Kesehatan Seksual

Mengenal Nipplegasm: Rangsangan Puting yang Bisa Bikin Kamu Orgasme!

April 8, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Selama ini, banyak orang menganggap bahwa orgasme hanya bisa didapat melalui penetrasi ketika sedang berhubungan seks. Faktanya, kamu bisa mencapai klimaks dengan banyak cara, salah satunya adalah nipplegasm.

Lantas, apa sebenarnya nipplegasm itu? Benarkah bisa membuat orgasme tanpa penetrasi? Bagaimana cara melakukannya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu nipplegasm?

Nipplegasm adalah kependekan dari nipple dan orgasm, yaitu orgasme yang didapat dari rangsangan puting payudara. Dengan kata lain, orgasme yang didapat bukan berasal dari stimulasi atau rangsangan alat kelamin.

Orgasme sendiri merupakan periode klimaks atau puncak reaksi dari aktivitas seksual. Ketika orgasme, sebagian besar otot di tubuh akan menegang, lalu perlahan mengendur beberapa waktu setelahnya.

Baca juga: Seks Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Pulas, Benarkah?

Apa kata penelitian?

Stimulasi pada payudara agar mencapai orgasme bukan sekadar kabar burung, namun telah didukung oleh sejumlah penelitian. Salah satunya adalah studi yang terbit di Journal of Sexual Medicine.

Riset itu menyimpulkan, 81,5 persen dari 153 responden wanita mengaku bahwa rangsangan pada puting cukup efektif untuk membangkitkan gairah seks. Bahkan, efek rangsangan pada puting juga bisa dirasakan oleh pria.

Tak kurang dari 51,7 persen pria yang terlibat dalam penelitian tersebut mengaku bahwa gairah seks atau libido bisa meningkat setelah mendapat rangsangan pada putingnya.

Masih dari penelitian yang sama, 59 persen wanita dan 17 persen pria mengaku meminta pasangannya untuk memberi rangsangan pada puting setiap kali berhubungan seks agar libidonya meningkat.

Rangsangan puting ketika sedang berhubungan seks

Bagi banyak orang, puting adalah salah satu zona yang sensitif. Bahkan, dikutip dari Live Science, sensasi rangsangan puting bisa diteruskan ke bagian otak yang sama seperti stimulasi yang berasal dari vagina, klitoris, serviks, dan area genital lainnya.

Menurut sebuah penelitian, kondisi itu tak lepas dari banyaknya ujung saraf yang ada pada puting, termasuk area gelap melingkar di sekitarnya yang disebut dengan areola.

Seperti diketahui, semakin banyak ujung saraf, maka area tersebut akan makin sensitif. Itu juga berlaku untuk bagian tubuh lain seperti leher, ketiak, vagina, anus, penis, dan telapak kaki.

Selain itu, dikutip dari Psychology Today, saat puting payudara mendapat stimulasi atau rangsangan, tubuh akan melepaskan oksitosin, bahan kimia yang sering disebut sebagai hormon cinta. Hormon itu bisa memberi efek pada gairah seks, kenikmatan (pleasure), dan peluang orgasme.

Tanda puting sudah terangsang

Puting payudara yang sudah terangsang akan menunjukkan perubahan yang tentu saja berbeda jika dalam kondisi normal. Tanda-tandanya meliputi:

  • Pada wanita, payudara akan membesar hingga 25 persen. Dalam waktu yang sama, payudara (termasuk bagian puting dan areola) menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan.
  • Warna puting yang sebelumnya pucat akan berubah menjadi lebih gelap. Mekanismenya sama seperti penis yang sedang ereksi, yaitu akan lebih banyak darah yang menuju ke puting saat sudah terangsang.
  • Puting menjadi lebih keras, disebabkan oleh aliran darah yang telah memenuhi rongga di dalamnya.

Tips melakukan nipplegasm

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus dalam melakukan nipplegasm. Seperti namanya, kamu akan lebih banyak memainkan area puting pasangan atau diri sendiri.

Kamu bisa menggunakan satu tangan untuk melakukannya, dan tangan lainnya ‘menjelajahi’ zona sensitif lain. Berikut tips yang bisa kamu lakukan:

  1. Ambil napas dalam-dalam hingga merasa rileks dan tenang.
  2. Mulailah untuk menyentuh zona sensitif pada umumnya, seperti perut, pusat, dan bagian bawahnya.
  3. Lakukan secara bertahap, buat gerakan melingkar di bagian luar puting atau areola.
  4. Perlahan, mulailah menggosokkan jari-jarimu ke atas puting, lalu tingkatkan kecepatan dan tekanannya.
  5. Cobalah untuk mencubit, memutar, atau menarik puting secara lembut.
  6. Kamu bisa memainkan puting sesuai keinginan sampai merasakan sensasi ‘menyenangkan’.
  7. Saat akan mencapai klimaks, tahan dan ulangi teknik di atas hingga kamu merasa sudah waktunya untuk orgasme.

Teknik di atas bisa kamu lakukan sendirian maupun dengan pasangan. Beberapa pasangan bahkan tidak hanya menggunakan jari untuk memberikan rangsangan, tapi juga mulut, lidah, dan bibir.

Nah, itulah ulasan tentang nipplegasm yang bisa kamu lakukan untuk mencapai klimaks tanpa adanya penetrasi. Meski bisa dilakukan sendiri, tak ada salahnya mengajak pasangan untuk mencobanya bersama.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Science Direct, diakses 7 April 2021, Nipple/Breast Stimulation and Sexual Arousal in Young Men and Women.
  2. Huff Post, diakses 7 April 2021, The Truth About Breast Orgasms.
  3. Live Science, diakses 7 April 2021, Nipples ‘Light Up’ Brain the Way Genitals Do.
  4. Psychology Today, diakses 7 April 2021, Sexual Wiring of Women’s Breasts.
  5. Yahoo, diakses 7 April 2021, Nipple orgasm: how to have an orgasm from nipple play.
  6. Wiley Online Library, diakses 7 April 2021, The nipple and the areola of the human female breast.

    register-docotr