Kesehatan Seksual

Apakah Berhubungan Seks Setiap Hari Berbahaya? Ini Penjelasannya!

December 26, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Seks dikenal sebagai pengurang stres yang terbukti ampuh meningkatkan suasana hati secara instan. Dan ya, berhubungan seks setiap hari adalah hal yang sangat normal.

Namun ada kalanya hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Apakah kebiasaan ini punya dampak tertentu bagi kesehatan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini akan mengulas dampak baik dan buruk yang bisa kamu peroleh dari berhubungan seks setiap hari.

Baca juga: Pendidikan Seksualitas Komprehensif Tidak Tabu, Inilah Alasannya!

Risiko berhubungan seks setiap hari

Dilansir Insider, Diana Bitner, seorang dokter spesialis kandungan mengatakan bahwa pada dasarnya tidak ada batasan jumlah hubungan seks yang bisa dilakukan siapa pun.

Akan tetapi kamu tetap perlu tahu beberapa dampak buruk yang bisa terjadi apabila kamu terlalu sering berhubungan intim dengan pasangan.

1. Vagina menjadi kering

Hal pertama yang jelas akan terjadi adalah vagina menjadi kering. Ini dapat terjadi karena organ kewanitaan tersebut mengalami kontak atau penetrasi yang terlalu lama dan sering.

Bahkan ketika ini terjadi terus menerus, robekan kecil yang sangat menyakitkan bisa terjadi di vagina.

2. Luka pada vagina

Bitner juga menambahkan bahwa terlalu banyak berhubungan seks bisa menyebabkan iritasi, lecet, atau ruam pada kulit luar di sekitar vulva yang pada akhirnya akan menyebabkan labia membengkak.

3. Infeksi saluran kencing

Efek samping lain yang tidak menyenangkan dan mungkin dari terlalu banyak seks adalah peningkatan risiko infeksi kandung kemih dan vagina.

Ini dikarenakan cairan semen memiliki pH 7, yang dapat memicu pertumbuhan bakteri tidak sehat di dalam vagina.

Jika dikombinasikan dengan terlalu banyak gesekan dari aktivitas seksual, ini dapat membuat bakteri dari vagina dan anus berpindah ke kandung kemih, lalu menyebabkan infeksi saluran kemih.

4. Iritasi penis

Kaum pria juga bisa mengalami nyeri dan iritasi pada penis jika terlalu sering berhubungan seksual.

Ini dikarenakan umumnya pria mengalami ejakulasi sebanyak 8 sampai 10 kali dalam seminggu. Ketika jumlahnya lebih dari itu, ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada kemaluan pada pria.

Manfaat melakukan hubungan seks bagi kesehatan

Meski bisa menimbulkan beberapa dampak di atas, pada dasarnya melakukan hubungan seks setiap hari termasuk aktivitas yang sah-sah saja dilakukan.

Ini tetap memiliki manfaat bagi kesehatan, misalnya seperti yang tercantum di bawah ini:

1. Meningkatkan kualitas tidur

Dilansir dari Medlife, hubungan seks yang intens membuat tubuh melepaskan hormon bahagia yang disebut oksitosin dan endorfin.

Keduanya mampu membantu tidur lebih nyenyak yang pada akhirnya akan berpengaruh kepada:

  1. Potensi usia yang lebih panjang
  2. Sistem kekebalan yang kuat
  3. Membuat kamu tetap energik sepanjang hari

2. Menurunkan stres

Seks setiap hari bisa mengurangi stres. Caranya adalah dengan meningkatkan hormon endorfin yang bertanggung jawab untuk meningkatkan suasana seks.

Seks juga merupakan salah satu bentuk olahraga yang memang berfungsi membuat kamu merasa tenang. Jadi setiap kali kamu merasa tertekan, bercintalah dengan pasangan untuk mengalahkan perasaan stres tersebut.

3. Mengurangi risiko kanker prostat

Kanker prostat disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang meningkat pesat karena keluarnya sperma dalam jangka waktu lebih lama dari biasanya.

Jadi seks setiap hari dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko kanker prostat karena ejakulasi jadi terjadi secara teratur.

4. Membuat lebih bergairah

Apa kamu sering merasa tidak bergairah saat pasangan mengajak berhubungan intim? Jika ya, ketahuilah bahwa semakin banyak seks yang kamu lakukan, akan semakin meningkatkan kenikmatan seksual kamu secara alami.

Baca juga: Para Suami, Ini 4 Tips Merangsang Gairah Istri di Atas Ranjang

5. Baik untuk jantung

Dilansir dari NCBI, sebuah studi menemukan fakta bahwa pria yang berhubungan seksual yang lebih sering cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami stroke iskemik dan kejadian penyakit jantung koroner.

Studi lain berdasarkan kumpulan data Welsh yang sama juga mengungkapkan bahwa pria yang mengalami lebih banyak orgasme, berisiko lebih rendah meninggal akibat penyakit jantung koroner.

Apakah berhubungan seks setiap hari diperlukan?

Seks memang hadir dengan banyak manfaat. Tetapi ini tidak berarti kamu harus menjadikannya tugas sehari-hari.

Pada dasarnya kamu boleh membatasi berapa kali kamu akan berhubungan seks dalam sehari atau seminggu. Ini penting karena hubungan seks bisa menjadi tidak baik apabila:

  1. Pasangan tidak ingin berhubungan seks karena kelelahan atau sakit.
  2. Seks menjadi gangguan utama dalam pekerjaan dan kehidupan.
  3. Terlalu banyak seks membuat kamu atau pasangan melupakan tanggung jawab rumah tangga atau keuangan.
  4. Hubungan seks yang berlebihan menyebabkan peradangan atau iritasi pada vagina.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu berbicara dengan pasangan tentang kebutuhan seks di antara kalian berdua.

Punya pertanyaan lain seputar seks? Ayo konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Is Sex Good for Your Health? A National Study on Partnered Sexuality and Cardiovascular Risk Among Older Men and Women, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5052677/ diakses pada 23 Desember 2020

Is It Normal to Have Sex Every Day?, https://www.medicinenet.com/is_it_normal_to_have_sex_every_day/article.htm diakses pada 23 Desember 2020

Is Daily Sex Good for Health?, https://www.medlife.com/blog/is-daily-sex-good-for-health/#:~:text=Daily%20sex%20reduces%20stress%20by,make%20love%20with%20your%20partner. diakses pada 23 Desember 2020

Here’s what can happen if you have more sex than your body can handle, https://www.insider.com/can-you-have-too-much-sex-2018-7#:~:text=Another%20unpleasant%2C%20possible%20side%20effect,you%20more%20susceptible%20to%20infection. diakses pada 25 Desember 202

    register-docotr