Puasa

Minum Bikin Batal, Ini 5 Cara agar Tidak Haus saat Puasa

April 15, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Menahan haus merupakan tantangan utama dalam menjalankan ibadah puasa. Rasa haus yang berlebih dapat disebut sebagai dehidrasi. Namun, ternyata ada beberapa cara agar tidak haus saat puasa loh.

Nah, untuk mengetahui cara agar tidak haus saat puasa serta tips sehat lainnya saat berpuasa, yuk simak ulasan lengkpanya di bawah ini.

Baca Juga: Sebelum Ramadan Tiba, Yuk Cari Tahu Tips Puasa Sehat untuk Anak!

Apa penyebab dehidrasi?

Dehidrasi terjadi ketika kamu lebih banyak kehilangan cairan dibandingkan dengan yang kamu dapatkan di dalam tubuh.

Hal tersebut menyebabkan tubuhmu tidak memiliki cukup air dan cairan lain untuk menjalankan fungsi normalnya. Tidak memenuhi asupan cairan saat cuaca panas dan saat berolahraga juga dapat menyebabkan dehidrasi.

Siapapun dapat mengalami dehidrasi, tetapi kondisinya sangat berbahaya jika dialami oleh anak kecil dan orang dewasa loh!

Adapun penyebab yang ditimbulkan dari dehidrasi pada anak-anak umumnya adalah diare hingga muntah. Pada orang dewasa dehidrasi lebih rentan terjadi karena mereka memiliki volume air yang lebih rendah di dalam tubuh.

Dehidrasi ringan biasanya dapat diatasi dengan minum lebih banyak cairan, sedangkan pada kasus dehidrasi berat harus membutuhkan penanganan medis secepatnya.

Tanda dan gejala dehidrasi

Merasa haus belum tentu merupakan indikator awal bahwa tubuh perlu cairan. Banyak orang terutama orang dewasa tidak merasakan haus hingga pada akhirnya mereka mengalami dehidrasi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memenuhi cairan tubuh, terutama ketika cuaca panas atau pada saat kamu sakit.

Tanda dan gejala dehidrasi tidak dapat disamakan pada tiap orang. Karena tanda dan gejala dehidrasi berbeda-beda tergantung pada usia seseorang. Berikut adalah tanda dan gejala orang yang mengalami dehidrasi.

1. Bayi atau anak anak

  • Mulut dan lidah terasa kering
  • Tidak keluar air mata saat menangis
  • Popok tidak basah selama 3 jam
  • Mata cekung
  • Lesu dan cenderung mudah marah

2. Orang dewasa

  • Rasa haus yang ekstrem
  • Frekuensi urin yang sedikit
  • Urin berwarna gelap
  • Kelelahan
  • Pusing

Dehidrasi juga dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti masalah urin dan ginjal, kejang, hingga penurunan tekanan darah dan oksigen. Maka dari itu, sangat dianjurkan jika kamu mengalami tanda dan gelaja diatas sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

5 cara agar tidak haus saat puasa

Merasa haus saat berpuasa adalah hal yang normal. Untuk menjaga tubuh agar tidak cepat haus ternyata ada beberapa caranya loh!

Berikut cara yang bisa kamu aplikasikan agar tidak cepat haus saat puasa.

Hindari minuman yang mengandung kafein

Minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan soda sebaiknya dihindari. Hal ini dikarenakan minuman berkafein memiliki efek untuk mengeluarkan cairan dalam tubuh kamu secara cepat dan berlebih.

Tak hanya itu saja, minuman dengan rasa yang manis dapat membuat kamu lebih cepat lapar.

Cara agar tidak haus saat puasa dengan perbanyak makan sayur dan buah

Banyak mengonsumsi sayur dan buah juga merupakan cara ampuh yang dapat mengurangi haus saat berpuasa. Tak hanya itu, sayur dan buah juga dapat menjaga kesehatan tubuh.

Cairan bukan hanya dapat diperoleh dari air putih saja, melainkan juga dari buah-buahan. Hal ini dikarenakan sayur dan buah-buahan memiliki banyak kandungan serat yang dapat mengurangi haus dan lapar.

Sayuran yang paling popular untuk menangkal rasa haus adalah mentimun. Mentimun memiliki efek untuk menenangkan rasa haus dan mendinginkan tubuh. Mentimun juga dapat mengurangi gangguan neurologis dan mengandung serat selulosa bergizi.

