Kesehatan Pria

Sunat Setelah Dewasa, Bagaimana Prosedur dan Risikonya?

July 28, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pada umumnya, sunat dilakukan saat masih usia anak-anak. Namun beberapa kondisi seringkali membuat pria baru bisa disunat setelah dewasa.

Meski mungkin tampak berbeda, sebenarnya sunat yang dilakukan saat juga tetap bermanfaat bagi kesehatan pria. Berikut ulasan lengkapnya tentang sunat saat dewasa:

Serba-serbi sunat setelah dewasa

Secara umum sunat adalah proses bedah mengangkat kulit yang menutupi kepala penis. Dokter akan memotong sebagian kulit khatan dan menempel kembali bagian yang tersisa untuk membuat bagian kulit yang lebih pendek.

Biasanya sunat sendiri dilakukan ketika masih anak-anak, tapi bukan berarti setelah dewasa kamu tidak bisa disunat.

Sunat sendiri dilakukan karena beberapa alasan, termasuk tujuan keagamaan, sosial, medis, dan budaya. Misalnya, bagi kamu pemeluk agama Islam, prosedur ini biasa dilakukan sebagai bagian dari tradisi agama.

Manfaat melakukan sunat setelah dewasa

Mungkin sunat setelah dewasa begitu asing dan jarang di tengah masyarakat kita. Tapi bukan berarti melakukan sunat setelah dewasa adalah hal yang salah dan tidak ada manfaatnya.

Ada sejumlah manfaat dari sunat setelah dewasa, seperti berikut

Mencegah fimosis

Fimosis adalah ketidakmampuan untuk menarik kembali kulup, yang menyebabkan rasa sakit dan masalah saat buang air kecil. Ini dapat terjadi jika seorang pria dilahirkan dengan kulit khatan yang ketat, atau karena jaringan parut, infeksi, atau peradangan.

Mencegah risiko parafimosis

Hal ini terjadi ketika kulup tersangkut di belakang kepala penis dan membatasi aliran darah ke ujung penis.

Parafimosis tidak boleh diabaikan dan butuh penanganan medis. Tanpa perawatan, gangren dapat terjadi. Pengobatan bertujuan untuk mengurangi pembengkakan.

Mengatasi balanitis

Ini umumnya sering dialami oleh pria yang belum melakukan sunat. Balanitis adalah sebuah kondisi di mana terjadi ketika kepala penis menjadi meradang atau bengkak. Balanitis bisa disebabkan adanya iritasi kulit.

Mengurangi risiko HIV dan infeksi menular seksual lainnya

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat melaporkan bahwa pria yang melakukan sunat lebih kecil risikonya untuk  tertular HIV. Selain itu, sunat juga bisa mengurangi risiko infeksi menular seksual lainnya seperti herpes dan human papillomavirus (HPV).

Mengurangi risiko infeksi saluran kemih

Menurut beberapa penelitian, pria yang melakukan sunat mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena infeksi saluran kemih dibandingkan dengan orang yang memiliki kulup yang masih utuh.

Risiko sunat setelah dewasa

Sunat setelah dewasa adalah prosedur pembedahan, sehingga mungkin membawa risiko tertentu dan juga kemungkinan efek samping.

Risiko paling umum yang terkait dengan sunat pada orang dewasa termasuk:

1. Perdarahan

Kamu mungkin akan mengalami perdarahan selama beberapa jam atau hari setelah prosedur di sekitar lokasi sayatan.

2. Infeksi

Kamu juga mungkin mengalami infeksi pada bagian sayatan. Adanya infeksi bisa memperpanjang proses pemulihan.

3. Reaksi terhadap anestesi

Kebanyakan orang akan menerima beberapa jenis anestesi sebelum prosedur. Kamu mungkin akan mengalami reaksi terhadap obat-obatan anestesi. Seperti  mual, muntah, dan sakit kepala.

4. Reattachment

Kulit khatan bisa menempel kembali ke penis dengan tidak benar. Kondisi ini bisa sangat tidak nyaman dan mungkin memerlukan operasi.

5. Komplikasi luka

Sayatan dan jahitan mungkin tidak sembuh dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan masalah kulit atau bekas luka sunat yang bermasalah.

Hal-hal yang perlu dipersiapkan saat hendak sunat setelah dewasa

Sebelum sunat, ada beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan. Dokter atau penyedia layanan kesehatan akan memberitahu kamu bagaimana mempersiapkan diri untuk prosedur ini. Dokter juga akan memberitahu kamu obat apa yang harus diminum atau tidak sebelum prosedur. 

Kamu mungkin akan diberitahu untuk tidak makan atau minum apapun sebelum prosedur. Ada baiknya juga kamu mandi sebelum sunat guna menjaga kebersihan.

Bagaimana prosedur sunat setelah dewasa?

Sebelum proses, kamu akan diberikan obat anestesi di pangkal penis. Obat ini akan mencegah kamu dari rasa sakit selama prosedur, meskipun kamu akan tetap terjaga.

Dokter kemudian akan membuat sayatan dan memotong kulit khatan. Ujung-ujung kulit akan ditutup dengan jahitan. 

Apa yang akan terjadi setelah prosedur sunat?

Setelah prosedur, dokter akan terus memantau keadaan kamu hingga stabil. Setelah stabil, kamu baru diizinkan pulang. 

Penis umumnya akan tampak bengkak dan memar. Setelah efek obat anestesi habis, rasa nyeri juga mulai akan kamu rasakan. Namun kondisi ini umumnya akan mereda dalam waktu 2-3 hari ke depan.

Proses pemulihan sunat setelah dewasa

Untuk membantu proses pemulihan setelah sunat, cobalah kompres dengan es ke pangkal paha selama 10-20 menit setiap dua jam. Pastikan juga kamu meletakkan selembar kain tipis di antara es dan kulit. 

Dalam beberapa hari pertama pemulihan, penting untuk memastikan bahwa perban di sekitar penis tetap bersih guna mencegah infeksi. Pada hari kedua atau ketiga, dokter mungkin meminta kamu untuk datang mengganti balutan.

Pemulihan sunat biasanya memerlukan waktu 2-3 minggu. Setelah sekitar 4 minggu, kamu sudah bisa beraktivitas secara normal kembali. Jangan ragu konsultasikan ke dokter jika

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Everyday Health (2016). Diakses pada 24 Juli 2020. Adult Circumcision: The Basics

Healthline (2019). Diakses pada 24 Juli 2020. Getting Circumcised as an Adult

Drug (2020). Diakses pada 24 Juli 2020. Adult Male Circumcision

NHS (2018). Diakses pada 24 Juli 2020. Circumcision in men

    register-docotr