung vitamin E juga terkandung dalam minyak minyak zaitun, kacang-kacangan, atau paprika merah.

Buah persik kering

Buah persik kering mungkin termasuk jarang kamu temui, tapi buah persik kering mengandung lebih banyak zat besi.

Persik kering bisa djadikan bahan camilan, atau biasanya dicampur dengan yoghurt.

Ubi merah

Ubi merah yang sering kamu jumpai di pasar juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan penambah darah. Asupan ini mampu mengaktifkan sel-sel darah merah dan menambah oksigen ke dalam darah.

Jenis umbi ini juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil karena memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi.

Nah, demikian beberapa rekomendasi makanan yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, atau dari bahan hewani yang bisa kamu jadikan sebagai bahan makanan penambah darah. Mana yang kamu suka?

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  • AAMDS, https://www.aamds.org/treatments/self-care/six-areas/nutrition
  • FAO, http://www.fao.org/tempref/AG/agn/nutrition/Kapitel_21_210207.pdf
  • Healthline, https://www.healthline.com/nutrition/iron-rich-plant-foods#section4, diakses 16 Juli 2020
  • Healthline, https://www.healthline.com/nutrition/increase-iron-absorption#section3
  • Hopkins Medicine, Vitamin B12 Deficiency Anemia https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/vitamin-b12-deficiency-anemia
  • Hopkins Medicine, Folate-Deficiency Anemia https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/folate-deficiency-anemia
  • Livestrong, https://www.livestrong.com/article/466680-fruits-containing-high-iron
  • Spring Nutrition, Vitamin A Deficiency, https://www.spring-nutrition.org/publications/series/understanding-anemia/causes-anemia/micronutrient-deficiencies/vitamin-a
    Berita Terkait
    register-docotr