Puasa

Sehat dan Cocok untuk Buka Puasa, Ini Manfaat Daging Buah Kelapa Bagi Kesehatan!

April 30, 2021 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sajian minuman paling populer di Indonesia saat berbuka puasa salah satunya adalah es kelapa. Tak hanya sekadar segar, mengonsumsi es kelapa beserta dengan daging buahnya ternyata juga memiliki berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan.

Manfaat daging buah kelapa saat buka puasa 

Daging buah kelapa dapat bermanfaat bagi kesehatan dalam beberapa cara. Menurut Healthline, banyak penelitian tentang manfaat buah tropis ini difokuskan pada kandungan lemaknya, berikut manfaatnya: 

Meningkatkan kesehatan jantung

Daging buah kelapa mengandung minyak kelapa, yang dapat meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan menurunkan kolesterol LDL (jahat). Perbaikan pada penanda ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Satu studi seperti yang dilansir dari laman Healthline, selama 4 minggu memberi 91 orang 1,6 ons (50 ml) minyak kelapa extra virgin, minyak zaitun extra virgin, atau mentega tawar setiap hari. 

Mereka yang termasuk dalam kelompok minyak kelapa menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kolesterol HDL (baik), dibandingkan dengan mereka yang diberi mentega atau minyak zaitun.

Membantu menurunkan berat badan

Daging kelapa dapat membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan bahwa MCT dalam buah ini dapat meningkatkan rasa kenyang, pembakaran kalori, dan pembakaran lemak, yang semuanya dapat mendukung penurunan berat badan.

Selain itu, kandungan serat daging kelapa yang tinggi dapat meningkatkan rasa kenyang, yang dapat membantu mencegah makan berlebihan.

Menjaga kesehatan pencernaan

Kelapa kaya serat, yang membantu mengosongkan tinja dan mendukung keteraturan usus, sehingga dapat menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat.

Karena buah-buahan ini juga tinggi lemak, mereka dapat membantu tubuh menyerap nutrisi yang larut dalam lemak, termasuk vitamin A, D, E, dan K.

Selain itu, MCT dalam daging kelapa telah terbukti memperkuat bakteri usus, yang dapat melindungi dari peradangan dan kondisi seperti sindrom metabolik.

Terlebih lagi, minyak kelapa dapat mengurangi pertumbuhan jamur berbahaya, seperti Candida albicans, yang dapat menyebabkan infeksi serius. 

Meningkatan fungsi otak 

Senyawa MCT dalam daging buah kelapa ini juga mampu menunjang fungsi otak, sehingga sangat baik apabila dikonsumsi oleh pengidap gangguan memori dan fungsi otak.

Salah satunya bagi penderita penyakit Alzheimer. Hal ini karena senyawa MCT dapat menjadi bahan bakar alternatif glukosa dalam tubuh.

Dapat menstabilkan gula darah

Tak hanya itu saja daging buah kelapa juga dapat menurunkan gula darah saat puasa dan mengubah bakteri usus untuk membantu pengendalian gula darah. 

Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh 

Kandungan antioksidan dalam kelapa dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. MCT pada daging buah ini mungkin juga memiliki sifat antivirus, antijamur, dan penekan tumor. 

Benarkah konsumsi kelapa terlalu banyak bisa sebabkan timbulnya cacing kremi? 

Melansir penjelasan dari laman Healthline, infeksi cacing kremi adalah salah satu jenis infeksi cacing usus manusia yang paling umum. Cacing kremi adalah cacing kecil dan sempit.

Warnanya putih dan panjangnya kurang dari setengah inci. Infeksi cacing kremi juga dikenal sebagai enterobiasis atau oxyuriasis.

Perlu kamu ketahui bahwa infeksi cacing kremi sangat menular. Kamu bisa terinfeksi cacing kremi karena menelan makanan atau menghirup telur cacing kremi secara tidak sengaja dari orang yang terinfeksi.

Telur-telur ini biasanya disimpan ke permukaan atau benda oleh orang yang telah terinfeksi. Siklus infeksi dimulai dengan menelan telur mikroskopis ini. 

Jadi hubungan antara kelapa dan timbulnya cacing kremi ini adalah jika dikonsumsi dengan tidak menjaga kebersihannya, dan telah terkontaminasi cacing kremi. Namun, jika kelapa yang kamu konsumsi bersih, tentunya infeksi cacing kremi tidak akan terjadi. 

Baca juga: Ragam Manfaat Minyak Kelapa untuk Eksim: Jaga Hidrasi Kulit hingga Mengurangi Peradangan!

Cara mengonsumsi kelapa 

Untuk makan buah kelapa dan bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal, ada beberapa cara untuk menikmatinya termasuk dimakan mentah, diparut atau dikeringkan. Namun, kamu juga bisa membeli kelapa utuh dari toko dan mengolahnya sendiri.

Apabila kamu ingin mendapatkan dagingnya membutuhkan lebih dari sekadar membuka kelapa dan harus mengambil bagian dalam kelapa menggunakan sendok.

Menurut Academy of Culinary Nutrition ada metode tanpa alat untuk memecahkan kelapa. Namun, kamu masih perlu mencari permukaan yang runcing, seperti sudut meja, untuk membuka kelapa:

  • Temukan permukaan yang tajam dan runcing. Jika berada di dalam ruangan, cobalah sudut meja dapur. Jika di luar ruangan, kamu bisa menggunakan batu.
  • Letakkan mangkuk di bawah kelapa sebelum membukanya. Ini akan membantu menangkap cairan yang akan mengalir setelah retak.
  • Dengan kelapa di tangan, arahkan ke ujung permukaan sampai kulitnya tertusuk. Pastikan kamu melakukan ini di atas mangkuk dan biarkan cairannya keluar.
  • Lanjutkan proses ini dengan mengelilingi kelapa hingga pecah-pecah.
  • Setelah  membukanya, gerakkan pisau di sepanjang bagian dalam kulit untuk mengeluarkan dagingnya. Kamu juga bisa menggunakan sendok untuk mengeluarkannya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2019) diakses pada 29 April 2021. What Is Coconut Meat, and Does It Have Benefits?
  2. Livestrong.com (2018) diakses pada 29 April 2021. 5 Awesome Health Benefits of Raw Coconut Meat
  3. Livestrong.com (2019) diakses pada 29 April 2021. How to Eat a Raw Coconut
  4. Healthline.com (2019) diakses pada 29 April 2021. Pinworm Infection
  5. Culinarynutrition.com (2020) diakses pada 29 April 2021. What to Do With a Whole Coconut 
    register-docotr