Puasa

Maag Kambuh saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

April 28, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Maag kambuh saat puasa sangatlah tidak mengenakan. Selain aktivitas terganggu, kamu pun akan tergoda untuk membatalkan puasa biar maag reda.

Baca juga: Bisa Cegah Maag, Ini Berbagai Manfaat Temulawak untuk Lambung!

Apakah penderita maag boleh berpuasa?

Dr Ari Fahrial Syam dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI menyebut penderita penyakit maag masih bisa berpuasa, asalkan gangguan yang dialami hanya yang bersifat fungsional.

Namun untuk yang mengalami kelainan organik, dirinya menyebut puasa dapat memperberat kondisi sakit lambung, terutama jika tidak segera diobati. 

Sakit maag sendiri umumnya menimbulkan rasa tidak nyaman atau sakit di sekitar ulu hati disertai keluhan lain seperti mual, kembung, cepat kenyang dan rasa kurang nafsu makan.

Beda sakit maag fungsional dan organik

Penyebab sakit maag organik biasanya adalah tukak lambung, penyakit GERD, kanker lambung atau esofagus, penyakit pankreas, intoleransi terhadap makanan atau obat-obatan serta penyakit infeksius dan sistemik lainnya.

Sementara pada penderita penyakit maag fungsional belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun pengaruh gaya hidup seperti makan tidak teratur, makan camilan berminyak dan minuman ringan bersoda diduga jadi pendorongnya.

Nah, menurut Dr Ari Fahrial Syam, penderita penyakit maag fungsional ini biasanya justru kurang banyak mengeluhkan kondisi mereka di bulan puasa. Puasa membuat mereka menjadi merasa lebih sehat, lho!

Penyebab sakit maag kambuh saat puasa

Beberapa orang mengalami maag kambuh saat puasa. Penyebabnya tidak lain adalah peningkatan asam lambung yang terjadi karena perut yang kosong.

“Saat tidak ada makanan di perut untuk dicerna seperti saat puasa, maka level asam lambung akan meningkat,” ucap Peyton Berookim, MD, seorang gastroenterologist dari Gastroenterology Institute of Southern California.

Itu sebabnya ketika tidak ada makanan untuk dibasahi oleh asam lambung tersebut, maka asam lambung menjadi terakumulasi dan menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh seperti penyakit maag dan gejalanya.

Maag kambuh saat puasa bisa dipengaruhi oleh pikiran

Sebenarnya, produksi asam lambung berjalan integral dengan asupan makanan yang masuk. Jadi ketika tidak ada atau hanya sedikit makanan yang kamu konsumsi, produksi asam lambung pun akan berkurang.

Meskipun demikian, membaui atau bahkan hanya memikirkan soal makanan saja di masa puasa dapat membuat produksi asam lambung meningkat, lho!

Karena memikirkan makanan maka otak akan terpicu mengirimkan sinyal ke lambung untuk membuat lebih banyak lagi asam lambung. Hasilnya, penyakit maag kamu akan kambuh saat puasa.

Baca Juga: Makanan Sahur untuk Penderita Maag agar Puasa Lancar

Cara mengatasi maag kambuh saat puasa

Cara terbaik untuk mengatasi maag kambuh saat puasa adalah dengan melakukan pencegahan sebagai berikut:

Perhatikan apa yang kamu makan

Apa yang kamu makan saat berbuka dan sahur akan sangat memengaruhi aktivitas saat puasa, termasuk mencegah maag kambuh. Untuk itu, kamu harus hindari makanan yang mengganggu lambung.

Menurut Dr Ari Fahrial Syam, pemberian makanan untuk penderita lambung adalah sering dan sedikit-sedikit. Namun hal ini akan sulit dilakukan saat sedang berpuasa yang mengharuskan kamu menahan makan dan minum selama 14 jam.

“Oleh karena itu yang terpenting adalah menghindari makanan dan minuman yang memperberat gangguan lambung,” kata dia.

Jangan langsung tidur setelah sahur

Kebanyakan orang akan langsung tidur setelah sahur. Namun hal ini ternyata berisiko menimbulkan gejala sakit maag.

Pasalnya, pada saat kamu tidur, asam lambung dan isi dari perut bisa kembali naik ke kerongkongan dan menimbulkan nyeri di ulu hati seperti terbakar.

Jika kamu memang mau tidur setelah sahur, usahakan untuk menunggu selama beberapa jam dan tidurlah dalam posisi miring ke kiri supaya asam lambung tidak kembali naik ke kerongkongan.

Hindari gaya hidup tidak sehat

Gaya hidup tidak sehat seperti stres hingga merokok setelah makan berisiko membuat sakit maag kambuh saat puasa. Untuk itu, jadikan momen puasa ini untuk mengurangi gaya hidup yang tidak sehat ini.

Jangan berlebihan juga ketika makan saat berbuka dan sahur, karena hal itu pun akan membuat aktivitas kamu terganggu.

Demikianlah berbagai penjelasan tentang penyakit maag yang bisa kambuh saat berpuasa. Selalu jaga kesehatan kamu di bulan puasa, ya!

Cek kesehatan lambungmu di Klinik Maag bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini ya!

Reference
  1. Universitas Indonesia, diakses 24 April 2021. Penyakit Maag Penderita Pun Bisa Puasa
  2. MedicalNewsToday, diakses 24 April 2021. Fasting: Health benefits and risks
  3. LiveStrong, diakses 24 April 2021. You’re Fasting but Have Acid Reflux? Here’s Why
  4. WebMD, diakses 24 April 2021. Gastritis: Symptoms, Causes, Treatments, and More
  5. National Library of Medicine, diakses 24 April 2021. Dyspepsia: organic versus functional
  6. TheStar, diakses 24 April 2021. Fasting tips for those with gastritis and peptic ulcer
    register-docotr