Sedangkan pada buah sendiri semangka merupakan buah yang memiliki kandungan air yang tinggi yakni mengandung 92% air yang sangat cocok dikonsumsi sebagai penangkal haus pada saat ingin berpuasa. Cara agar tidak cepat haus saat puasa ini perlu kamu perhatikan.

Jangan mengonsumsi makanan asin

Cara agar tidak cepat haus saat puasa juga dapat dilakukan dengan menghindari konsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi.

Bagi kamu yang gemar mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan garam yang tinggi seperti acar, ikan asin, serta makanan yang memiliki kandungan rempah-rempah tinggi sebaiknya hindari jika kamu tidak ingin merasa cepat haus saat berpuasa.

Makanan asin dapat memicu peningkatan keasaman lambung yang dapat memberikan efek pada tubuh untuk memproses cairan, sehingga meningkatkan rasa haus.

Konsumsi yoghurt, cara agar tidak haus saat puasa

Kandungan 85% air yang terdapat dalam satu cup yoghurt juga dapat dijadikan sebagai pilihan untuk mengurangi rasa haus. Kamu bisa mengombinasikan yoghurt dan buah-buahan untuk dikonsumsi saat sahur atau berbuka. Tak hanya itu saja, yoghurt juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuhmu.

Hindari berkeringat

Aktifitas berlebih dan cuaca yang panas sebaiknya dihindari saat kamu berpuasa. Aktifitas seperti melakukan workout dan perubahan suhu yang drastis dapat membuat seseorang kehilangan banyak cairan. Sebaiknya lakukanlah hal tersebut saat sudah berbuka.

Tips sehat berpuasa di bulan Ramadan

Selain cara agar tidak cepat haus saat puasa, kamu juga perlu mengetahui beberapa tips sehat selama berpuasa. Nah, berikut ini adalah beberapa tipsnya.

1. Perhatikan asupan cairan dalam tubuh

Ketika sahur ataupun berbuka puasa penting bagi kamu untuk memenuhi asupan cairan dalam tubuh dengan cara perbanyak minum air dan mengonsumsi makanan yang menghidrasi. Perlu kamu tahu bahwa suhu tinggi juga dapat membuat kamu lebih banyak berkeringat.

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk menggantikan cairan yang hilang di siang hari dengan memenuhi asupan cairan dalam tubuh saat sahur dan berbuka.

Kamu juga dapat meningkatkan asupan air atau cairan dengan mengonsumsi makanan yang menghidrasi, misalnya saja semangka. Tak hanya itu, seperti yang sudah dijelaskan bahwa sebaiknya hindarilah minuman berkafein, seperti kopi, teh, atau cola.

Hal tersebut dikarenakan kafein dapat membuat sebagian orang lebih sering buang air kecil, yang mana dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, minuman bersoda dengan tambahan gula juga dapat menambah kalori pada makanan.

Mengapa menjaga hidrasi tubuh penting saat berpuasa?

Perlu kamu tahu bahwa tidak mengonsumsi cukup air dapat memengaruhi suasana hati dan menyebabkanmu merasa lelah. Akibatnya, ini dapat memengaruhi tingkat energi dan memori.

Menjaga asupan air dan cairan di dalam tubuh juga dapat membantu mengelola kondisi kesehatan tertentu serta mencegah sakit kepala, migrain, sembelit, serta menjaga tekanan darah. Seperti dikutip dari Healthline.

Tak hanya itu, ada juga beberapa bukti bahwa tetap terhidrasi dapat menurunkan nafsu makan.

Tentunya hal tersebut dapat membantu ketika kamu tidak makan dan minum dalam jangka waktu tertentu saat berpuasa. Namun, ingat hidrasi tubuh juga harus diberangi dengan konsumsi makanan sehat, ya.

Memerhatikan makanan yang kamu konsumsi juga dapat membantu tubuh tetap terhidrasi. Agar tubuh tetap terhidrasi, cobalah untuk memilih makanan yang memiliki kandungan air tinggi, termasuk beberapa buah dan sayuran seperti, stroberi, semangka, blewah, mentimun, dan tomat.

2. Jangan melewatkan sahur

Penting untuk tidak melewatkan sahur. Sebab, pilihan makanan yang dikonsumsi saat sahur akan memengaruhi energimu sepanjang hari. Tak hanya itu, menurut Healthxchange.sg, melewatkan sahur juga dapat memperpanjang masa puasa dalam tubuh.

Sebab, tubuh harus bergantung pada makanan yang dikonsumsi sebelumnya untuk memberimu semua nutrisi dan energi sepanjang hari hingga waktunya berbuka puasa. Akibatnya, kamu cenderung merasa dehidrasi dan lebih lelah di siang hari.

Sebagai tambahan, melewatkan sahur juga dapat menyebabkanmu makan secara berlebihan pada saat berbuka puasa, yang mana dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat.

3. Jangan makan secara berlebihan saat berbuka puasa

Sama pentingnya seperti kamu untuk tidak melewatkan sahur, sebaiknya hindarilah makan secara berlebihan saat berbuka puasa. Sebab, makan secara berlebihan tidak baik untuk tubuh.

Pada saat berbuka puasa kamu harus mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi, bukan makan secara berlebihan. Makan secara berlebihan atau terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Hindari atau batasi konsumsi makanan tertentu

Sebaiknya hindari atau batasilah konsumsi makanan yang digoreng, makanan dengan kandungan garam tinggi, serta tinggi akan kandungan gula. Makanan ini memang bisa membuatmu merasa lebih baik dalam waktu singkat, namun makanan tersebut dapat membuat puasa esok hari lebih sulit.

Selain dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat, mengonsumsi makanan berlemak dan memiliki kandungan gula tinggi juga dapat menyebabkanmu merasa lesu dan lelah.

Penting juga bagi kamu untuk membatasi asupan garam, terutama saat sahur. Sebab, ini dapat meningkatkan rasa haus.

Sebaiknya, pada saat sahur dan berbuka cobalah untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran, nasi dan alternatifnya, serta daging dan alternatifnya.

Tak kalah penting, sebaiknya konsumsi juga makanan kaya akan kandungan serat. Sebab makanan kaya akan kandungan serat dicerna lebih lambat jika dibandingkan dengan makanan olahan, sehingga kamu dapat merasa kenyang lebih lama.

5. Konsumsi makanan yang tepat saat sahur

Pada saat sahur kamu harus mengonsumsi makanan sehat dan bergizi yang dapat memberimu cukup energi hingga berbuka puasa. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk memilih makanan yang tepat saat berpuasa.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti beberapa buah dan sayur dapat memberimu sumber energi yang tahan lama untuk sepanjang hari saat berpuasa. Kamu juga dapat mengonsumsi produk susu rendah lemak.

6. Konsumsi makanan seimbang saat berbuka

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa mengonsumsi makanan seimbang yang sehat juga penting dilakukan pada saat berbuka puasa. Makan tiga kurma untuk berbuka puasa adalah cara sehat untuk memulai buka puasa.

Penting untuk diketahui bahwa, kurma merupakan sumber serat yang sangat baik. Tak lupa juga, untuk memperbanyak konsumsi sayur, ini dilakukan agar kamu bisa mendapatkan vitamin dan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Pilihlah whole grain yang dapat memberi tubuh energi dan serat. Untuk mendapatkan sumber protein, kamu bisa mengonsumsi daging tanpa lemak, ayam, atau ikan. Makanlah secara perlahan pada saat berbuka dan jangan belebihan, ya.

Bagaimana? Sudah tahu bukan cara agar tidak cepat haus saat puasa, cara-cara diatas dapat kamu aplikasikan ketika kamu sahur dan berbuka. Selain dapat memerangi rasa haus, tubuhmu juga akan mendapatkan nutrisi yang baik. Jangan sampai haus dijadikan sebagai kendala saat berpuasa ya!

Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya seputar tips sehat berpuasa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Baca juga: Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental Saat Menjalani Puasa di Musim Pandemi

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Mayo Clinic. Diakses tanggal 21 April 2020. Dehydration

Expat Women. Diakses tanggal 21 April 2020. 6 Ways to Feel Less Thirsty while Fasting

Egypt Independent. Diakses tanggal 21 April 2020. Ten Tips for Avoiding Thirst during Ramadan

Cleveland Clinic Abu Dhabi (2021). Diakses pada 15 April 2021. Make healthy choices after breaking your fast and see the benefits. 

Healthline (2021). Diakses pada 15 April 2021. Practical Tips to Safely Fast During Ramadan 

Healthxchange.sg. Diakses pada 15 April 2021. ​Healthy Ramadan Fasting 

    register-docotr