Puasa

Tips Menerapkan Gaya Hidup Sehat agar Puasa Ramadan Tetap Lancar

April 24, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Saat berpuasa di bulan Ramadan, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama sekitar 13 jam. Di sisi lain, kamu tetap diharuskan menjalani rutinitas harian. Diperlukan pola hidup yang sehat agar puasa bisa lancar meski harus tetap beraktivitas.

Lantas, bagaimana cara menjaga tubuh agar tetap sehat saat berpuasa? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Pentingnya pola hidup sehat saat berpuasa

Menerapkan pola hidup sehat sangat diperlukan ketika kamu sedang berpuasa Ramadan. Sebab, tubuh mengalami banyak perubahan secara tiba-tiba. Jika tidak diimbangi dengan pola hidup yang tepat, hal tersebut bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan tertentu.

Organ pencernaan adalah salah satu bagian tubuh yang paling merasakan dampak saat kamu berpuasa. Selama berpuasa, simpanan glukosa akan digunakan sebagai energi. Setelah habis, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber tenaga.

Tidak hanya organ pencernaan, ginjal juga akan dilibatkan dalam menjaga asupan air dan garam, termasuk natrium dan kalium. Namun, zat tersebut tetap akan bisa berkurang karena proses penguapan melalui keringat.

Tips menerapkan gaya hidup sehat saat berpuasa

Pola hidup yang sehat bisa membantumu berpuasa lancar seharian. Bicara soal gaya hidup, ini bukan cuma soal asupan makanan, tapi juga tentang pola tidur dan aktivitas sehari-hari yang dilakukan sepanjang Ramadan. Berikut tips yang bisa kamu terapkan:

Perhatikan makanan sahur dan berbuka

Pola makan selama Ramadan menjadi berubah, sehingga sangat penting untuk memerhatikan menu setiap makanan agar mendapat nutrisi yang seimbang.

Dikutip dari laman Royal Melbourne Institute of Technology University, agar mendapatkan gizi seimbang, usahakan untuk mengonsumsi buah, sayuran, daging, ikan, unggas, dan susu. Batasi konsumsi gula dan lemak karena mengandung sangat sedikit nutrisi.

Pertimbangkan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti biji-bijian dan produk semolina saat sahur. Makanan kaya serat juga bisa membantu memperlambat pencernaan, sehingga dapat membuatmu merasakan kenyang lebih lama.

Agar tidak mengalami efek tertentu saat puasa, sebisa mungkin hindari makanan yang diolah melalui banyak proses. Jika kamu pencinta kopi dan teh, ada baiknya tidak meminumnya saat sahur. Kafein di dalamnya bersifat diuretik, membuat banyak cairan terbuang lewat kencing.

Tetap berolahraga

Saat berpuasa, tubuh secara alami menjadi kurang aktif karena berkurangnya energi. Dengan begitu, aktivitas olahraga mungkin akan mengalami penurunan intensitas daripada hari biasanya. Namun, bukan berarti kamu harus meninggalkan kegiatan tersebut sama sekali.

Berpuasa bukan menjadi halangan untuk berolahraga, tapi kamu perlu memerhatikan tingkat kesulitannya. Alih-alih mengangkat beban, pertimbangkan melakukan olahraga ringan, misalnya yoga. Selain menyehatkan, olahraga ternyata bisa membuatmu lebih bertenaga.

Dikutip dari Everyday Health, latihan fisik apapun dapat meningkatkan detak jantung dan aliran darah. Efeknya, hormon endorfin akan lebih banyak dilepaskan. Peningkatan endorfin bisa berdampak positif pada stamina dan menjaga kesehatan organ kardiovaskular.

Baca juga: Waktu Olahraga Saat Puasa, Pagi atau Malam Hari?

Tidur yang cukup

Saat bulan Ramadan, beberapa orang cenderung lebih aktif di malam hari. Tak jarang aktivitas yang dilakukan justru mengganggu dan mengurangi durasi tidur. Untuk menjaga tubuh tetap sehat, usahakan untuk memiliki kualitas tidur yang baik, yaitu tujuh hingga delapan jam per hari.

Dikutip dari Harvard Medical School, saat sedang tidur, tubuh akan mengatur ulang semua sel dan jaringan di dalam tubuh, termasuk mekanisme energi.

Kelenjar pituitari di otak akan melepaskan hormon yang bisa merangsang pertumbuhan jaringan baru dan perbaikan otot. Saat sudah bangun, kamu akan lebih siap untuk menjalani rutinitas selama seharian.

Selain itu, menurut Dr. Ranj Singh, spesialis pediatrik asal London, orang yang tidurnya nyenyak cenderung makan lebih sedikit di siang hari. Tentu saja, itu akan sangat berguna dalam menahan nafsu makan saat berpuasa.

Bagaimana jika merasa kurang sehat?

Puasa Ramadan adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim dewasa yang sehat. Jika sedang sakit atau merasa kurang sehat, kamu diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya pada hari lain di luar Ramadan. Apalagi jika kamu diharuskan minum obat secara rutin.

Nah, itulah ulasan tentang tips menerapkan pola hidup sehat agar tetap bugar saat berpuasa. Jika merasa kurang sehat, konsultasikan dengan dokter apakah kamu tetap memungkinkan untuk berpuasa atau tidak, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. RMIT University, diakses 22 April 2021, Healthy fasting during Ramadan.
  2. BBC, diakses 22 April 2021, Ramadan: How to exercise, eat and sleep well while fasting.
  3. Everyday Health, diakses 22 April 2021, Why Exercise Boosts Mood and Energy.
  4. Harvard Medical School, diakses 22 April 2021, How sleep boosts your energy.
  5. Cleveland Clinic, diakses 22 April 2021, 5 TIPS FOR MORE ENERGY DURING RAMADAN.

    register-docotr