Kesehatan Seksual

Benarkah Rutin Berhubungan Seks Bisa Bikin Panjang Umur?

December 17, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Menua seiring bertambahnya usia adalah hal di luar kendali kita sebagai manusia. Namun, ternyata ada beberapa kebiasaan yang dapat menambah atau memperpanjang usia, meski usia terus bertambah.

Beberapa kebiasaan yang dimaksud antara lain membaca, berolahraga, dan makan sehat. Satu lagi yang masuk daftar adalah rutin berhubungan seks.

Apa kata penelitian tentang seks dapat memperpanjang usia?

Salah satu penelitian mengungkapkan jika seks dilakukan secara teratur dapat memberikan dampak baik bagi kesehatan. Termasuk dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kualitas hidup.

Penelitian dari New England Research Institute ini cukup signifikan. Klaim ini didasari oleh penelitian yang sudah dilakukan selama 22 tahun. Melibatkan 1.120 orang, pria dan wanita, berusia di bawah 65 tahun.

Menariknya, selain dapat mengurangi risiko penyakit jantung, seks teratur juga dapat mengurangi gejala terkait penyakit jantung. Kebiasan seks teratur ini juga meningkatkan kemungkinan bertahan hidup saat terkena serangan jantung.

Seberapa sering harus rutin berhubungan seks untuk mendapatkan manfaat tersebut?

Jika berbicara dalam kondisi belum pernah mengalami serangan jantung, maka orang yang berhubungan seks lebih dari sekali dalam satu minggu, akan memiliki 27 persen peluang lebih rendah meninggal akibat serangan jantung.

Sementara yang berhubungan seks sesekali, hanya memiliki peluang 8 persen lebih rendah. Jadi, bisa dibilang seminggu sekali adalah frekuensi yang dapat membantu kamu mendapatkan manfaat yang maksimal.

Dalam kondisi yang ideal, berhubungan seks rutin setiap minggu, dapat meningkatkan peluang bertahan hidup hingga 37 persen.

Kaitan seks dengan kondisi kesehatan lain

Penelitian lain yang diambil dari American Journal Cardiology, menunjukkan bahwa pria dengan frekuensi aktivitas seksual rendah, memiliki peningkatan risiko penyakit kardiovaskular terlepas dari disfungsi ereksi. Keaktifan seks mengindikasikan kesehatan secara menyeluruh.

Manfaat rutin berhubungan seks bagi kesehatan

Senada dengan yang telah diulas di atas, Dr. Irwin Goldstein, direktur pengobatan seksual di Rumah Sakit Alvarado menyebutkan bahwa seks adalah kegiatan yang menyehatkan.

“Kamu tidak akan punya kesimpulan lain, selain sepakat bahwa seks adalah aktivitas yang sehat,” ucapnya, dilansir dari Healthline.com. Karena selain dapat memperpanjang peluang hidup, seks juga memiliki segudang manfaat seperti:

  • Melawan pilek atau flu. Orang yang berhubungan seks rutin beberapa kali seminggu cenderung memiliki antibodi imunoglobulin yang lebih tinggi. Sehingga pertahanan terhadap flu lebih kuat.
  • Seks membakar kalori. Seks membantu meningkatkan aliran darah dan membantu menyehatkan jantung. Bisa dibilang seks adalah salah satu bentuk olahraga yang menyenangkan.
  • Mengatur kadar hormon. Ini lebih menyehatkan untuk wanita karena membantu siklus menstruasi yang teratur dan mengurangi gejala kurang menyenangkan menopause.
  • Seks meredakan sakit fisik. Karena seks membuat tubuh melepaskan hormon oksitosin, di mana hormon itu bisa mengurangi rasa sakit.
  • Mengurangi stres dan menurunkan tekanan darah. Ini masih terkait oksitosin, karena hormon ini juga menenangkan saraf. Membantu tidur lebih nyenyak, yang berpengaruh pada penurunan tekanan darah tinggi.
  • Menurunkan risiko kanker prostat. Pada pria, sebuah penelitian mengungkap pria yang ejakulasi setidaknya lima kali seminggu, dari berhubungan seks atau masturbasi cenderung tidak terkena kanker prostat.
  • Mengurangi risiko kanker payudara. Walau masih harus dipelajari lebih lanjut, tapi disebutkan jika seks dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.
  • Meningkatkan suasana hati. Kehidupan seks yang sehat akan memberikan efek pada baiknya suasana hati. Ini membantu kondisi psikologis seseorang.
  • Mencegah preeklamsia. Seks saat hamil, kenapa tidak? Ada manfaatnya kok, karena wanita yang rutin seks memiliki risiko preeklampsia yang lebih rendah.
  • Meningkatkan indra penciuman. Peningkatan prolaktin yang muncul saat berhubungan seks dianggap yang berperan penting dalam hal ini.
  • Meningkatkan kontrol kandung kemih. Karena dapat melatih otot sekitar kandung kemih, seks juga bermanfaat untuk membantu mencegah inkontinensia (sulit menahan buang air kecil).

Dengan manfaat-manfaat tersebut, tentunya akan membantu menjaga kesehatanmu, dan membuat umur lebih panjang. Demikian manfaat berhubungan seksual secara teratur yang dapat memperpanjang usia dan mengatasi masalah kesehatan lainnya.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr