Kesehatan Pria

Bagus bagi Vitalitas, Simak Manfaat Brotowali

January 24, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Meski rasanya pahit, tapi ini tak membuat manfaat brotowali untuk pria menjadi tertutupi. Selain dipercaya bisa meningkatkan vitalitas, tanaman herbal yang satu ini ternyata juga memiliki berbagai khasiat lain untuk kesehatan kaum adam.

Penasaran apa saja? Terus lanjutkan membaca artikel di bawah ini untuk menemukan jawabannya.

Baca juga: 11 Manfaat Minyak Bulus, Atasi Gangguan Ereksi hingga Memperbesar Payudara

Fakta singkat brotowali

Brotowali memiliki nama latin tinospora cordifolia. Berasal dari India, sejak dulu brotowali telah banyak digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Mulai dari akar, batang, dan daunnya, semua bisa digunakan dalam mengobati berbagai gangguan kesehatan.

Manfaat brotowali untuk pria

Segudang senyawa aktif dari berbagai bagian tubuh tumbuhan brotowali, dilaporkan memiliki manfaat berbeda-beda pada tubuh manusia.

Ada yang bisa memberikan efek antioksidan, membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik, sampai membantu melawan sel-sel kanker menyebar dengan cepat.

Adapun manfaatnya untuk pria, akan dijelaskan lebih lanjut melalui ulasan di bawah ini:

Meningkatkan vitalitas

Stamina dan vitalitas pria berperan penting dalam kualitas hubungan seksual rumah tangga. Untuk menjaga hal ini, penggunaan obat-obatan medis, sering menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Dilansir dari Dabur, brotowali adalah salah satu tanaman afrodisiak yang berarti dapat membantu seseorang meningkatkan gariah seksual.

Hal ini juga membuat brotowali dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan seksual, seperti impotensi dan ejakulasi yang tidak disengaja secara efektif.

Membantu mengobati diabetes

Batang brotowali banyak digunakan dalam terapi diabetes untuk membantu menjaga kadar glukosa darah tetap normal.

Cara kerjanya adalah dengan mempercepat keluarnya glukosa melalui peningkatan metabolisme, atau memasukkannya ke dalam deposit lemak. Proses ini melibatkan pankreas untuk merangsang sekresi insulin dari sel beta.

Mengatasi gangguan pencernaan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka pada 2019. Brotowali bersama dengan daun salam, sembung, dan kapulaga, sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan khususnya pada pasien diabetes melitus.

Pemberian brotowali bertujuan menurunkan kadar gula darah dan mengontrol gejala gangguan saluran pencernaan atas, termasuk masalah tukak lambung dan sekaligus menambah nafsu makan.

Dalam penelitian tersebut juga disebutkan bahwa pemberian brotowali dapat mengurangi keluhan diare, demam, dan cacingan pada anak.

Baca juga: Sering Dibuang, Ternyata Ini Manfaat Tersembunyi Air Tajin untuk Kecantikan

Mencegah kanker hati

Hasil studi epidemiologi menunjukkan beberapa jenis kanker dapat dicegah dengan mengonsumsi fitokimia tertentu setiap hari. Zat tersebut dapat diperoleh dari berbagai tanaman, salah satunya adalah brotowali.

Ekstrak metanol dari batang brotowali memiliki potensi untuk menjadi agen anti kanker, dan mencegah kaum pria maupun wanita terkena penyakit kanker hati.

Antibakteri

Ekstrak metanol dari tanaman brotowali juga telah dilaporkan memiliki potensi melawan infeksi berbagai jenis mikroba.

Beberapa di antaranya adalah Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Proteus vulgaris, Salmonella typhi, Shigella flexneri, Salmonella paratyphi, Salmonella typhimurium, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterenses.

Bersifat antioksidan

Brotowali memiliki kemampuan untuk menangkal radikal bebas yang dihasilkan selama kamu harus berjibaku debu, polusi, dan sinar matahari.

Ini dikarenakan brotowali mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti alkaloid seperti kolin, tinosporin, isocolumbin, palmatine, tetrahydropalmatine, dan magnoflorine.

Efek Samping brotowali

Dilansir dari Webmd, brotowali mungkin aman bila diminum hingga 8 minggu. Tapi pada sebagian orang ini bisa menyebabkan sakit kepala atau sensasi tidak nyaman di hidung.

Tidak ada cukup informasi yang dapat dipercaya untuk mengetahui apakah brotowali aman digunakan selama lebih dari 8 minggu atau apa efek sampingnya.

Jika kamu hendak mengonsumsi tanaman ini untuk tujuan kesehatan, sebaiknya tetap konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada dokter.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Tinospora cordifolia: One plant, many roles, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3644751/ diakses pada 15 Januari 2021

Penggalian, Pelestarian, dan Pemanfaatan Berkelanjutan Tumbuhan Obat Indonesia “Percepatan Pengembangan Bahan Baku Obat Tradisional”, https://repository.unpak.ac.id/tukangna/repo/file/files-20200914091228.pdf diakses pada 15 Januari 2021

TINOSPORA CORDIFOLIA, https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1157/tinospora-cordifolia#:~:text=Its%20root%2C%20stems%2C%20and%20leaves,evidence%20to%20support%20these%20uses. diakses pada 15 Januari 2021

HEALTH BENEFITS OF GUDUCHI/GILOYhttps://www.dabur.com/dabur-chyawanprash/immunity-boosting-foods/guduchi-ayurvedic-herb-for-boosting-immunity.aspx diakses pada 15 Januari 2021

http://scholar.unand.ac.id/29525/2/PENDAHULUAN.pdf diakses pada 15 Januari 2021

 

    register-docotr